Rabu, 15 April 2026

Ambisi Besar, Perencanaan Nol: Pariwisata Sumut Berjalan Tanpa Kompas

Administrator - Senin, 24 November 2025 17:21 WIB
Ambisi Besar, Perencanaan Nol: Pariwisata Sumut Berjalan Tanpa Kompas
Istimewa
Baca Juga:

MEDAN, -Target ambisius Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) untuk menarik
wisatawan mancanegara justru menyingkap kelemahan mendasar dalam tata kelola pariwisata daerah.

Berdasarkan data yang disampaikan sebanyak 300-360 ribu wisatawan mancanegara pada 2025. Namun untuk target 2026 belum ada target yang disusun, apalagi Dinas Pariwisata Sumut tidak memiliki calendar of event (CoE).

Hal ini terungkap dalam temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Senin (24/11). Ketiadaan CoE ini membuat strategi pariwisata Sumut tampak seperti bergerak tanpa arah, tanpa peta, dan tanpa kepastian.

Padahal daerah lain di Indonesia sudah menjadikan CoE sebagai instrumen wajib dalam pemasaran wisata.

Sekretaris Dinas Pariwisata Sumut, Ibnu Akbar melalui staf Bidang Pemasaran, Nisa, menyebut bahwa pencapaian target wisman akan dilakukan melalui penyelenggaraan event nasional dan internasional seperti.

"Misalnya, F1 H2O, Aquabike," kata Nisa menjawab pertanyaan wartawan.

Namun, penyebutan event tanpa kalender resmi justru memperkuat kesan bahwa Sumut hanya mengandalkan event "musiman" tanpa konsolidasi promosi yang terstruktur.

Pelaku wisata, media, bahkan masyarakat tidak memiliki akses pada jadwal pasti, sebuah kelemahan yang langsung berimbas pada perencanaan perjalanan wisatawan.

Dinas Pariwisata Sumut juga menempatkan prioritas pada event yang lolos kurasi Karisma Event Nusantara (KEN) dari Kemenparekraf, seperti: Gelar Melayu Serumpun-Medan, Festival Aikula-Nias Barat, Maniau Moloves& Nias Selatan dan Festival Bunga dan Buah-Karo.

Namun, jumlah festival yang sebelumnya disampaikan ternyata harus dikoreksi lagi. Ketidaktepatan data internal ini semakin memperkuat kesan bahwa tata kelola event belum rapi.

Alih-alih punya strategi mandiri, Sumut tampak hanya menjadi "follower" program pusat. Tanpa pembenahan mendasar ini, target wisman hanya akan menjadi angka yang berulang dalam setiap paparan, tanpa lompatan nyata.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bayang-Bayang Dinasti di Madina: Jabatan Strategis Disorot, Kepentingan Publik Dipertanyakan
Pariwisata Sumut Bergeliat, 360 Ribu Wisatawan Padati Destinasi Saat Lebaran
Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan Pakpak Bharat Maringan Bancin,Hadiri Upacara Ritual Menanda Tahun Marga Berutu
Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan Pakpak Bharat Maringan Bancin,Hadiri Upacara Ritual Menanda Tahun Marga Berutu
DPRD Toba Soroti Peningkatan Infrastruktrur Pariwisata Kabupaten Toba
Kepling Diminta Komunikasi dan Kordinasi dengan Warganya Ajak WRS
komentar
beritaTerbaru