Minggu, 13 September 2026

Bobby Nasution Siapkan Puskesmas Mandrehe Naik Kelas, Layanan Rawat Inap dan Dokter Spesialis Diperkuat

Administrator - Kamis, 16 Juli 2026 22:36 WIB
Bobby Nasution Siapkan Puskesmas Mandrehe Naik Kelas, Layanan Rawat Inap dan Dokter Spesialis Diperkuat
Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution mengunjungi Puskesmas Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, Kamis (16/7/2026).Foto.ist
sumut24.co - Nias Barat

Baca Juga:

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyiapkan peningkatan kapasitas Puskesmas Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, agar mampu memberikan layanan kesehatan yang lebih lengkap bagi masyarakat. Penguatan fasilitas, layanan rawat inap, hingga ketersediaan tenaga kesehatan dilakukan untuk mengurangi ketergantungan warga terhadap rumah sakit yang berjarak cukup jauh.


Saat meninjau Puskesmas Mandrehe, Kamis (16/7/2026), Bobby Nasution meninjau rencana pengembangan sarana dan prasarana, mulai dari penambahan kamar, layanan rawat inap, hingga kebutuhan sumber daya manusia (SDM) tenaga kesehatan. Puskesmas tersebut menjadi fasilitas kesehatan terdekat bagi masyarakat Kecamatan Mandrehe.


"Puskesmas ini lokasinya sangat dekat dengan masyarakat di sini (Mandrehe). Kalau ke RSUD itu bisa sampai 2 jam perjalanan. Jadi kita bangun di sini untuk rawat inap dan juga menambah tempat tidur, sehingga bisa melayani lebih banyak pasien," ujar Bobby Nasution didampingi Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu.


Menurut Bobby Nasution, peningkatan kapasitas Puskesmas Mandrehe menjadi langkah lanjutan setelah pemerintah membangun rumah sakit di Kepulauan Nias. Namun, masyarakat yang tinggal jauh dari ibu kota kabupaten juga membutuhkan fasilitas kesehatan yang mampu memberikan layanan rawat inap.


"Untuk dokter spesialisnya juga kita akan siapkan. Saat ini dokter di sini sedang sekolah, dan nanti juga ada yang lain. Menunggu itu, kita sudah buat perjanjian bahwa dokter dari RSUD harus ada rotasi untuk mengisi. Termasuk kerja sama dengan USU dan UGM, di mana dokter residen (dokter umum yang menempuh pendidikan spesialis) mereka intensif ada di sini (Kepulauan Nias), jadi bisa saling rotasi," kata Bobby Nasution.


Ia juga menegaskan, Puskesmas Mandrehe nantinya memiliki kemampuan memberikan berbagai tindakan medis, seperti layanan penyakit dalam, persalinan, kesehatan anak, anestesi, dan layanan lainnya.


"Begitu juga untuk pembangunan ini, bukan hanya dari provinsi (Pemprov) saja. Tetapi dari Pemerintah Kabupaten Nias Barat akan menyediakan alat kesehatan (alkes), seperti pemeriksaan kehamilan 4D dan untuk tindakan lainnya tanpa harus ke RS," ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Puskesmas Mandrehe Karsa mengaku terharu dan bangga atas perhatian Pemerintah Provinsi Sumut terhadap pelayanan kesehatan di wilayahnya. Selama ini, sekitar 23 ribu warga Kecamatan Mandrehe bergantung pada Puskesmas tersebut untuk mendapatkan layanan kesehatan.


"Sekitar 20%-30% pasien kita harus dirujuk ke RSUD, dan jaraknya cukup jauh. Dengan peningkatan kapasitas ini nantinya, maka tindakan medis bisa kita lakukan di sini, termasuk jumlah pasien yang bisa kita tampung untuk rawat inap. Maka itu kami sangat senang atas perhatian Pak Gubernur kepada masyarakat di sini," ujar Karsa.


Usai meninjau Puskesmas Mandrehe, Bobby Nasution beserta rombongan melanjutkan kunjungan ke Kantor Bupati Nias Barat di Kecamatan Lahomi untuk bersilaturahmi dengan masyarakat. Setelah itu, rombongan bertolak menuju Kabupaten Nias Selatan.**(Rel)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Gubernur Bobby Pastikan Jalan Longsor Pamah Semelir Diperbaiki Oktober
IMT-GT Ke-32 Sukses Digelar, Sumut Bentuk Forum Sumatera 10 untuk Perkuat Kerja Sama Kawasan
Gubernur Bobby Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG Karo
Gubernur Bobby Bersama Wapres Tinjau Siswa Diduga Keracunan MBG di Karo, Pastikan Pemulihan Kesehatan
IMT-GT di Sumut Diharapkan Dorong Aksi Nyata dan Buka Peluang Investasi Baru
Indonesia Perkuat Koridor Rantai Pasok dari Sumut
komentar
beritaTerbaru