Seleksi Pramuka Kabupaten Solok Menuju Jambore Nasional 2026 Dimulai
Seleksi Pramuka Kabupaten Solok Menuju Jambore Nasional 2026 Dimulai
kota
Baca Juga:
Medan– Adanya dugaan praktik kotor di tubuh perusahaan perkebunan negara kembali memanas. Aliansi Mahasiswa Rakyat Bersatu (AMRB) Labuhanbatu Utara menyatakan akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di Markas Polda Sumut dan Kantor PTPN IV Regional I Sumut pada Kamis, 26 Juni 2025 mulai pukul 10.00 WIB.
Aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes keras terhadap dugaan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal oleh manajemen kebun PTPN IV Labuhan Haji. Lembaga mahasiswa ini juga mencium adanya dugaan keterlibatan jaringan mafia BBM dalam distribusi ilegal yang merusak tatanan hukum dan ekonomi negara.
"Kami tidak tinggal diam ketika dugaan pelanggaran hukum seperti ini dibiarkan tumbuh subur di bumi Sumatera Utara. Kami mendesak Kapolda Sumut segera turun tangan menyelidiki secara menyeluruh dugaan penggunaan BBM ilegal di perkebunan Labuhan Haji," tegas MT. Pasaribu, Koordinator Lapangan aksi AMRB Labura.
Dalam siaran persnya, AMRB Labura melayangkan lima tuntutan tegas:
1. Mendesak Kapolda Sumut melakukan penyelidikan dan penyidikan menyeluruh terhadap dugaan penggunaan BBM ilegal oleh manajemen perkebunan Labuhan Haji.
2. Mengusut tuntas jaringan distribusi BBM ilegal jika ditemukan indikasi keterlibatan mafia BBM.
3. Meminta Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumut melakukan inspeksi lapangan terhadap keberadaan excavator yang diduga menggunakan BBM ilegal.
4. Mendesak Disnaker Sumut memeriksa kelengkapan dokumen dan Izin Layak Operasi (ILO) excavator, sesuai standar keselamatan kerja.
5. Menuntut GM PTPN IV Regional I Sumut segera mengevaluasi manajemen Kebun Labuhan Haji secara menyeluruh.
Aksi ini bukan sekadar orasi jalanan, melainkan bentuk tanggung jawab moral mahasiswa dan rakyat terhadap tata kelola negara yang bersih dari korupsi, kolusi, dan penyalahgunaan sumber daya.
"Jika aparat penegak hukum lamban menindak, maka rakyat yang akan bergerak. Jangan sampai institusi negara kalah oleh mafia," pungkas MT. Pasaribu.
Aksi ini direncanakan berlangsung hingga ada tanggapan resmi dari Polda Sumut dan manajemen PTPN IV Regional I. AMRB Labura juga mengancam akan menggelar aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar jika tuntutan mereka diabaikan.
Kabag Humas PTPN IV Regional I Sumatera Utara Edi Lesmana mengatakan, Terkait dugaan pembelian BBM Ilegal ini masih proses pendalaman data dari management terkait. Karena dugaan ini objeknya di kebun jadi masih kami kumpulkan informasi yang valid. red2
Seleksi Pramuka Kabupaten Solok Menuju Jambore Nasional 2026 Dimulai
kota
Rapat Paripurna DPRD Peringatan Hari Jadi ke155 Kota Pematangsiantar, di Gedung Harungguan
kota
Wali Kota bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke30 Tahun 2026
kota
Wali Kota melepas Karnaval dalam memeriahkan Hari Jadi ke155 Kota Pematangsiantar Tahun 2026
kota
Ketua Senat Unimed Prof. Syawal Gultom Wafat
kota
Tanpa Dasar Hukum Kuat Hingga Diduga Pakai Insentif Pegawai Gebyar Pajak Sumut Berisiko Jadi Temuan BPK
kota
Rekor Baru! UKT Taekwondo Sumut Diserbu Ratusan Peserta
kota
Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison ,S.Sos, M.Si Buka Rapat Koordinasi dan Evaluasi sekaligus Sosialisasi BPBL.
kota
Patroli Skala Besar Brimob Polda Sumut Sasar Titik Rawan Belawan, Ciptakan Rasa Aman Masyarakat
kota
JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
kota