Musa Rajekshah Hadiri Seminar GREAT Bahas Reaktualisasi Pasal 33 UUD 1945
JAKARTA, SUMUT24.CO Anggota DPR RI, Dr. Musa Rajekshah, menghadiri Seminar GREAT bertema Reaktualisasi Pasal 33 UUD 1945 yang digelar d
Politik
Baca Juga:
Sergai – Kasus meninggalnya dua pasien BPJS-KIS di RSUD Sultan Sulaiman, Serdang Bedagai, semakin menyeruak menjadi skandal. Ketua Organisasi Masyarakat dan Mahasiswa Bersatu Anti Korupsi (Ommbak) Sumut, Rozi Albanjari, menuding keras manajemen rumah sakit, khususnya Direktur RSUD, yang disebut hampir tidak pernah masuk kantor.
"Bagaimana mungkin pelayanan berjalan baik kalau Direktur RSUD Sultan Sulaiman hampir tak pernah hadir? Kuat dugaan, karena yang bersangkutan adalah orang dekat istri Bupati, ia merasa kebal evaluasi. Ini penghinaan terhadap rakyat Sergai," kata Rozi dalam pernyataan resminya, Selasa (16/9/2025).
Menurut Rozi, kelalaian ini semakin nyata karena Dewan Pengawas RSUD juga tidak berfungsi. Padahal, lembaga tersebut seharusnya memastikan pelayanan medis berjalan sesuai SOP. "Dewan Pengawas seakan hanya jadi pajangan, tidak pernah bertindak meski ada kasus kematian pasien akibat dugaan kelalaian medis. Mereka diam, padahal nyawa masyarakat melayang," tegasnya.
Kasus pertama dialami Imelda Sihombing (18), warga Gempolan, Sei Bamban, yang meninggal usai operasi usus buntu pada Jumat (12/9). Keluarga menuding rumah sakit lalai, mempersulit rujukan, dan tidak menyerahkan rekam medis. Kasus kedua menimpa Tonggoria Tambun (31), yang kehilangan bayi dalam kandungan pada Sabtu (6/9), setelah pihak medis RSUD dinilai lamban bertindak meski pasien sudah dirujuk sejak dini hari.
Rozi menilai dua kasus kematian ini hanyalah puncak gunung es dari bobroknya manajemen RSUD Sultan Sulaiman. Ia mendesak Bupati Serdang Bedagai, Darma Wijaya, agar segera mencopot Direktur rumah sakit dan melakukan audit menyeluruh.
"Kalau Bupati diam, berarti ada konflik kepentingan. Jangan sampai rakyat Sergai melihat ada permainan politik keluarga di balik jabatan Direktur RSUD. Nyawa rakyat terlalu mahal untuk dikorbankan hanya demi melindungi orang dekat," ujar Rozi.
Ommbak Sumut juga meminta aparat penegak hukum turun tangan menyelidiki dugaan pelanggaran SOP, kelalaian medis, hingga indikasi penyalahgunaan jabatan di RSUD Sultan Sulaiman.
"RSUD ini punya motto Pelayanan Prima dan SERASI: Senyum, Empati, Ramah, Amanah, Sigap, Ikhlas. Tapi faktanya, dua pasien miskin justru mati sia-sia. Ini kegagalan total," pungkas Rozi.rel
JAKARTA, SUMUT24.CO Anggota DPR RI, Dr. Musa Rajekshah, menghadiri Seminar GREAT bertema Reaktualisasi Pasal 33 UUD 1945 yang digelar d
Politik
sumut24.co MedanUPTD Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (SBTPH) Provinsi Sumatera Utara terus mendorong petani untuk mendaf
Umum
sumut24.co MedanKomisi 4 DPRD Kota Medan meminta agar pihak managemen atau pihak kontraktor pembangunanhotel di Jalan Raden Saleh Dalam Ke
Umum
TMI Sumut Siap Jadi Mitra Strategis Pemprov Wujudkan Swasembada Pangan
News
sumut24.co JakartaPasar kendaraan bekas di Indonesia memiliki beragam kanal transaksi, mulai dari dealer, marketplace, hingga balai lelang
Ekbis
sumut24.co MedanKebutuhan masyarakat Sumatra terhadap konektivitas digital yang cepat dan andal terus menunjukkan tren peningkatan yang si
Ekbis
Komisi IV DPRD Medan Ingin Batalkan Eksekusi PSU Contempo
kota
Polda SumutKejati Sumut Teken MoU, Wujudkan Penegakan Hukum Profesional Tanpa Praktik Transaksional
kota
sumut24.co ASAHAN, Puluhan massa Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Reformasi (GEMPPAR) Asahan kembali turun ke jalan, Selasa (28/7/2026).
News
sumut24.co MEDAN, Ketidakpastian ekonomi, meningkatnya biaya kesehatan, perubahan pola kerja, serta bertambahnya tanggung jawab keluarga te
kota