Rabu, 16 September 2026

Sandiaga Uno Soroti Fenomena WNI Berobat ke Luar Negeri, Medical Tourism Jadi Peluang Ekonomi Baru

Administrator - Rabu, 16 September 2026 15:38 WIB
Sandiaga Uno Soroti Fenomena WNI Berobat ke Luar Negeri, Medical Tourism Jadi Peluang Ekonomi Baru
sumut24.co - Jakarta

Baca Juga:

Fenomena banyaknya masyarakat Indonesia yang memilih mendapatkan layanan kesehatan di luar negeri kini dipandang bukan lagi sekadar tren pengobatan biasa, melainkan potensi ekonomi baru. Hal tersebut mengemuka dalam diskusi Sandi Connect #11 yang diselenggarakan atas kolaborasi OK OCE Indonesia dan Apollo Hospitals Hub Indonesia.

Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI sekaligus Ketua Umum Indonesia Health Tourism Society (IHTS), Sandiaga Salahuddin Uno, menyoroti besarnya potensi medical tourism bagi perekonomian nasional. Menurutnya, wisata medis melibatkan ekosistem yang luas, mulai dari penerapan teknologi modern, industri hospitality, hingga peluang bisnis ekonomi kreatif.

"Medical tourism bukan sekadar perjalanan orang sakit, tetapi sebuah ekosistem ekonomi luas yang melibatkan teknologi, hospitality, hingga peluang bisnis kreatif bagi bangsa kita," ujar Sandiaga.


Berdasarkan data yang dipaparkan dalam diskusi tersebut, tercatat hampir dua juta warga negara Indonesia (WNI) melakukan perjalanan ke luar negeri setiap tahunnya untuk berobat. Keputusan pasien untuk mencari pengobatan di luar negeri umumnya dipicu oleh pencarian dokter spesialis tertentu, kebutuhan second opinion, akses teknologi medis tingkat lanjut, serta layanan rumah sakit terintegrasi.


Dalam kesempatan yang sama, pihak Apollo Hospitals Hub Indonesia yang diwakili oleh Direktur Ribkah Darmawanti dan Business Development Manager Sherena A. Maharayni—memaparkan berbagai keunggulan fasilitas medis yang mereka tawarkan di India.

Beberapa di antaranya meliputi transplantasi multi-organ, robotic surgery, proton therapy, hingga fasilitas cyberknife radiosurgery. Selain itu, pendampingan komprehensif seperti pengurusan rekam medis hingga proses medical visa juga disediakan bagi pasien internasional.


Bagi Indonesia, maraknya fenomena ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk mendorong peningkatan kualitas ekosistem kesehatan dalam negeri. Kolaborasi lintas negara tidak hanya sebatas rujukan pasien, tetapi juga membuka akses terhadap transfer teknologi, edukasi, dan keahlian medis.

Isu ini juga memiliki nilai strategis bagi daerah seperti Sumatera Utara dan Kota Medan. Berkat kedekatan geografisnya dengan berbagai negara tujuan medical tourism, wilayah ini dinilai berpotensi besar dalam mengembangkan ekosistem wisata medis lokal di masa mendatang. Rel



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Columbia Asia Hospital Aksara Hadirkan Christmas Carol bagi Anak dan Pasien
komentar
beritaTerbaru