Hindi Diwas di USU, India Dorong Penguatan Hubungan Budaya dengan Indonesia
sumut24.co MedanKonsulat Jenderal India di Medan bersama Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (USU) memperingati Hindi Diwas pa
Umum
Baca Juga:
Azmi Hadly menyebut Fakta Pergub Sumut Nomor 7 Tahun 2025 yang mencatat anggaran BTT sebesar Rp843 miliar adalah bukti paling jelas bahwa Bobby Nasution tidak berkata jujur ketika mengklaim anggaran awal hanya Rp123 miliar.
"Dengan dokumen Pergub yang sah mencatat Rp843 miliar, tetapi Bobby bilang hanya Rp123 miliar, itu bukan salah sebut—itu kebohongan. Dan kebohongan itu dilakukan di tengah rakyat Sumut sedang tertimpa bencana. Bobby Nasution layak disebut pembohong besar di Sumut."
Menurut Azmi, kebohongan ini bukan persoalan kecil. Ketika seorang gubernur menyampaikan data yang tidak sesuai dengan dokumen hukum, maka yang rusak bukan sekadar angka, tetapi kepercayaan publik.
"Ini bukan persoalan selisih anggaran biasa. Ini soal integritas pemimpin. Publik dikelabui, ditutupi dari informasi resmi negara. Itu tindakan yang tidak bisa ditoleransi."
Azmi menilai bahwa kebohongan ini menjadi semakin serius karena menyangkut dana penanganan bencana yang seharusnya digunakan untuk menyelamatkan masyarakat.
> "Rakyat kehilangan rumah, harta, bahkan keluarga. Tapi gubernurnya justru memanipulasi informasi anggaran. Itu tindakan paling tidak bermoral. Bagaimana mungkin pemimpin seperti ini ingin dipercaya?"
Ia juga menegaskan bahwa selisih anggaran Rp720 miliar tidak mungkin hilang begitu saja tanpa penjelasan resmi.
"Angka Rp720 miliar itu bukan uang receh. Publik berhak tahu ke mana larinya. Ketika Bobby tidak menjelaskan, maka dugaan publik sangat wajar: ada sesuatu yang sengaja ditutupi."
Azmi meminta aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan terhadap dugaan manipulasi informasi anggaran ini.
"Kalau dokumen Pergub jelas, tapi pernyataan Gubernur berbeda 180 derajat, itu indikasi kuat ada permainan. Penegak hukum wajib turun. Ini bukan sekadar etika yang dilanggar, ini potensi pelanggaran hukum."
Dalam penutupnya, Azmi menegaskan kembali bahwa pernyataan Bobby bukan kekeliruan, tetapi sebuah kebohongan publik yang disengaja.
"Kami tegaskan: Bobby Nasution telah membohongi masyarakat Sumut. Dan seorang pembohong besar tidak boleh memimpin daerah sebesar ini."
Pernyataan Kornas Kamak ini diperkirakan akan meningkatkan tekanan politik dan publik kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk membuka seluruh dokumen anggaran dan menjelaskan perbedaan nominal yang sangat mencolok tersebut.red
sumut24.co MedanKonsulat Jenderal India di Medan bersama Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (USU) memperingati Hindi Diwas pa
Umum
sumut24.co JakartaFenomena banyaknya masyarakat Indonesia yang memilih mendapatkan layanan kesehatan di luar negeri kini dipandang bukan l
Umum
Andar Amin&ndashViktor Silaen Pimpin Golkar Sumut, Mesin Organisasi Mulai Dikonsolidasikan
News
Dinas Kominfo membahas Perwa dalam rangka Penyelengaraan Smart City peserta PKN dan BPSDM Pemprosu Angkatan 12
News
Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang II TA 2026, di Lapangan Jenderal Soedirman Rindam I/Bukit Barisan
News
Dua Kali Dipenjara Gak Tobat JugaOknum Pedagang Nasi Goreng Ditangkap Lagi Karena Jual Narkoba
News
Dalam 2x24 Jam Polda Sumut Ungkap 52 Kasus Curas dan Curat, 59 Tersangka Diamankan
kota
Golkar Sumut Gelar Pleno Perdana, Bahas Konsolidasi hingga Anggaran Rp250 Miliar
News
Rapat Tim Efektif terkait Persiapan Soft Launching dan Sosialisasi Terbangunnya Pustaha
News
Warga Bersyukur jalan Kerasaan Sudah Di Hotmix
News