sumut24.co -MEDAN, Universitas Sumatera Utara (
USU) menegaskan komitmennya untuk menjaga proses pemilihan Rektor periode 2026–2031 agar berlangsung secara sah, tertib, dan berintegritas. Setelah Majelis Wali Amanat (MWA) menggelar rapat pleno di Jakarta, Kamis (2/10/2025), diputuskan bahwa pemilihan yang semula dijadwalkan pada hari itu ditunda, menyusul arahan dari
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Republik Indonesia.
Baca Juga:
Bagi
USU, penundaan ini bukanlah hambatan, melainkan langkah bijak untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai aturan dan prinsip transparansi. Kehadiran Inspektorat Kemendiktisaintek yang melakukan pemeriksaan di
USU pada 13 - 18 Oktober 2025 ini juga disambut dengan penuh keterbukaan. MWA dan Senat Akademik
USU memandang proses ini sebagai bagian penting untuk memperkuat legitimasi hasil pemilihan, bukan sebaliknya.Rektor Universitas Sumatera Utara, Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., turut menegaskan komitmen tersebut.
"
USU menyambut baik langkah pemeriksaan dari Kemendiktisaintek. Kami siap bekerjasama penuh dengan Inspektorat demi memastikan proses pemilihan rektor berjalan transparan, tertib, dan legitimate," ujarnya.
USU meyakini bahwa
Kementerian akan memberikan hasil terbaik bagi universitas. Dengan adanya pemeriksaan, seluruh tahapan yang sudah dan akan dilalui akan semakin jelas, akuntabel, serta bebas dari keraguan. Hal ini juga menjadi bukti nyata bahwa
USU menempatkan integritas di atas segala kepentingan, demi menjaga marwah institusi pendidikan tinggi.
Di tengah dinamika yang berkembang, MWA mengimbau sivitas akademika untuk tetap tenang, menjaga suasana kondusif, dan tidak mudah terpengaruh isu-isu yang beredar di luar kampus. Fokus utama saat ini adalah memastikan bahwa pemilihan rektor dapat berlangsung dengan baik, sehingga rektor terpilih kelak benar-benar sah dan legitimate, sekaligus membawa
USU pada capaian yang lebih maju.
USU percaya bahwa dengan sikap terbuka, kolaborasi yang erat, serta komitmen menjaga nilai-nilai kejujuran dan keadilan, seluruh proses akan menghasilkan pemimpin terbaik untuk periode 2026–2031. (C04)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News