Dua Sarang Narkoba Mangkubumi Digerebek 2 Pengedar, 7 Pemakai Diciduk
Dua Sarang Narkoba Mangkubumi Digerebek 2 Pengedar, 7 Pemakai Diciduk
kota
Baca Juga:
- Manfaatkan Lahan Eks HGU Sebelum Dibangun Lapas, Wakil Bupati Asahan Dukung Penanaman Jagung untuk Ketahanan Pangan dan Bekal Hidup Warga Binaan
- Mantan Jampidsus FA Jadi Tersangka TPPU, Tim Sembilan Kejagung Tahan di Rutan KPK
- 9 Bulan Tanpa Tersangka, Penanganan Kasus Bos Djarum Dipertanyakan: Kejagung Didesak Akhiri Ketidakpastian Hukum
JAKARTA — Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, memberikan pembekalan kepada peserta Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan LXXXII (82) Gelombang II Tahun 2025 di Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Jakarta. Dalam ceramahnya yang bertemakan "Karakter Jaksa Berkualitas", Jaksa Agung menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, dan adab bagi para calon jaksa.
Menurut Jaksa Agung, diklat PPPJ merupakan proses wajib dan strategis dalam membentuk insan Adhyaksa yang memiliki pergeseran mental, pola pikir, dan pola kerja berorientasi integritas. Ia menegaskan bahwa para peserta PPPJ adalah masa depan penegakan hukum di Indonesia yang diharapkan menjadi pionir dan teladan di masyarakat.
"Saya tidak butuh jaksa yang pintar tapi tidak berintegritas. Saya butuh jaksa yang cerdas, berintegritas, dan bermoral," tegas Burhanuddin dalam pembekalannya.
Ia juga menyoroti pentingnya adaptasi budaya dan bahasa lokal bagi jaksa di daerah penugasan, agar mampu membangun kepercayaan masyarakat, memahami konteks sosial, dan menyampaikan pesan hukum secara efektif.
Dalam paparannya, Jaksa Agung menguraikan lima karakter utama yang membentuk "Jaksa Berkualitas", yakni:
1. Solid, dengan semangat solidaritas dan jiwa korsa berdasarkan prinsip Een en ondelbaar (satu dan tidak terpisahkan);
2. Berintegritas, yaitu konsisten menjunjung etika, moral, dan kejujuran sebagai fondasi kepercayaan publik;
3. Adil, sebagai penjaga keadilan yang berani bersikap benar dan bijak dalam menegakkan hukum dengan hati nurani;
4. Responsif, yaitu mampu beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan dinamika masyarakat, termasuk penggunaan Akal Imitasi (Artificial Intelligence) sebagai alat bantu, bukan pengganti manusia;
5. Profesional, dengan kemampuan analisis yuridis yang kuat, serta kepatuhan terhadap peraturan dan arahan pimpinan.
Jaksa Agung juga mengingatkan bahwa Kejaksaan saat ini telah menempati posisi sebagai salah satu lembaga negara paling dipercaya publik—setelah TNI dan Presiden—berdasarkan survei Indikator (Mei 2025) dan Polling Institute (Agustus 2025). Karena itu, ia menuntut seluruh calon jaksa menjaga marwah dan kehormatan institusi, serta menjauhi perilaku yang dapat merusak integritas diri dan lembaga.
Di akhir pembekalan, Burhanuddin menegaskan bahwa adab dan etika merupakan mahkota bagi setiap penegak hukum.
> "Adab dan etika adalah landasan moral yang membimbing Jaksa agar tidak hanya menegakkan aturan, tetapi juga menjaga martabat kemanusiaan, penegakan hukum, dan institusi. Tanpa keduanya, hukum akan kehilangan kehormatannya," ujar Jaksa Agung.
Kegiatan ini ditutup dengan pesan kepada para peserta PPPJ untuk terus belajar dari para senior dan menjadi generasi jaksa yang solid, berintegritas, adil, responsif, dan profesional dalam menjalankan tugas penegakan hukum di seluruh Indonesia.
Dua Sarang Narkoba Mangkubumi Digerebek 2 Pengedar, 7 Pemakai Diciduk
kota
Dua Muda Mudi Kompak Edarkan Ekstasi Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan
kota
sumut24.co DeliserdangAcara penahbisan Gereja Banua Niha Keriso Protestan (BNKP) Resort 42 Tanjung Anom yang berlokasi di Jalan H.M. Puna
Umum
sumut24.co MedanTerkait pemberitaan para pensiunan Perumda Tirtanadi yang berjumlah 17 orang hingga kini terus menyampaikan tuntutannya ke
kota
sumut24.co MedanSorak, tawa, dan semangat berkompetisi mewarnai Taman Cadika Medan selama dua hari ini. Memeriahkan HUT ke81 Kemerdekaan
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial dalam membangun daerah.H
kota
Satu Perusahaan Menawar, Bukan Berarti Tender Harus Batal
kota
KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
News
Ambal Warso ke31 Keluarga Besar DIY, Perkuat Guyub Sedulur dan Lestarikan Budaya Jawa
News
Usai Bertanding, Gubsu ke17 HT Erry Nuradi Serahkan Cenderamata kepada Gabungan Pimpong Putrajaya Malaysia
kota