Rabu, 29 April 2026

LIPPSU: Proyek Rp 1 Triliun di Tangan Alexander Sinulingga Mangkrak! Bobby Diminta Segera Bertindak

Administrator - Senin, 14 Juli 2025 13:07 WIB
LIPPSU: Proyek Rp 1 Triliun di Tangan Alexander Sinulingga Mangkrak! Bobby Diminta Segera Bertindak
Istimewa
Baca Juga:

Medan- Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) melontarkan kritik pedas terhadap Alexander Sinulingga, salah satu pejabat strategis di Pemko Medan yang kini menjadi Kadisdik Sumut yang dinilai telah gagal total menjalankan tanggung jawabnya. Tak main-main, menurut LIPPSU, proyek-proyek yang ditangani Alexander nilainya mencapai hampir Rp 1 triliun, namun hingga kini belum satu pun yang difungsikan alias mangkrak.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Direktur Eksekutif LIPPSU, Azhari AM Sinik, yang akrab disapa Ari Sinik, dalam pernyataan resminya, Senin (14/7).

> "Rakyat tidak butuh pencitraan. Faktanya, proyek-proyek besar di bawah kendali Alexander mangkrak semua. Total anggaran hampir Rp 1 triliun, tapi hasilnya nihil. Ini bukan kelalaian biasa—ini pengkhianatan terhadap kepercayaan publik," tegas Ari.

LIPPSU membeberkan tiga proyek prioritas Kota Medan yang sampai hari ini tak kunjung rampung:

Revitalisasi Lapangan Merdeka – Proyek ruang terbuka hijau dan heritage kota ini ditargetkan menjadi ikon baru Kota Medan. Sayangnya, meski dana besar sudah digelontorkan, kondisinya masih seperti zona proyek terbengkalai, Peremajaan Stadion Teladan – Salah satu stadion legendaris di Sumut ini hanya berubah di atas kertas. Fisiknya tak tersentuh, rumput mati, tribun rusak, bahkan warga tak tahu arah kejelasan proyeknya, Kebun Bunga menjadi temuan BPK RI dan Islamic Center juga tak kunjung selesai.

> "Tiga proyek besar, tiga-tiganya mandek. Ratusan miliar rupiah dipakai tapi rakyat tidak dapat apa-apa. Ini bukan kinerja, ini kegagalan!" tambah Ari.

Tak hanya infrastruktur, LIPPSU juga menyoroti rusaknya tata kelola sektor pendidikan di Sumut. Kualitas pendidikan menurun, guru tidak sejahtera, dan anak didik tak mendapatkan fasilitas layak. Ari menyebut, birokrasi yang hanya pandai "mengatur proyek", tapi tak peduli pembangunan manusia, adalah penyakit utama.

LIPPSU mendesak Gubsu, Bobby Nasution, agar tidak tinggal diam. Menurut Ari, mempertahankan Alexander hanya akan memperburuk citra kepemimpinan Bobby di mata masyarakat Sumut.

> "Kalau Bobby serius ingin mewariskan nama baik, maka dia harus berani mencopot pejabat gagal. Alexander harus out! Ini soal keberanian dan komitmen," tegas Ari dengan nada tinggi.

LIPPSU juga mengingatkan bahwa kepercayaan publik terhadap pemerintah dibangun dari hasil nyata, bukan janji dan rencana yang terus tertunda. Mereka bahkan berencana melayangkan laporan resmi ke lembaga pengawas dan antikorupsi agar dana publik yang nyaris Rp 1 triliun itu diaudit total.
Sementara itu Alezander Sinulingga yang dikonfirmasi belum menjawab seputar berbagai proyek yang mangkrak itu.red2

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Semarak Peringatan Hari Kartini ke-147 di Medan, Perempuan Dari Berbagai Latar Tampil Menginsipirasi
Rico Waas Hadiri Paripurna DPRD, Umumkan Pergantian Wakil Ketua dari PKS
Wali Kota Medan Luncurkan Qresto, Inovasi "Split Bill" Pajak Daerah Pertama di Indonesia
Reses Prananda Surya Paloh, Rico Waas Tekankan Komitmen Menghadirkan Pemerintah Yang Responsif dan Pro-Rakyat
Di Women Leader Festival 2026, Airin Rico Waas : Perempuan Adalah Penggerak Perubahan, Bukan Sekadar Pengikut Keadaan
Dari Kentongan ke Edukasi Warga, Pesan Tegas Zakiyuddin Harahap di Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026
komentar
beritaTerbaru