Lompatan Global USU, Naik ke Peringkat 401+ THE Impact Rankings 2026
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat global. Dalam pemeringkatan Times H
kota
Baca Juga:
Medan – Aroma dugaan ketidakadilan hukum kian menyengat dari kasus pembunuhan Lina Kwan di Jalan Pukat II, Kelurahan Bantan Timur, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan. Masyarakat menuding aparat penegak hukum bertindak tidak transparan, bahkan terkesan melakukan pembiaran terhadap tersangka David Chandra.
Hingga kini, rumah yang disebut sebagai tempat kejadian perkara (TKP) tidak dipasangi police line, berbeda dengan prosedur standar pada kasus pembunuhan lainnya. Perbedaan mencolok ini langsung menimbulkan tanda tanya besar.
"Kalau rumah TKP Ferdi Sambo saja dipasangi police line, kenapa TKP David Chandra tidak? Ada apa sebenarnya? Siapa David Chandra ini sampai aparat seolah segan?" ucap seorang warga penuh curiga, Rabu (3/9/2025).
Polisi Diduga Langgar SOP
Tidak dipasangnya police line dianggap sebagai bentuk pelanggaran SOP kepolisian. Publik menilai hal ini bukan sekadar kelalaian, melainkan indikasi kuat adanya intervensi kekuasaan.
Badan Kenaziran Masjid (BKM) Al Muqorrabin bersama kelompok Kawal Kasus Lina Kwan – Solidaritas pun bersuara keras. Mereka menuntut agar penegakan hukum tidak dibelokkan oleh uang dan kekuasaan.
"Kalau polisi takut memasang police line, itu tanda hukum sedang dipermainkan. Jangan sampai ada 'jual-beli perkara' di balik kasus pembunuhan ini," ujar salah seorang aktivis.
Siapa David Chandra?
Nama David Chandra mendadak jadi buah bibir. Masyarakat menduga ia bukan orang biasa, melainkan figur dengan jaringan gelap, kekayaan berlimpah, dan koneksi politik. Sosok misterius ini diduga memanfaatkan kekuatan uang dan pengaruh untuk "menjinakkan" aparat hukum.
Dugaan publik kian menguat karena hingga kini belum ada kejelasan mengenai aktivitas sehari-hari David Chandra, meski ia sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Ketua DPRD Medan Dinilai Tutup Mata
Di tengah kegaduhan ini, publik juga menyoroti sikap Ketua DPRD Kota Medan yang dinilai "bungkam" dan tidak berani bersuara. Padahal, kasus ini terjadi di jantung Kota Medan, bahkan hanya sepelemparan batu dari rumah salah satu anggota DPRD Medan.
"Kenapa Ketua DPRD diam? Jangan-jangan ada konflik kepentingan. Apa legislatif Medan sudah tersandera oleh jaringan kekuasaan yang melindungi tersangka?" kata seorang tokoh masyarakat dengan nada getir.
Kebisuan Ketua DPRD dinilai menambah kuat dugaan adanya kongkalikong politik–hukum dalam kasus pembunuhan Lina Kwan.
Publik Menanti Langkah Tegas
Kasus ini kini bukan hanya soal pembunuhan, melainkan ujian besar integritas hukum dan politik di Kota Medan. Masyarakat menanti langkah berani dari aparat penegak hukum dan DPRD. Jika tidak, dugaan bahwa hukum hanya tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas akan semakin terbukti.
"Kalau hukum bisa dibeli, jangan salahkan rakyat kalau kehilangan kepercayaan. Kasus Lina Kwan harus jadi terang, siapa pun yang terlibat harus dibongkar," tegas warga.
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat global. Dalam pemeringkatan Times H
kota
sumut24.co ASAHAN, Sebanyak 120 anak mengikuti kegiatan Khitan Massal yang dirangkai dengan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Triw
kota
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menyampaikan Pidato Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah Tenta
News
JMSI Kecam Keras Hilangnya Akun Instagram Hendri Satrio, Sebut Upaya Pembungkaman dalam Demokrasi
kota
Semarak HUT ke75 Seskoad, Turnamen Domino Danseskoad Cup Resmi Dibuka
kota
sumut24.co MedanUdara dingin serta aroma semerbak pohon hutan pinus menyeruak di pagi hari dari Huta Sirungkungon (perkampungan tradisiona
Wisata
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi meraih Sertifikat SNI ISO 370012025 Sistem Ma najemen Anti Penyuapan (SMAP) sebaga
News
Jakarta Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa pekerja dan perusahaan harus menjadi mitra strategis dalam menghada
News
MEDAN Sumut24.co PT Fauzan Risky Utama resmi menjalin kerja sama strategis dengan Bank BTN Cabang Medan Suratman Patari melalui penandatan
Ekbis
Jakarta Pemerintah menyiapkan Paket Stimulus Ekonomi Triwulan II dan Semester II Tahun 2026 yang terdiri atas delapan kebijakan dalam ti
Info