Jatanras Polda Sumut Tangkap 2 Pelaku Penyerangan Anggota Polisi, 9 Orang Masih Buron
Jatanras Polda Sumut Tangkap 2 Pelaku Penyerangan Anggota Polisi, 9 Orang Masih Buron
kota
Baca Juga:
- Dinas Kominfo Sumut Pamerkan Alat Telekomunikasi Era Klasik, Jadi Daya Tarik Pengunjung
- Gerebek Sarang Narkoba di Area Perkebunan dengan Pengamanan Sejumlah CCTV, Satres Narkoba Polrestabes Medan Ratakan Seluruh Barak Dengan Cara Dibakar
- Kominfo melaksanakan Penandatanganan Komitmen Bersama Mendukung Dashboard Satu Data untuk Peningkatan Kualitas Layanan Publik
Medan — Masyarakat dan kalangan jurnalis Sumatera Utara tengah mempertanyakan keberadaan dan peran seorang pria bernama Wahyu, yang diduga melakukan intimidasi terhadap tugas-tugas jurnalistik dalam beberapa kegiatan resmi pemerintahan provinsi. Nama Wahyu mencuat setelah sejumlah wartawan mengeluhkan sikap arogannya yang dinilai menghalangi kerja-kerja pers.
Wahyu disebut-sebut sebagai bagian dari tim protokoler Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution, atau setidaknya sebagai tenaga honorer di Biro Administrasi Pimpinan (Adpim). Namun, status dan kewenangan resminya hingga kini belum jelas. Dugaan pun berkembang bahwa Wahyu adalah orang dekat atau "bawaan" salah satu pejabat tinggi di Sumut yang mencoba menggunakan pengaruhnya di lingkungan birokrasi.
"Baru honor saja sudah seperti abang jago. Bagaimana kalau nanti dia jadi pejabat?" kata seorang jurnalis yang enggan disebutkan namanya.
Kekhawatiran masyarakat semakin menguat bahwa jika keberadaan Wahyu dibiarkan tanpa klarifikasi, hal ini bisa merusak citra dan program-program yang tengah dijalankan Gubsu Bobby Nasution, yang selama ini dikenal mengusung keterbukaan dan kolaborasi dengan media.
Pihak-pihak terkait, khususnya dari Biro Adpim dan Kominfo Pemprovsu, didesak segera memberikan penjelasan soal status dan peran Wahyu dalam lingkungan pemerintahan provinsi. Transparansi ini dinilai penting agar tidak ada pihak yang memanfaatkan kedekatan dengan pejabat untuk bertindak semena-mena terhadap jurnalis atau masyarakat.
Sementara itu Plt Kadis Kominfo Pemprovsu Porman Mahulae dikonfirmasi mengatakan, Wahyu itu tidak ada terdaftar di Kantor Diskominfo Pemprovsu, tegas Porman. Saya tidak tahu, siapa dan apa tugasnya, ujarnya.
Menurut Porman, insiden kemarin diyakini hanya mis komunikasi, jelasnya.Red2
Jatanras Polda Sumut Tangkap 2 Pelaku Penyerangan Anggota Polisi, 9 Orang Masih Buron
kota
Bangunan di Jalan Pelita I No.93 Medan Perjuangan Diduga Tak Sesuai PBG
kota
sumut24.co P.SIDIMPUAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara menggelar Apel Bakti Pekerjaan Dalam Keadaan Berteganga
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai menyatakan siap berkolaborasi dengan Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu H
News
sumut24.co TANJUNGBALAI , DPRD Kota Tanjungbalai resmi mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksa
News
Unit Resmob Polrestabes Medan Tembak 2 Pelaku Curanmor
kota
Polsek Medan Area Ungkap Maling 3 Motor di Komplek Mandala Gouju
kota
Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kapolda Sumut Silaturahmi ke Kejati Sumut
kota
Kelangkaan BBM di Sumut Kian Jadi Sorotan, Ketua Koperasi Keluarga Pers Indonesia Minta Pertamina dan Pemprov Bergerak Cepat
kota
Awalnya Tren, Kini Jadi Andalan Mengapa Banyak Orang Beralih ke Barrel Pants Jakartasumut24.co15 Juli 2026 Beberapa musim terakhir, ca
Umum