GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Baca Juga:
- Peringatan HUT ke-436 Kota Medan, Hadi Suhendra : Pemko Medan Harus Mampu Wujudkan "Maju untuk Semua"
- Anggota DPRD Medan Kritik Penataan Kota Jelang APEKSI, Jangan Bersih Hanya Karena Ada Tamu, Rakyat Jadi Korban
- Refleksi HUT ke-436 Kota Medan 2026 Ahmad Afandi Harahap: Medan Harus Tumbuh Bukan Hanya Secara Fisik, Tapi Juga Meningkatkan Kualitas Hidup Warga
Hal tersebut disampaikan, Ketua Komisi 4 DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, Senin (14/7/2025) saat meninjau akses gang yang ditutup dengan mengunakan pagar. Ia turut didampinggi anggota Komisi 4 DPRD Medan ; Jusup Ginting Suka, dan Edwin Sugesti dan Datuk Iskandar Muda.
Turut hadir saat itu Camat Sunggal, Irfan Abdillah, Lurah Sunggal, Siti Anirsyah dan Irfan dari Satpol PP Kota Medan. Dihadapan pihak Komisi 4 DPRD Medan, warga merasa keberatan akses jalan dilingkungannya ditutup.
" Jadi ini awalnya akses jalan warga yang tembus ke Jln Perwira, tapi dipagar secara permanen oleh warga disini ( gang ini) karena tidak menerima akses masuknya mobil ke dalam kompleks dibatasi.Sementara pihak kompleks sudah membuat pagar terlebih dahulu yang dapat dibuka ," kata sejumlah warga.
Safri mewakili warga mengatakan bahwa persoalan tersebut sudah lama terjadi dan pernah dilakukan mediasi, tapi tidak ada keputusan apa pun.
" Awalnya pagar hijau milik kompleks itu sudah berdiri terlebih dahulu, tapi ada warga disini memiliki usaha sering keluar masuk mobil sehingga membuat pihak kompleks keberatan.Ya, akhirnya terdapat dua pagar ," ucap Safri seraya mengatakan bahwa pihak kompleks memberikan akses keluar masuk warga dari pukul 06.00 Wib- 22.00 Wib.
" Tapi sejak ada dua pagar ini kami warga tidak bisa apa.Dan otomatis harus keluar ke Jalan Amal ," ucapnya.
Sedangkan, anggota Komisi 4 DPRD Medan, Datuk Iskandar Muda mengatakan bahwa jalur ke kompleks tersebut sangat dekat untuk menuju sejumlah jalan termasuk masjid.
" Saya pernah tinggal disini, dari kompleks inilah jalur yang dekat kemana pun, termasuk masjid.Tapi, terkait dengan persoalan adanya dua pagar pembatas ini harus dilakukan mediasi ," katanya.
Lurah Sunggal, Siti Anirsyah mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan mediasi kedua belah pihak, tapi tidak membuah hasil apa pun.
" Mediasi kami lakukan tahun 2024, tapi tidak ada keputusan apa pun ," katanya.
Menyingkapi akan hal ini, Ketua Komisi 4 DPRD Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak memintas pihak Kecamatan agar segera mengambil sikap.
" Disini kita tidak mencari siapa yang salaj siapa yang benar.Tapi, faktanya ini gang telah dibangun oleh Pemko Medan jelas ini akses jalan umum, segera Satpol PP mengambil tindakan bila nantinya mediasi yang dilakukan Camat tidak membuah hasil apa pun.Jangan ada negara dalam negara ," tegasnya yang meminta Camat memanggil kedua belah pihak yang bersteru.
Camat Medan Sunggal, Irfan Abdillah yang hadir saat itu mengatakan akan menindak lanjuti hal tersebut.
" Besok ( hari ini, red) saya akan panggil kedua belah pihak agar persoalan ini tidak berlarut-larut.Dan hasil keputusan rapat yang kami lakukan segera kami sampaikan hasilnya , " ucapnya.(Rel)
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota