Dengarkan Aspirasi Warga, Bupati Siapkan Sejumlah Program Pembangunan untuk Namorambe
Dengarkan Aspirasi Warga, Bupati Siapkan Sejumlah Program Pembangunan untuk Namorambe
kota
Baca Juga:
- Vonis Bebas Terdakwa Korupsi Lahan PTPN II Diajukan Banding, Dugaan Kebocoran Ratusan Miliar PAD Deliserdang Kian Mengemuka
- Cepat Tanggap! Kurang Sehari, Polsek Pulau Rakyat Tangkap Pelaku Perampasan Tas Guru
- PLN Terapkan Manajemen Beban Terukur, Pemulihan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara Terus Dipercepat
Deliserdang – Kasus pembacokan dan penembakan terhadap Idris Nasution yang terjadi pada Sabtu, 26 April 2025, sekitar pukul 02.30 WIB di Jalan Mesjid Dusun IV, Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, hingga kini belum menemui kejelasan hukum. Dua orang pelaku berinisial Utam dan FZ yang diduga kuat melakukan penganiayaan berat terhadap Idris masih belum ditangkap pihak kepolisian.
Akibat kejadian tersebut, Idris mengalami luka serius. Dua jari tangan kanannya putus akibat sabetan senjata tajam, serta beberapa luka tembak yang menyebabkan kerusakan pada usus, hati, paha, lutut, dan pinggul. Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di RSU Adam Malik, Medan.
Orang tua korban, Hakim Nasution, menyampaikan kekecewaannya terhadap lambannya penanganan kasus ini oleh aparat penegak hukum. Ia menduga para pelaku memiliki dukungan dari pihak tertentu sehingga belum tersentuh hukum.
> "Saya tidak habis pikir, anak saya dibacok dan ditembak seperti binatang, tapi pelakunya masih berkeliaran bebas. Kami sudah habis-habisan secara materi dan emosional," ungkap Hakim saat ditemui di kediamannya di Desa Tanjung Rejo, Sabtu (17/5/2025).
Menurut keterangan keluarga, peristiwa terjadi setelah Idris keluar rumah karena mendengar keributan. Ia lalu mendatangi rumah pelaku FR bersama sepupunya berinisial AMN. Idris sempat berupaya melerai keributan namun justru menjadi sasaran pengeroyokan.
Akibat luka serius yang dialaminya, keluarga harus mengeluarkan biaya ratusan juta untuk pengobatan Idris. Mereka bahkan terpaksa menjual rumah dan tinggal menumpang demi keberlangsungan perawatan.
> "Saya mohon kepada pihak Polsek Medan Tembung agar segera menangkap pelaku. Anak saya cacat seumur hidup dan butuh banyak operasi," tambah Hakim.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan penyelidikan kasus tersebut.Red2
Dengarkan Aspirasi Warga, Bupati Siapkan Sejumlah Program Pembangunan untuk Namorambe
kota
Sampaikan Pesan Provokatif, Ketua FKDM Deli Serdang Dicopot Bupati
kota
Aparat Diminta Usut Kelangkaan BBM di Sumut, Kornas Azmi Hadly Diduga Ada Permainan Oknum Pejabat Pertamina
kota
Ditressiber Polda Sumut Bongkar Modus Pornografi Digital, Pelaku Gunakan AI Manipulasi Foto Korban
kota
Antrean Pengisian BBM Mengular, Polresta Deli Serdang Lakukan Pengamanan dan Pengaturan Jalur Disetiap SPBU
kota
Jatanras Polda Sumut Tangkap 2 Pelaku Penyerangan Anggota Polisi, 9 Orang Masih Buron
kota
Polrestabes Medan Gerebek Lokasi Judi Tembak Ikan di Brayan 2 Mesin & 5 Operator nya Diamankan.
kota
sumut24.co MedanMenjawab kebutuhan masyarakat yang semakin mengandalkan konektivitas digital untuk bekerja, belajar, berkomunikasi, hingga
Ekbis
Ketua JMSI Sumut Anto Genk Ajak Pengurus Hadiri Pelantikan, Rakerda 2026 dan Family Gathering
kota
Sok Gercep, Padahal Loak
kota