Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus Narkotika, Amankan pengedarnya beserta 82,62 Gram Sabu, Ekstasi dan Ganja
Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus Narkotika, Amankan pengedarnya beserta 82,62 Gram Sabu, Ekstasi dan Ganja
News
Baca Juga:
- Pascapencabutan SSL-SRL, Bupati Palas Ajak Masyarakat Tempuh Jalur Musyawarah
- Finalisasi Konsinyering Buku Strategi Pemenangan Partai Golkar Menuju Indonesia Emas 2045, Balitbang Golkar Rumuskan Gagasan Strategis
- Stop Bakar Lahan! Rangkul OKP dan Ormas, Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Serukan Perang terhadap Karhutla
Dalam pernyataannya, Miftahuddin menyoroti keberhasilan Ijeck dalam mengangkat performa Partai Golkar di Sumatera Utara pada pemilu legislatif dan pilkada terakhir. Ia menyebutkan bahwa di bawah kepemimpinan Ijeck, capaian partai melampaui ekspektasi.
"Pak Ijeck itu masih sangat pantas memimpin. Beliau berhasil memenangkan Pileg dan Pilkada di Sumut, bahkan melampaui target yang ditetapkan," ujar Miftahuddin.
Lebih lanjut, ia menjelaskan secara konkret pencapaian-pencapaian yang telah diraih Golkar di bawah komando Ijeck. Dari perolehan kursi DPR RI yang melonjak dari 4 menjadi 8 kursi, hingga peningkatan posisi strategis kader di legislatif, semuanya menjadi bukti nyata dari kepemimpinan yang solid dan terarah.
"Dulu hanya 4 kursi, sekarang jadi 8 di DPR RI. Di tingkat provinsi, yang semula hanya Wakil Ketua DPRD, kini menjadi Ketua. Bahkan di kabupaten/kota juga bertambah signifikan. Ini bukan kebetulan, tapi hasil kerja nyata Pak Ijeck. Sudah sepantasnya beliau kembali memimpin," tegasnya.
Miftahuddin juga mengingatkan agar DPP Partai Golkar tidak salah langkah dalam menentukan arah kepemimpinan di Sumut. Menurutnya, menyingkirkan Ijeck dari struktur adalah langkah keliru dan bisa menjadi kemunduran bagi partai.
"Kalau Golkar Pusat berpaling dari Pak Ijeck, itu jelas kesalahan besar. Beliau sudah banyak berjasa, dan seharusnya kita sebagai kader menghargai dan mendukungnya sepenuh hati," tambahnya.
Ia pun menilai bahwa karakter Ijeck sebagai pemimpin sangatlah dibutuhkan: rendah hati, perhatian terhadap kader, komitmen tinggi, dan selalu siap mengorbankan tenaga dan pikiran demi kemajuan partai.
"Ijeck itu bukan cuma pemimpin, tapi juga pembina kader. Beliau selalu turun langsung, tahu kondisi di lapangan, dan rela habis-habisan demi Partai Golkar. Ini yang membuat kader di bawah tetap solid," ungkap Miftahuddin.
Menutup pernyataannya, Miftahuddin mengajak seluruh kader Golkar khususnya di Padang Lawas untuk bersatu memberikan dukungan kepada Ijeck. Baginya, keberhasilan yang sudah diraih merupakan alasan kuat untuk tetap mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada sosok yang telah terbukti membawa perubahan.
"Kader Golkar di Palas wajib mendukung Pak Ijeck. Kita lihat sendiri hasilnya, dan kita tidak bisa tutup mata. Ini saatnya bersatu untuk masa depan Golkar Sumut yang lebih cerah," tandasnya.zal
Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus Narkotika, Amankan pengedarnya beserta 82,62 Gram Sabu, Ekstasi dan Ganja
News
Memulihkan kepercayaan Tempat yang layak bagi Taiwan di dunia bebas
News
PB PENDAWA INDONESIA BANGUN SINERGI DENGAN IMIGRASI KELAS II TPI BELAWAN
News
Rapat Paripurna Penetapan Perda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 di Hadiri Bupati Solok
News
Pengukuhan Ketua KAN Sulit Air Dihadiri Bupati Solok
News
Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026
News
Eks Panglima GAM Pimpin PSI Aceh
News
Ridwan Dukung GEGT MKI Sumut, Dorong Sinergi Sosialisasi Listrik Desa
News
Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid19, di Mana Tanggung Jawab Negara?
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima audiensi Panitia Wisuda Sarjana Institut Agama Islam Daar Al
News