Enam Unit Rumah Terbakar Dilalap Sijago Merah Di Desa Majanggut 1 Natam Julu
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Sosial dan BPBD Pakpak Bharat mulai menyalurkan bantuan bagi kor
News
Baca Juga:
Padangsidimpuan | Sumut24.co
Ketika masyarakat Kota Padangsidimpuan masih berjibaku dengan banjir bandang dan longsor yang melumpuhkan sejumlah wilayah, suasana Gedung DPRD justru memanas oleh insiden yang memicu kekecewaan mendalam dari publik.
Di saat warga berjuang menyelamatkan harta benda dan mencari tempat aman, wakil rakyat mempertontonkan drama yang tak elok di ruang sidang terhormat.
Rapat Paripurna Pembahasan Rencana APBD (R-APBD) Kota Padangsidimpuan Tahun 2026 yang digelar pada Jumat (5/12) mendadak berubah tegang.
Kejadian tak terduga muncul ketika anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan, Muhammad Fajar Dalimunthe, tiba-tiba berdiri dari kursinya dan melangkah ke arah kursi Plt Sekda Kota Padangsidimpuan, Rahmat Marzuki Nasution.
Tanpa banyak basa-basi, Fajar melempar sebuah amplop berwarna kuning yang diduga berisi uang ke hadapan Plt Sekda. Momen itu sontak membuat seluruh hadirin terdiam, bahkan sebagian tamu undangan sempat terpaku menyaksikan peristiwa tersebut.
Dengan suara lantang, Fajar menyatakan penolakannya, "Saya tidak mau terima uang ini. Inipun saya kembalikan langsung kepada Plt Sekda Kota Padangsidimpuan," ucapnya tegas di tengah ruang paripurna.
Insiden ini terjadi ketika rapat memasuki agenda penyampaian pembahasan R-APBD. Ketua DPRD Sri Fitrah Munawaroh Nasution yang memimpin sidang bersama dua wakil ketua tampak terhenti sejenak akibat suasana yang berubah drastis.
Wali Kota Letnan Dalimunthe, Wakil Wali Kota H. Harry Pahlevi Harahap, unsur Forkopimda, TAPD, hingga pimpinan OPD yang hadir dalam rapat tersebut terlihat terkejut dengan tindakan spontan anggota dewan tersebut.
Pemerhati Kebijakan Publik Tabagsel, Bang Regar, turut angkat suara terkait insiden yang terjadi di ruang paripurna tersebut. Ia menilai aksi yang dipertontonkan para wakil rakyat sangat tidak sensitif terhadap kondisi masyarakat yang sedang dilanda bencana.
"Ini bukan hanya persoalan etika, tetapi persoalan moral wakil rakyat di tengah masyarakat sedang mengalami penderitaan akibat banjir bandang dan longsor. Seharusnya fokus mereka tertuju pada penanganan darurat, bukan mempertontonkan adegan yang membuat hati publik semakin sakit," tegas Bang Regar dalam keterangannya.
Ia juga menyebutkan bahwa peristiwa ini bisa menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif.
"Aksi seperti ini menegaskan bahwa ada yang salah dalam cara sebagian oknum wakil rakyat memahami tanggung jawabnya. Mereka dipilih untuk bekerja bagi rakyat, bukan menambah luka di saat masyarakat sedang berduka. Transparansi dan integritas harus menjadi pegangan, bukan hanya sekadar jargon," lanjutnya.
Di tengah kondisi kota yang sedang dirundung duka akibat bencana alam, peristiwa ini menambah panjang daftar kekecewaan masyarakat. Banyak warga menilai sikap tersebut menunjukkan ketidaksensitifan para wakil rakyat dalam mengutamakan kepentingan publik pada saat yang paling genting.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah kota maupun pimpinan DPRD terkait dugaan gratifikasi yang disampaikan dalam rapat tersebut.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Sosial dan BPBD Pakpak Bharat mulai menyalurkan bantuan bagi kor
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota Tanjungbalai terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui sektor pertanian, perikanan dan pe
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai terus melakukan pembenahan terhadap infrastruktur dan sarana prasarana kota.
News
sumut24.co Deliserdang, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Rizky Mochamad, meresmikan Program Sri
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten A
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Prima Indonesia (UNPRI) kembali menghadirkan warna baru dalam penyambutan mahasiswa baru melalui Pengenalan K
kota
sumut24.co ASAHAN, Kasus penerbitan ratusan Surat Keterangan Tanah (SKT) yang diduga berada di kawasan Hutan Produksi yang Dapat Dikonversi
News
Malam Renungan Suci Hari Kesaktian Pancasila 2026, MPW PP Sumut Kembali Kobarkan Semangat Kebangsaan di Tugu Ampera
News
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong penguatan kerja sama perdagangan antardaerah sebagai salah
Ekbis
Minggu Tak Jadi Alasan, Bupati Palas Turun ke Desa Panarian dan Cek Jalan Menuju Hapung
News