Momen Hangat! Kapolres Padangsidimpuan Datangi Kejari, Bawa Surprise di Hari Bhakti Adhyaksa
Momen Hangat! Kapolres Padangsidimpuan Datangi Kejari, Bawa Surprise di Hari Bhakti Adhyaksa
kota
Baca Juga:
- Momen Hangat! Kapolres Padangsidimpuan Datangi Kejari, Bawa Surprise di Hari Bhakti Adhyaksa
- Polres Padangsidimpuan Limpahkan Kasus Rokok Ilegal 128 Ribu Batang ke Bea Cukai Sibolga, Satu Terduga Pelaku Diserahkan
- Silaturahmi Perdana ke Pengadilan Negeri, Kapolres Padangsidimpuan Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional
Ratusan massa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam Kabupaten Padang Lawas menggelar aksi damai menuntut percepatan proses hukum kasus penganiayaan anak di bawah umur yang belakangan ini menjadi sorotan publik.
Dengan jumlah massa mencapai lebih dari 100 orang, para mahasiswa mengaku kecewa terhadap lambannya penanganan kasus tersebut.
Menurut mereka, tindakan ini bukan sekadar persoalan hukum, tetapi juga menyangkut perlindungan hak asasi manusia bagi korban yang masih di bawah umur.
Aksi yang berlangsung hampir dua jam tersebut awalnya tak dihadiri oleh Kapolres Padang Lawas.
Namun, kejutan datang ketika Ketua DPRD Kabupaten Padang Lawas, Luat Hasibuan dari Partai Gerakan Indonesia Raya, hadir di tengah-tengah massa.
Ia bahkan ikut menyuarakan desakan agar pihak kepolisian segera mempercepat penanganan kasus ini.
"Saya hadir untuk mendorong Kapolres Padang Lawas agar secepat mungkin memproses kasus ini. Kekerasan terhadap anak adalah pelanggaran serius terhadap hukum dan hak asasi manusia, sehingga tidak boleh dibiarkan berlarut-larut," ujar Luat Hasibuan di sela aksi.
Tak lama kemudian, Ketua DPRD bersama sejumlah perwakilan mahasiswa dipersilakan masuk ke ruang Kapolres Padang Lawas. Pertemuan ini akhirnya membuat Kapolres hadir langsung di hadapan massa untuk memberikan penjelasan.
Lebih lanjut, Kapolres Palas AKBP Dodik Yuliyanto, S.I.K., menegaskan bahwa kasus ini bukan diabaikan dan proses hukumnya tetap berjalan.
"Perkara seperti ini tidak bisa diproses secara instan. Kami ingin memastikan seluruh bukti dan prosedur hukum terpenuhi agar hasilnya kuat di pengadilan. Kami mohon mahasiswa dan masyarakat bersabar, serta ikut mendampingi proses ini," ungkap Kapolres.
Meski demikian, mahasiswa berharap langkah-langkah konkret segera terlihat, mengingat kasus ini telah menyita perhatian masyarakat luas dan memunculkan kekhawatiran akan keamanan anak-anak di daerah tersebut.
Aksi damai ini menjadi bukti bahwa kepedulian publik terhadap perlindungan anak semakin tinggi, dan harapannya, proses hukum dapat berjalan transparan serta tuntas demi keadilan bagi korban.zal
Momen Hangat! Kapolres Padangsidimpuan Datangi Kejari, Bawa Surprise di Hari Bhakti Adhyaksa
kota
Rapat Paripurna DPRD Tapsel Soroti APBD 2025, Gus Irawan Ungkap Capaian Keuangan Daerah yang Positif
kota
Generasi Madina Harus Bangkit! Sekda, Ketua DPRD dan Kapolres Kompak Kampanye Tolak Narkoba
kota
Polres Padangsidimpuan Limpahkan Kasus Rokok Ilegal 128 Ribu Batang ke Bea Cukai Sibolga, Satu Terduga Pelaku Diserahkan
kota
Silaturahmi Perdana ke Pengadilan Negeri, Kapolres Padangsidimpuan Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional
kota
Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
kota
Bank Sumut Gandeng Tiga LPKSO Luncurkan KUR PMI, Perluas Akses Pembiayaan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia
kota
Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Silaturahmi DPD FKN Sumut dan SAS Center, Dukung Dua Agenda Akbar di Medan
kota
Buka Muswil III SAPMA PP Sumut, Ijeck Tegaskan Kader Harus Jauhi Narkoba, Firmansyah Kembali Terpilih
News
Sutrisno Pangaribuan Nilai Bobby Nasution Melecehkan DPRD Sumut karena Tinggalkan Rapat Paripurna
kota