BAKOPAM Sumut Gelar Jumat Berkah, Salurkan Sembako untuk Warga Medan Area
BAKOPAM Sumut Gelar Jumat Berkah, Salurkan Sembako untuk Warga Medan Area
News
Baca Juga:
- FABEM DAN GABUNGAN ORMAS KEPUNG KPK: BONGKAR DUGAAN MAFIA TANAH, DESAK NUSRON WAHID DIPERIKSA!
- Rp20 Miliar Disebut Telan Dana, Stadion Sangnaualuh Kembali Disuntik Rp7,39 Miliar: Manson Purba Desak APH Usut Dugaan Korupsi
- Publik Berhak Tahu! Proyek Infrastruktur Padangsidimpuan Gagal Tender, Transparansi Anggaran 2026 Dipertanyakan
MEDAN — Dugaan skandal korupsi pada proyek mahabesar Underpass HM Yamin kembali terbuka lebar. Bukan hanya soal ketidaksesuaian spek dan kekurangan volume yang ditemukan BPK, namun kini muncul dugaan patgulipat struktural yang melibatkan Topan Ginting, D Rkuti yang pernah dipanggil KPK hingga Ricky, yang disebut-sebut sebagai kontraktor dengan PT GMP tersebut.
Menurut informasi yang beredar kuat di kalangan pemerhati anggaran, pola permainan proyek ini sangat khas: proyek dipegang pejabat, dilempar ke orang dekat, lalu dijual lagi ke pihak ketiga. Hasilnya? Pengerjaan asal-asalan dan kerugian negara miliaran rupiah.
TOPAN GINTING DIDUGA BERPERAN SEBAGAI PENGATUR PROYEK
Saat menjabat sebagai Kadis PU/SDABMBK Kota Medan, Topan Ginting disebut memiliki peran strategis dalam menentukan siapa yang menggarap proyek-proyek besar, termasuk Underpass HM Yamin senilai sekitar Rp170 miliar.
Sumber internal menyebut:
"Proyek itu sebenarnya sudah 'diatur'. Topan Ginting memberikan kendali pekerjaan kepada D Rkuti."
D RKUTI MENJADI PERANTARA — PROYEK DI-OVER KE RICKY
Setelah proyek di tangan D Rkuti, muncul lagi praktik yang lebih parah:
"D Rkuti malah menyerahkan pekerjaan itu ke Ricky. Jadi proyek ini double over. Di sinilah mulai muncul permainan volume dan spek."
Praktik oper-operan ini lazim terjadi ketika sejak awal proyek sudah "berwangi kepentingan". Ketika nilai proyek sudah dipotong-potong oleh banyak tangan, yang tersisa untuk pekerjaan di lapangan sangat kecil. Maka muncullah:
pengurangan volume,
material di bawah standar,
pekerjaan dipercepat tanpa kualitas,
dan 'penghematan' yang berakhir pada korupsi berjamaah.
KERUGIAN BERUNTUN, RAKYAT MENANGGUNG
BPK menemukan potensi kerugian negara miliaran rupiah — bukti bahwa permainan ini bukan sekadar rumor. Pengerjaan yang tidak sesuai spek adalah tanda klasik dari proyek yang dikuasai oleh banyak kepentingan dan bagi-bagi kue.
"INI SKEMA KORUPSI JARINGAN. BUKAN PERORANGAN."
Pengamat antikorupsi menilai bahwa pola Topan Ginting–D Rkuti–Ricky adalah bentuk "korupsi kolektif-kolegial", di mana pejabat, pengusaha, dan kaki tangan lapangan bekerja bersama-sama menguras anggaran.
"Kalau alurnya seperti ini, mustahil hanya satu dua orang terlibat. Ini jaringan."
PENEGAK HUKUM WAJIB MEMBONGKAR HIERARKI PELAKU
Kasus ini tidak cukup hanya diselesaikan dengan pemotongan pembayaran atau TGR. Pola persekongkolan vertikal harus dibongkar dari pucuk sampai akar:
1. Peran Topan Ginting sebagai pemberi akses dan pengendali proyek,
2. Peran D Rkuti sebagai perantara dan pembagi pekerjaan,
3. Peran Ricky sebagai Kontraktor yang diduga mengakali pengerjaan.
JIKA JARINGAN INI BENAR, MAKA INILAH KORUPSI BERJAMAAH YANG SEBENARNYA
"Proyek Rp170 miliar dijadikan bancakan. Publik menunggu keberanian Kejaksaan dan Kepolisian untuk menyeret tiga nama ini ke meja pemeriksaan."tim
BAKOPAM Sumut Gelar Jumat Berkah, Salurkan Sembako untuk Warga Medan Area
News
Coe Sumut24 Group Anto Genk Ucapkan Selamat atas Pelantikan Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon sebagai Wamenhan RI
News
CEO Media Sumut24 Group Rianto, SH, MH, Sampaikan Selamat atas Pelantikan Mayjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB RI
News
Percepat Pemulihan Bencana Aceh, Kemendagri Guyur Puluhan Ekskavator dan Dump Truck ke Bireuen hingga Pidie Jaya
News
Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Disdik Sumut Berlakukan PJJ 16&ndash21 Oktober 2026
News
Kabut Asap Masuk Sumut,Bobby Nasution Imbau Pembelajaran Jarak Jauh dan Minta Kepala Daerah Pantau Kualitas Udara
kota
sumut24.co ASAHAN, Aktivitas pertambangan Galian C yang beroperasi di wilayah Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan, kembali menjadi soro
News
Dua Spesialis Curanmor di Jalan Gurila Diberi Tindakan Tegas Terukur
kota
Temui Majelis Taklim Halimah, Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Bersinergi Jaga Kamtibmas
News
40 Orang Positif Narkoba Diamankan saat Penggerebekan dI Gg Jati Panglima Denai
News