Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.
kota
Baca Juga:
Kegiatan yang seharusnya bersifat terbuka untuk masyarakat ini justru berujung kericuhan. Wartawan yang hendak mengkonfirmasi kegiatan kepada pihak pemerintah desa tiba-tiba menjadi korban pengeroyokan oleh dua orang yang diduga merupakan kerabat dari Kepala Desa setempat.
"Saya datang meliput kegiatan, belum sempat bertanya atau memperkenalkan diri, tiba-tiba saya dipukul. Kejadiannya sangat cepat," ujar Fatinaso Buulolo dalam keterangannya, Jumat (20/6/2025).
Diketahui, kedua pelaku yang melakukan kekerasan terhadap wartawan tersebut adalah Sokhiato Halawa — seorang guru di SMK PTGK — dan Manotona Halawa, yang juga merupakan perangkat Desa Amorosa. Keduanya disebut masih memiliki hubungan keluarga dengan Kepala Desa Amorosa.
Warga yang berada di lokasi mempertanyakan mengapa musyawarah koperasi hanya dihadiri oleh pihak keluarga Kepala Desa, tanpa melibatkan masyarakat luas. Salah satu warga sempat memvideokan situasi, namun justru dilarang oleh guru SMK tersebut. Ketegangan pun meningkat, hingga berujung pada pengeroyokan terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik.
Fatinaso mengaku telah membuat laporan resmi ke Polsek Nias Selatan, dan laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh penyidik.
"Ini jelas bentuk pelecehan terhadap kebebasan pers. Sebagai jurnalis, saya dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang menjamin hak wartawan untuk mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan informasi," tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada permintaan maaf ataupun itikad baik dari pihak keluarga Kepala Desa kepada korban. Masyarakat berharap pihak kepolisian dapat mengusut tuntas kasus ini agar menjadi pelajaran bagi siapapun yang mencoba menghalangi tugas jurnalistik di lapangan.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.
kota
Kota Solok Kembali Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.
kota
Kota Solok Daerah Pertama Mengalihkan Pengelolaan Transaksi Keuangan Daerah Berbasis Syariah di Sumbar
kota
Gempur Peredaran Narkoba, Polres Tapsel Ungkap 13 Kasus dalam Dua Pekan, 14 Tersangka Diamankan
kota
Mencekam! Kobaran Api Hanguskan Gudang Barang Bekas di Padangsidimpuan, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
kota
Semangat Kurban DPRD Padangsidimpuan! 4 Hewan Kurban Disembelih, 400 Kupon Daging Dibagikan untuk Warga dan Kaum Duafa
kota
Empat Kali Berturut! Pemkab Madina Kembali Raih WTP, Bupati Saipullah Siapkan Pembenahan ASN
kota
Padangsidimpuan Kembali Raih WTP Keenam Berturutturut, Bukti Tata Kelola Keuangan Makin Solid
kota
Bupati Putra Mahkota Alam Antar Padang Lawas Kembali Raih Opini WTP
kota
Hari Tasyrik Ketiga, Penyintas Banjir Tapanuli Selatan Akhirnya Terima Kurban dari FOZ SumutSumatera Utarasumut24.coSebanyak 500 kepala kel
News