GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Baca Juga:
- Peringatan HUT ke-436 Kota Medan, Hadi Suhendra : Pemko Medan Harus Mampu Wujudkan "Maju untuk Semua"
- Anggota DPRD Medan Kritik Penataan Kota Jelang APEKSI, Jangan Bersih Hanya Karena Ada Tamu, Rakyat Jadi Korban
- Refleksi HUT ke-436 Kota Medan 2026 Ahmad Afandi Harahap: Medan Harus Tumbuh Bukan Hanya Secara Fisik, Tapi Juga Meningkatkan Kualitas Hidup Warga
Hal ini disampaikannya terkait perkembangan pembahasan Ranperda RPJMD 2025-2029 yang tengah dibahas DPRD Medan bersama Pemko Medan pada pekan ini. "Kita sangat menekankan pentingnya program pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dicanangkan Pemerintah Kota Medan harus benar-benar menyentuh kebutuhan riil para pelaku UMKM, bukan sekadar simbolik atau rutinitas tahunan tanpa dampak konkret di lapangan," kata Datuk kepada wartawan di Gedung DPRD Medan, Senin (14/07/2025).
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Medan ini menilai geliat kegiatan seperti pelatihan, pendampingan, hingga bantuan hibah terus digencarkan implementasinya masih belum menyentuh akar permasalahan utama yang dihadapi UMKM di Medan.
"Pertanyaannya bukan berapa banyak pelatihan digelar, tapi apakah pelaku UMKM bisa naik kelas, omzetnya meningkat, dan bisa mengakses pasar lebih luas setelah itu" kata Datuk.
Kedepan, Datuk menekankan pentingnya pendampingan pasca-program, serta evaluasi dampak secara objektif terhadap pertumbuhan usaha.
"Banyak pelaku UMKM merasa program pelatihan hanya bersifat seremonial tanpa tindak lanjut yang nyata. Padahal, tantangan UMKM bukan hanya pada pengetahuan, melainkan juga akses modal, pasar, dan digitalisasi usaha," ungkapnya.
Terkait efektifitas bantuan dan program untuk pelaku UMKM di Kota Medan, pria berkacamata ini menilai banyak pelaku UMKM di lapisan bawah mengaku belum tersentuh bantuan pemerintah, terutama yang berada di daerah pinggiran kota.
"Kita sangat mengharapkan akses bantuan ini bisa menyeluruh dan di RPJMD ini diharapkan bisa maksimal sehingga pelaku UMKM bisa mengakses program tersebut," harapnya.
Pria asal Kota Kisaran ini juga mendorong Pemerintah Kota Medan lebih terbuka dalam pendataan, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas program yang sudah berjalan, serta memperluas jangkauan bantuan ke kelompok-kelompok UMKM yang belum tersentuh.
"Dalam mewujudkan ini, kolaborasi dengan sektor swasta, perbankan, dan marketplace digital juga dianggap sebagai langkah strategis yang perlu segera dikonkretkan. Kita sangat mengharapkan langkah konkrit ini bisa mengubah nasib pelaku usaha kecil," pungkasnya.(Rel)
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota