Kamis, 20 Agustus 2026

Setahun Pindah Gedung, RSUD Panyabungan Genjot Layanan CT Scan, Kanker hingga Jantung, Wabup Atika: Rumah Sakit Harus Makin Maju

Administrator - Kamis, 20 Agustus 2026 19:47 WIB
Setahun Pindah Gedung, RSUD Panyabungan Genjot Layanan CT Scan, Kanker hingga Jantung, Wabup Atika: Rumah Sakit Harus Makin Maju
Baca Juga:

Madina | Sumut24.co

Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mendorong RSUD Panyabungan terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Atika saat menghadiri peringatan satu tahun RSUD Panyabungan menempati gedung baru di Komplek Perkantoran Payaloting, Desa Parbangunan, Rabu (19/8/2026).

Menurut Atika, keberadaan gedung dan fasilitas yang semakin lengkap harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan. Ia berharap RSUD Panyabungan mampu menjadi rumah sakit yang semakin dipercaya masyarakat, baik dari sisi fasilitas maupun pelayanan tenaga medis.

"Rumah sakit harus semakin maju, semakin bagus. Semakin banyak orang datang berobat, dan pulang dalam keadaan sembuh. Itu harapan kita semua," ujar Atika.

Selain peningkatan pelayanan, Atika juga menyoroti persoalan kepatuhan masyarakat terhadap aturan kunjungan pasien.

Ia mengatakan, jumlah pengunjung yang terlalu banyak dalam satu waktu dapat membuat kondisi ruang perawatan menjadi padat, bahkan berpotensi menyebabkan kapasitas ruangan melebihi kondisi ideal.

Karena itu, ia meminta keluarga maupun kerabat pasien memahami bahwa pembatasan jumlah penjenguk bukan sekadar aturan administratif, melainkan bagian dari upaya menjaga kenyamanan dan keselamatan pasien.

Atika mengimbau agar ketentuan maksimal dua orang penjenguk untuk setiap pasien dapat dipatuhi.

"Ini demi kenyamanan pasien, keluarga, dan kelancaran pelayanan di rumah sakit," katanya.

Menurutnya, dukungan masyarakat terhadap aturan rumah sakit menjadi bagian penting agar tenaga medis dapat bekerja secara optimal dan pasien memperoleh suasana perawatan yang lebih nyaman.

Sementara itu, Direktur RSUD Panyabungan, dr. Evi Desvita, memaparkan perkembangan pelayanan rumah sakit selama satu tahun setelah perpindahan ke gedung baru.

Salah satu indikator meningkatnya aktivitas pelayanan terlihat dari tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR). Dalam enam bulan terakhir, okupasi tempat tidur RSUD Panyabungan tercatat mencapai 83,99 persen.

Angka tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.

Seiring meningkatnya kebutuhan pelayanan, manajemen RSUD Panyabungan juga terus melakukan penguatan fasilitas dan layanan spesialis.

Sejumlah fasilitas dan layanan baru maupun pengembangan layanan telah dilakukan selama satu tahun terakhir.

Pertama, layanan CT Scan 64 Slice telah dioperasikan. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat membantu dokter melakukan pemeriksaan dan diagnosis secara lebih cepat serta akurat.

Pada layanan kanker, mammografi sudah mulai beroperasi. Sementara pembangunan gedung kemoterapi ditargetkan dapat rampung pada tahun ini.

RSUD Panyabungan juga tengah mempersiapkan layanan jantung melalui Cathlab. Peralatan utama telah tersedia, sedangkan proses kredensialing BPJS serta pengadaan FFR, BMHP dan stent masih berjalan.

Di bidang hemodialisa, kapasitas pelayanan mengalami peningkatan signifikan. Jika sebelumnya tersedia enam mesin, kini jumlahnya bertambah menjadi 12 mesin.

Pengembangan juga dilakukan pada layanan stroke. Rumah sakit berencana mengirim dokter spesialis untuk mengikuti fellowship trombolisis serta mengikutsertakan perawat dalam pelatihan di RS Pusat Otak Nasional Palembang pada September mendatang.

Untuk layanan PONEK, peningkatan kompetensi tenaga medis terus dilakukan melalui berbagai pelatihan kegawatdaruratan maternal dan neonatal.

Sementara itu, perangkat endoskopi telah tersedia dan kini memasuki tahap uji fungsi sebelum proses kredensialing BPJS JKN.

Pada layanan mata, RSUD Panyabungan saat ini didukung dua dokter spesialis mata aktif. Manajemen juga menyiapkan rencana untuk kembali mengoperasikan layanan operasi mata.

dr. Evi menegaskan, seluruh pengembangan tersebut merupakan bagian dari komitmen RSUD Panyabungan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang lebih lengkap.

Manajemen, kata dia, ingin menjadikan RSUD Panyabungan sebagai salah satu rumah sakit rujukan utama bagi masyarakat Madina dan wilayah sekitarnya.

"Kami berkomitmen menjadikan RSUD Panyabungan sebagai rumah sakit rujukan yang lengkap dan terpercaya bagi masyarakat Madina dan sekitarnya," tegas dr. Evi.

Dengan bertambahnya fasilitas, layanan spesialis, tenaga kesehatan serta kapasitas perawatan, RSUD Panyabungan diharapkan tidak hanya mampu menangani kebutuhan pasien dari Madina, tetapi juga menjadi pilihan rujukan bagi masyarakat di daerah sekitar.

Peringatan satu tahun pasca-perpindahan gedung tersebut kemudian ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan oleh Wakil Bupati Atika kepada para pemenang berbagai perlombaan yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia sekaligus satu tahun RSUD Panyabungan menempati gedung baru.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
47 Ibu dari 11 Kecamatan Ikuti KB MOW di RSUD Gunungtua, Wabup Paluta Basri Harahap: Bukti Kesadaran Keluarga Sehat Meningkat
World Kidney Day 2026: 14 Mesin Hemodialisis Beroperasi di RSUD Padangsidimpuan, Kesadaran Kesehatan Ginjal Digenjot
Kabar Baik untuk Pasien Ginjal! RSUD Panyabungan Hadirkan 12 Mesin Hemodialisa Modern
Menteri Kesehatan RI Berjanji Akan Fasilitasi RSUD Salak
Bupati Saipullah Nasution Tinjau RSUD Panyabungan, Alkes Bantuan Kemenkes Segera Terpasang, Targetkan Operasional Maret 2026 Madina
Perayaan Natal Keluarga Besar RSUD dr Djasamen Saragih, di Gereja HKBP Siantar Kota
komentar
beritaTerbaru