Sempat Diwarnai Perlawanan, Firma Hukum Budi Dharma Berhasil Kembalikan Penguasaan Aset PT KAI di Medan
MEDAN , Firma Hukum Budi Dharma selaku kuasa hukum PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara berhasil mengawal peng
News
Baca Juga:
- Satresnarkoba Polrestabes Medan Gerebek Gudang Penyimpanan 1.152 Vape Narkoba Berkedok Bengkel Bandar Berstatus Residivis Diciduk
- Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak Di Tanjungbalai, Wali Kota Siapkan Pendampingan Hukum
- Kapolres Tapsel Apresiasi 450 Prajurit Yonif 123/Rajawali Usai Tuntaskan Misi di Papua
Ratusan massa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam Kabupaten Padang Lawas menggelar aksi damai menuntut percepatan proses hukum kasus penganiayaan anak di bawah umur yang belakangan ini menjadi sorotan publik.
Dengan jumlah massa mencapai lebih dari 100 orang, para mahasiswa mengaku kecewa terhadap lambannya penanganan kasus tersebut.
Menurut mereka, tindakan ini bukan sekadar persoalan hukum, tetapi juga menyangkut perlindungan hak asasi manusia bagi korban yang masih di bawah umur.
Aksi yang berlangsung hampir dua jam tersebut awalnya tak dihadiri oleh Kapolres Padang Lawas.
Namun, kejutan datang ketika Ketua DPRD Kabupaten Padang Lawas, Luat Hasibuan dari Partai Gerakan Indonesia Raya, hadir di tengah-tengah massa.
Ia bahkan ikut menyuarakan desakan agar pihak kepolisian segera mempercepat penanganan kasus ini.
"Saya hadir untuk mendorong Kapolres Padang Lawas agar secepat mungkin memproses kasus ini. Kekerasan terhadap anak adalah pelanggaran serius terhadap hukum dan hak asasi manusia, sehingga tidak boleh dibiarkan berlarut-larut," ujar Luat Hasibuan di sela aksi.
Tak lama kemudian, Ketua DPRD bersama sejumlah perwakilan mahasiswa dipersilakan masuk ke ruang Kapolres Padang Lawas. Pertemuan ini akhirnya membuat Kapolres hadir langsung di hadapan massa untuk memberikan penjelasan.
Lebih lanjut, Kapolres Palas AKBP Dodik Yuliyanto, S.I.K., menegaskan bahwa kasus ini bukan diabaikan dan proses hukumnya tetap berjalan.
"Perkara seperti ini tidak bisa diproses secara instan. Kami ingin memastikan seluruh bukti dan prosedur hukum terpenuhi agar hasilnya kuat di pengadilan. Kami mohon mahasiswa dan masyarakat bersabar, serta ikut mendampingi proses ini," ungkap Kapolres.
Meski demikian, mahasiswa berharap langkah-langkah konkret segera terlihat, mengingat kasus ini telah menyita perhatian masyarakat luas dan memunculkan kekhawatiran akan keamanan anak-anak di daerah tersebut.
Aksi damai ini menjadi bukti bahwa kepedulian publik terhadap perlindungan anak semakin tinggi, dan harapannya, proses hukum dapat berjalan transparan serta tuntas demi keadilan bagi korban.zal
MEDAN , Firma Hukum Budi Dharma selaku kuasa hukum PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara berhasil mengawal peng
News
Polda Sumut Ungkap Penembakan di Tanjung Morawa, Dua Tersangka Diamankan 1 Diantaranya Diberi Tindakan Tegas Terukur
News
Polda Sumut Ungkap Kronologi Penembakan di Tanjung Morawa, Hingga Mobil Korban Tabrak Warga
News
Kapolda Sumut Perkuat Sinergi dengan Muhammadiyah, Ajak Bersama Jaga Kamtibmas dan Cegah Narkoba
News
Ditressiber Polda Sumut Edukasi Siswa SMAN 8 Medan, Perkuat Kesadaran Keamanan Digital
News
4 Rekan Korban Penembakan di Tanjung Morawa Jadi Tersangka Kepemilikan Senjata
News
Anggota DPR RI Hadiri Istighotsah Hari Santri, Ashari Tambunan Santri Memiliki Peran Penting dalam Sejarah Bangsa
News
JAKARTA Pendiri perusahaan riset opini publik IndexPolitica Indonesia, Denny Charter, menegaskan bahwa setiap lembaga konsultan politik
Umum
Hari Museum Nasional Mengintip Masa Lampau Lewat Arsitektur Kantor PTPN IV Regional 2
News
Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Tangkap 3 pengedar Di Dua Tempat Berbeda
News