91 ASN Tapsel Tuntaskan Diklat BPKP, Bupati Gus Irawan Targetkan Dokumen Manajemen Risiko Rampung Sepekan
91 ASN Tapsel Tuntaskan Diklat BPKP, Bupati Gus Irawan Targetkan Dokumen Manajemen Risiko Rampung Sepekan
kota
Baca Juga:
- Humanis! IPDA Ansor Harahap Kawal Demo Mahasiswa Tanpa Gesekan, Polres Tapsel Utamakan Pendekatan Persuasif
- Pemburu Dollar Juara! Kapolres Tapsel Cup Road to E-Sport Kapolri Cup 2026 Sukses Cetak Talenta Esports Baru
- 250 Guru Disaring Ketat, Bupati Gus Irawan Cari Kepala Sekolah yang Mampu Ubah Pendidikan Tapsel
Tapsel | Sumut24.co -
Personel TNI dari Kodim 0212/Tapsel, bekerja sama dengan Polri, pemerintah daerah, BPBD, dan relawan, terus bergerak membuka jalur utama yang tertutup material longsor di beberapa titik terdampak bencana, Jumat (28/11/2025). Langkah ini menjadi prioritas untuk memudahkan proses evakuasi dan distribusi bantuan bagi warga yang terdampak.
Dalam operasi darurat ini, personel gabungan memanfaatkan excavator untuk memindahkan tanah dan bebatuan yang menutup jalan. Selain itu, petugas juga menggunakan alat manual seperti cangkul untuk membersihkan material yang tidak bisa dijangkau alat berat. Metode ini diterapkan di beberapa titik kritis agar jalur evakuasi bisa segera dilalui kendaraan bantuan.
Dandim 0212/Tapsel, Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, S.E., M.M, menekankan bahwa keselamatan warga adalah fokus utama.
"Pembukaan akses jalan dan pencarian korban terus dikebut. Kodim 0212/Tapsel selalu hadir untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana, memastikan penyaluran bantuan dapat berjalan efektif," jelas Letkol Delli melalui Tim Media Center.
Seluruh upaya pembukaan akses jalan ini menjadi bukti nyata kehadiran TNI AD dalam menghadapi situasi darurat. Prajurit TNI bergerak cepat untuk menyelamatkan warga dan memastikan mereka berada di lokasi aman. Koordinasi dengan Polri, Pemda, BPBD, dan relawan dilakukan secara intensif agar jalur evakuasi dapat segera dibuka dan pemulihan pascabanjir serta longsor dapat berjalan lebih lancar.
Hingga saat ini, personel TNI tetap berada di lapangan untuk:
- Memastikan jalur evakuasi aman untuk warga dan kendaraan logistik,
- Membantu pendataan korban terdampak bencana,
- Memberikan dukungan logistik bagi warga yang mengungsi.
Petugas juga terus memantau kondisi cuaca karena adanya potensi hujan susulan yang dapat memicu longsor tambahan, sehingga kewaspadaan tetap menjadi prioritas.
Letkol Delli menambahkan, kehadiran TNI di lapangan mencerminkan komitmen penuh untuk melindungi masyarakat.
"Prajurit kami akan selalu hadir dalam kondisi apa pun. Fokus kami saat ini adalah keselamatan warga, membuka akses jalan, dan memastikan bantuan dapat tersalurkan dengan cepat," tutupnya.
Dengan langkah-langkah terkoordinasi ini, masyarakat terdampak bencana longsor dapat segera menerima bantuan, dan jalur utama kembali terbuka untuk mendukung mobilitas evakuasi serta distribusi logistik.zal
91 ASN Tapsel Tuntaskan Diklat BPKP, Bupati Gus Irawan Targetkan Dokumen Manajemen Risiko Rampung Sepekan
kota
Drainase Jalinsum Tersumbat, Satlantas Polres Padangsidimpuan Bergerak Cepat Selamatkan Pengguna Jalan
kota
Tinggalkan Open Dumping, Pemkab Madina Siapkan Sistem Controlled Landfill untuk Wujudkan Pengelolaan Sampah Modern
kota
PAD Madina Baru Capai 85,78 Persen, Bupati Saipullah Beberkan Strategi Tingkatkan Pendapatan dan Lindungi Guru
kota
Janji Gandakan Uang dalam 7 Hari, Wanita Ini Dibekuk Polres Padangsidimpuan Usai Rugikan 51 Korban Rp400 Juta
kota
Sat Reskrim Polres Padang Lawas Intensif Patroli Malam, Cegah Begal, Balap Liar hingga Tawuran Remaja
kota
Hadiri Puncak HKG PKK ke54, Ketua TP PKK Simalungun Komit Perkuat Pemberdayaan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045
kota
Kontingen Simalungun Raih Terbaik III di Jamdasu XI 2026, Bupati "Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan kekompakan"
kota
MAS TPI Plus Keterampilan Medan Sambut Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2026/2027
kota
Hari Pertama Sekolah, TPI Medan Sambut Hangat Peserta Didik Baru TA 2026/2027 dengan Tradisi Marhaban dan Tepung Tawar
kota