Dapur Atjeh Mak Cut Sajikan Kuliner Autentik Aceh Nusantara, Manjakan Lidah Warga Kota Medan
Medan sumut24.co Bagi masyarakat Kota Medan pencinta kuliner khas Nusantara, kini tidak perlu jauhjauh melangkah ke Serambi Mekkah untuk
Ekbis
Baca Juga:
Tapsel | Sumut24.co
Pemerintah pusat mengambil langkah tegas terkait bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru pada akhir November 2025. Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, resmi menghentikan sementara operasional tiga perusahaan yang beraktivitas di wilayah hulu sungai tersebut.
Keputusan ini diambil setelah Hanif melakukan inspeksi menyeluruh, baik melalui jalur udara maupun darat, untuk memverifikasi penyebab bencana dan menilai apakah aktivitas usaha di wilayah itu berkontribusi terhadap meningkatnya risiko banjir dan longsor. Pemerintah menegaskan bahwa perlindungan fungsi ekologis DAS tidak dapat dikompromikan.
Dalam kunjungannya, Menteri Hanif mendatangi tiga perusahaan yang beroperasi di kawasan hulu DAS Batang Toru, yakni:
1. PT Agincourt Resources
2. PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III)
3. PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE), pengembang PLTA Batang Toru
Berdasarkan temuan di lapangan, pemerintah memutuskan untuk menghentikan seluruh aktivitas perusahaan tersebut mulai 6 Desember 2025, sembari mewajibkan audit lingkungan secara menyeluruh.
"Seluruh perusahaan di hulu DAS Batang Toru wajib menghentikan operasional dan menjalani audit lingkungan," ujar Menteri Hanif dalam keterangan resmi, Jumat (5/12).
Pemerintah juga menjadwalkan pemeriksaan resmi pada 8 Desember 2025 di Jakarta guna memastikan kepatuhan seluruh perusahaan terhadap regulasi lingkungan hidup.
Hanif menyebut kawasan Batang Toru dan Garoga memiliki fungsi ekologis dan sosial yang sangat vital. Dengan curah hujan ekstrem yang kini mencapai lebih dari 300 mm per hari, risiko bencana kian meningkat sehingga dibutuhkan evaluasi total terhadap semua aktivitas usaha.
"Pemulihan lingkungan harus dilihat sebagai satu kesatuan lanskap. Kami akan menghitung kerusakan, menilai aspek hukum, dan tidak menutup kemungkinan proses pidana jika ditemukan pelanggaran," tegas Hanif.
KLH memastikan proses verifikasi lapangan akan terus berlanjut. Pemerintah juga memperketat persetujuan lingkungan dan peninjauan tata ruang terutama untuk kegiatan di lereng curam dan kawasan hulu DAS.
Menteri Hanif menegaskan bahwa pihaknya tidak akan ragu mengambil langkah hukum terhadap pelanggaran yang memperburuk risiko bencana.
"Penegakan hukum lingkungan adalah instrumen utama untuk melindungi masyarakat dari bencana yang bisa dicegah," tutupnya.
Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup KLH/BPLH, Rizal Irawan, mengungkapkan bahwa pantauan udara menunjukkan adanya pembukaan lahan masif yang memperbesar tekanan ekologis di kawasan tersebut.
"Dari overview helikopter, terlihat jelas aktivitas pembukaan lahan untuk PLTA, hutan tanaman industri, pertambangan, dan kebun sawit," ujar Rizal.
Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut ikut memicu turunnya material kayu serta erosi dalam jumlah besar ke aliran sungai. Pengawasan akan diperluas ke kawasan Garoga dan DAS lainnya di Sumatra Utara.
Sebelumnya, KLH mengumumkan bahwa terdapat delapan perusahaan yang diduga berkontribusi memperparah bencana banjir di Sumatra Utara. Perusahaan tersebut berasal dari sektor tanaman industri, tambang emas, hingga perkebunan sawit.
Pemeriksaan mendalam dilakukan untuk menelusuri asal gelondongan kayu yang terseret banjir dan memastikan pihak-pihak yang bertanggung jawab.zal
Medan sumut24.co Bagi masyarakat Kota Medan pencinta kuliner khas Nusantara, kini tidak perlu jauhjauh melangkah ke Serambi Mekkah untuk
Ekbis
BREAKING NEWSListyo Resmi Dicopot, Presiden Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Plt KSP
News
Jakarta Presiden Prabowo Subianto menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai pelaksana tugas (Plt) Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Penu
News
AnakAnak Korban Bencana Butuh Perlindungan, Pemkab Tapsel Dorong Kebijakan Berbasis Aspirasi
News
Paskibraka Kabupaten Solok Dibawa Masuk ke Istana Negara RI.
News
sumut24.co ASAHAN, Orang tua almarhumah Yasmin Nazwa Munibah, Irvansyah Putra dan Mirna Wati, secara resmi menandatangani surat kuasa hukum
News
Kapolda Sumut dan Bhayangkari Hadirkan Fasilitas Air Bersih dan MCK untuk Warga Langkat
News
SUTRISNO PANGARIBUAN Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Harus Diusut hingga ke Aktor Intelektual, Jangan Berhenti pada Tiga Jenderal!
News
Menatap Realitas Baru Konsensus Dewan Keamanan PBB dan Urgensi Transformasi Misi MINURSO
News
sumut24.co MEDAN, Kabar membanggakan datang dari TP PKK Kabupaten Asahan. Dalam Jambore Kader TP PKK seSumatera Utara Tahun 2026 yang dige
Kota