Marlis Pohan Usulkan "Tiang Utilitas Bersama" Atasi Kabel Semrawut di Medan
MEDAN Praktisi dan pemrakarsa proyek infrastruktur, Marlis Pohan (MP), mengusulkan konsep Tiang Utilitas Bersama (shared multiutility p
News
Baca Juga:
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Asahan Wujudkan Rumah Layak Huni bagi Keluarga Purnawirawan Polri
- Berawal dari Temuan Etomidate, Polres Asahan Ungkap Penyimpanan Ratusan Gram Narkoba di Kisaran
- Polresta Deli Serdang Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026
DELI SERDANG — Polresta Deli Serdang menggelar Rilis Akhir Tahun 2025 dengan tema "Aktualisasi Transformasi Polri Untuk Masyarakat". Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, S.IK, M.Si, dan dihadiri sejumlah awak media di Aula Terbuka Polresta Deli Serdang, Selasa (30/12/2025).
Dalam pemaparannya, Kapolresta mengungkapkan bahwa angka tindak pidana di wilayah hukum Polresta Deli Serdang mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2024 tercatat sebanyak 2.385 kasus, sementara pada tahun 2025 menurun menjadi 2.377 kasus.
Meski demikian, kejahatan konvensional masih mendominasi laporan masyarakat dengan 2.247 kasus sepanjang tahun 2025. Disusul kejahatan transnasional sebanyak 91 kasus dan kejahatan terhadap kekayaan negara sebanyak 39 kasus.
Salah satu capaian yang menjadi sorotan utama adalah keberhasilan pengungkapan kasus narkotika. Sepanjang tahun 2025, Polresta Deli Serdang berhasil menggagalkan peredaran narkoba dalam jumlah besar, yakni 87.749,31 gram sabu, 52.123,84 gram ganja, 15.132,5 butir pil ekstasi, 0,21 gram serbuk ekstasi, serta 1 butir Happy Five.
Atas dedikasi dan kinerja tersebut, Polresta Deli Serdang menerima piagam penghargaan langsung dari Kapolda Sumatera Utara.
Selain itu, Kapolresta juga menyampaikan penurunan angka kecelakaan lalu lintas. Pada tahun 2024 tercatat 346 kasus, sedangkan di tahun 2025 turun menjadi 337 kasus. Penurunan ini dinilai sebagai indikator meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta turut menjelaskan program Pamapta (Patroli Motor Antisipasi Gangguan Kamtibmas) yang diluncurkan sebagai upaya peningkatan pelayanan publik. Program ini dirancang untuk menciptakan sistem kerja kepolisian yang lebih cepat, terkoordinasi, dan terpadu dalam merespons laporan masyarakat.
"Pamapta dibentuk untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat. Setiap laporan atau informasi akan segera ditindaklanjuti dengan melibatkan piket fungsi terkait agar penanganan di lapangan lebih cepat dan tepat sasaran," ujar Kombes Pol Hendria Lesmana.
Menutup kegiatan rilis akhir tahun, Kapolresta mengimbau masyarakat agar merayakan pergantian tahun secara sederhana dan penuh empati.
"Kami berharap malam tahun baru diisi dengan doa bersama, refleksi diri, serta berbagi kebahagiaan dengan sesama," pungkasnya. (* )**
MEDAN Praktisi dan pemrakarsa proyek infrastruktur, Marlis Pohan (MP), mengusulkan konsep Tiang Utilitas Bersama (shared multiutility p
News
Dipimpin Rahudman Harahap, Muktamar VIII IPHI di Bali Kembali Percayakan Erman Suparno Nahkodai Organisasi
kota
sumut24.co ASAHAN, Aliansi Masyarakat dan Pemuda Bandar Pulau (AMPB) melaksanakan aksi penyampaian aspirasi secara damai di halaman Kantor
News
sumut24.co Medan, Anggota DPRD Medan Modesta Marpaung SKM S Keb (Partai Golkar) mengaku peduli dan mendukung penuh program Pemko Medan terk
kota
Medan sumut24.co Ketua Perkumpulan Dosen Indonesia Sorak Gema Intelektual, Imanuel Tarigan, menegaskan bahwa pelayanan publik pada hakikat
kota
sumut24.co ASAHAN , Menyemarakkan Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polres Asahan melangkah lebih dekat ke tengah masyarakat melalui kegia
News
sumut24.co ASAHAN , Keberhasilan pengembangan kasus yang dimulai dari penemuan sejumlah butir etomidate akhirnya mengantarkan tim kepolisia
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Asahan secara resmi mencanangkan seka
News
KH. Akhmad Khambali Kenaikan Harga BBM dan Gejolak Ekonomi Global Jangan Sampai Membebani Rakyat Kecil
kota
MEDAN Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, diduga mendapat intervensi politik terkait penanganan aset Pemerintah
kota