Sulaiman di Ujung Tanduk, Diduga Coba “Menelikung” Bobby Nasution Soal Mega Proyek RS Haji Medan Rp448 Miliar
Sulaiman di Ujung Tanduk, Diduga Coba &ldquoMenelikung&rdquo Bobby Nasution Soal Mega Proyek RS Haji Medan Rp448 Miliar
kota
Baca Juga:
Desakan tersebut disampaikan oleh Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, menyusul penetapan Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara, Topan Obaja Putra Ginting, sebagai salah satu tersangka. Topan disebut-sebut sebagai sosok yang dekat dengan Bobby sejak pencalonan Wali Kota Medan pada 2020.
"Topan ini, sepemahaman saya, orang dekat Bobby sejak zaman kampanye wali kota. Dia diduga bisa langsung jadi Kepala Dinas PUPR karena perannya sebagai tim sukses," ujar Boyamin kepada wartawan, Senin (30/6).
Menurut Boyamin, pemanggilan terhadap Bobby penting dilakukan demi transparansi proses hukum dan menjaga kepercayaan publik terhadap KPK. Ia menilai bahwa dalam berbagai kasus serupa, KPK kerap memeriksa kepala daerah jika anak buah mereka terlibat tindak pidana korupsi.
"Kalau KPK menangkap kepala dinas atau pejabat eselon dua, biasanya kepala daerahnya dipanggil. Kalau enggak kena kepala daerahnya, biasanya mereka enggak puas. Jadi ini penting untuk memperbaiki citra KPK juga," tegasnya.
Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Sumatera Utara pada Kamis (26/6). Dari OTT tersebut, lima orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan jalan.
Kelima tersangka tersebut adalah:
Topan Obaja Putra Ginting (Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumut)
Rasuli Effendi Siregar (Kepala UPTD Gunung Tua, merangkap PPK)
Heliyanto (PPK Satker PJN Wilayah I Sumut)
M. Akhirun Efendi Siregar (Dirut PT DNG)
M. Rayhan Dulasmi Pilang (Direktur PT RN)
KPK menduga terjadi praktik suap dalam proses pengadaan proyek jalan di wilayah Sumatera Utara. Para tersangka saat ini telah ditahan untuk proses penyidikan lebih lanjut selama 20 hari ke depan dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan penyidik.
Diketahui, Topan Ginting dilantik sebagai Kadis PUPR oleh Gubernur Bobby Nasution pada 24 Februari 2025. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kota Medan serta sempat menjadi Pelaksana Tugas Sekda Kota Medan saat Bobby masih menjabat sebagai Wali Kota.red
Sulaiman di Ujung Tanduk, Diduga Coba &ldquoMenelikung&rdquo Bobby Nasution Soal Mega Proyek RS Haji Medan Rp448 Miliar
kota
YOGYAKARTA Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai resepsi pernikahan Ignatius Windu Hastomo (Igo) dengan Lim Xin Rui (Emily) yan
Seleb
MEDAN, SUMUT24.CO Wakil Ketua DPRD Deli Serdang, H. Hamdani Syaputra SE resmi meraih gelar Magister Hukum (MH) dari Fakultas Hukum Universit
Profil
HMTI Minta PLN Benahi Manajemen, Jangan Rakyat yang Dirugikan
kota
Pemadaman Berskala Nasional, KAMAK Ini Bukan Lagi Masalah Sistem, Tapi Sudah Korsleting Moral
kota
Polsek Tanjung Morawa Berhasil Amankan Pelaku Bobol Rumah
kota
Mengurai Sengkarut Posisi Sekda Antara Meritokrasi Birokrasi dan Syahwat Politik Kepala Daerah
kota
Dibalik Temuan BPK, LHKPN Kadis PUPR Tapsel Rp2,28 Miliar Jadi Perbincangan, Diduga Sering Nongkrong Ketimbang Awasi Proyek?
kota
WTP 12 Kali BerturutTurut Dipertaruhkan? Temuan BPK Rp1,3 Miliar di PUPR Tapsel Picu Desakan Copot Kadis
kota
MEDAN Pemadaman listrik massal yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi hingga Aceh membuat publik m
News