Rabu, 11 Februari 2026

Pulau Tamang Pernah Jadi “Hongkong”-nya Indonesia, Kini Terlupakan

Administrator - Sabtu, 23 Agustus 2025 14:02 WIB
Pulau Tamang Pernah Jadi “Hongkong”-nya Indonesia, Kini Terlupakan
Istimewa
Baca Juga:

Madina – Tokoh masyarakat Batang Natal, H Syahrir Nasution, mengingatkan kembali kejayaan Pulau Tamang dan Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, yang pada masa Orde Baru dikenal sebagai sentra cengkeh berkualitas tinggi.

"Dahulu masa Orde Baru, Pulau Tamang ini bak Hongkong-nya Indonesia. Pulau ini ditanami cengkeh Zanzibar. Saat panen raya, pemetik cengkeh bekerja hingga larut malam, dan para pedagang antar pulau berdatangan membeli cengkeh yang rata-rata berkelas kualitasnya," kata Syahrir di Natal, Sabtu (23/8).

Menurutnya, pada masa itu bahkan ada keluarganya yang menjadi manajer koperasi pengumpul dan pembeli cengkeh untuk diekspor ke luar negeri. Namun kini, ia mengaku tidak mengetahui lagi bagaimana nasib petani cengkeh di daerah tersebut.

"Apakah masih dilanjutkan atau sudah punah, itu yang kita pertanyakan. Padahal, seandainya pertanian cengkeh terus digalakkan oleh Pemkab Madina, ditambah dengan potensi wisata bahari yang ada, rakyat sekitar bisa sejahtera dan PAD Madina tidak perlu selalu mengemis dana bagi hasil ke pusat," ujarnya.

Selain potensi cengkeh, Syahrir juga menyinggung kekayaan laut Natal yang menyimpan endapan pasir kuarsa sebagai bahan baku kaca. Ia menilai, apabila dikelola secara profesional, Pulau Tamang dan perairan Natal dapat menjadi penyumbang besar bagi pendapatan daerah.

"Tidak berlebihan jika saya katakan Pulau Tamang, Kecamatan Natal, dan Batahan merupakan serpihan-serpihan surga yang kurang diperhatikan Pemkab Madina," katanya menambahkan.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa Kota Natal juga dikenal sebagai daerah yang melahirkan banyak tokoh pergerakan nasional, seperti Sutan Syahrir dan Sutan Takdir Alisjahbana.

"Ini menunjukkan bahwa Natal memiliki potensi besar, baik dari sisi sumber daya alam maupun sejarah pergerakan bangsa. Tinggal bagaimana pemerintah daerah serius mengelolanya," tutur Syahrir Gelar Sutan Kumala Bulan itu.rel



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PEMEKARAN TAPANULI BAGIAN SELATAN (SUMATERA TENGGARA) DAN PEMEKARAN MADINA: ANTARA HARAPAN BESAR DAN TANTANGAN STRUKTURAL
Dibuka Presiden Prabowo: Forkopimda Madina Hadiri Rakornas 2026 di Bogor.
Vonis Seumur Hidup Dijatuhkan, Jaksa Siap Banding Kasus Pembunuhan Siswi Paskibra di Madina
Bahas Arah Pembangunan 2027, Wabup Madina Hadiri Konsultasi Publik RKPD Sumut
Tak Main-main, Pemkab Madina Buktikan Kepedulian Kesehatan Lewat UHC Award
Lebih dari 1.000 Anggota Hadir, Milad ke-45 BKMT Sumut Digelar di Madina, Bupati Saipullah Tegaskan Peran Strategis Dakwah Perempuan
komentar
beritaTerbaru