Kejaksaan Sita Lebih dari 104 Ton Timah Milik Terpidana Tamron alias Aon untuk Bayar Uang Pengganti Korupsi
Kejaksaan Sita Lebih dari 104 Ton Timah Milik Terpidana Tamron alias Aon untuk Bayar Uang Pengganti Korupsi
kota
Baca Juga:
- Respon Cepat Banjir Sumatra, The Coca-Cola Foundation dan BenihBaik.com Salurkan Bantuan Darurat bagi Ratusan Ribu Pengungsi
- Peringati Hari Jadi ke-113, Momentum Perkuat Kebersamaan dan Bangkit Pascabencana
- Percepatan Penanggulangan Bencana Aceh Tamiang di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo – Bukti Komitmen Nyata, Bukan Klaim Kosong
Kepala BPBD Sumut Tuahta Ramajaya Saragih menegaskan bahwa salah satu kunci utama dalam penanganan cepat bencana adalah jalur komunikasi yang efektif.
Untuk itu, BPBD Sumut telah mengoptimalkan Pusat Pengendalian dan Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) dengan layanan Call Center siaga 24 jam di nomor 0811 6221733.
"Pertama adalah bagaimana penyebaran informasi itu bisa sampai dengan cepat, mulai dari kabupaten sampai ke provinsi dan BNPB. Kita punya Pusdalops yang memiliki Call Center, dengan nomor 0811 6221733 dan aktif 24 jam," ujar Tuahta di Kantor Gubernur Sumut, Rabu (8/10).
Menurutnya, sistem ini memungkinkan laporan bencana langsung diteruskan ke level pimpinan daerah hingga Gubernur Sumut secara real time.
"Begitu masuk berita, itu langsung sampai ke saya dan Pak Gubernur. Jadi proses koordinasi bisa dilakukan seketika," jelasnya.
Tuahta mencontohkan, saat kebakaran hutan terjadi di Kabupaten Padang Lawas (Palas) beberapa waktu lalu, tim BPBD Sumut langsung bergerak cepat hanya dalam waktu kurang dari 2 x 24 jam.
"Kurang dari dua hari, personel kita sudah di lokasi membawa bantuan pompa untuk membantu Pemkab Palas. Bahkan sebagian peralatan kita masih berada di sana sebagai dukungan Pak Gubernur selama masa kebakaran berlangsung," ujarnya.
Ia menegaskan, kesiapan bukan hanya soal alat dan personel, tapi juga sinergi antara BPBD provinsi dan kabupaten/kota.
"Saya pikir, BPBD Sumut harus super power. Artinya, kita harus berdampingan dengan BPBD setempat agar penyelesaian bencana bisa cepat dan tepat," tambahnya.
Selain mengandalkan Call Center 24 jam, BPBD Sumut juga memperkuat koordinasi lapangan dengan memanfaatkan jaringan komunikasi lintas instansi termasuk TNI, Polri, dan pemerintah daerah untuk memastikan setiap laporan bencana dapat segera ditindaklanjuti.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi kesiapsiagaan Pemprov Sumut menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan rob yang meningkat pada musim hujan Oktober 2025 ini.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Kejaksaan Sita Lebih dari 104 Ton Timah Milik Terpidana Tamron alias Aon untuk Bayar Uang Pengganti Korupsi
kota
Kisah Percintaan Bella Olivia Putrisanni & Fahdi Saidi Lubis, Dua Hati, Satu Frekuensi
Seleb
Bupati Pakpak Bharat Hadiri Kunjungan Direktur Kementan, Dorong Kebangkitan Kopi sebagai Penopang Ekonomi
kota
KUASA HUKUM GURU HONOR NILAI PENGADILAN TIPIKOR MEDAN TAK BERWENANG MENGADILI PERKARA GURU HONOR
kota
Jakarta, Musikal Senja Teduh Pelita resmi memulai rangkaian pertunjukannya di GrahaBhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada 3 hing
Wisata
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama Komisi IX DPR RI dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sepakat memperkuat
News
Jakarta, PT TransNusa Aviation Mandiri (TransNusa) terus memperluas jaringan penerbangannya melalui pembukaan satu rute internasional baru J
News
Jakarta, SeaBank Indonesia merayakan lima tahun perjalanannya sebagai salah satu pelopor layanan perbankan digital di Indonesia dengan m
Ekbis
Lombok Tengah Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengajak perusahaanperusahaan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika bergabung dalam
Politik
Bekasi Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan bahwa setiap investasi harus memberikan dampak nyata bagi penciptaan lapangan kerja ber
News