GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Baca Juga:
- Peringatan Harganas Ke-33, Wakil Wali Kota Tanjungbalai: Ketangguhan Keluarga Kunci Hadapi Disrupsi Global
- PLN Percepat Persiapan Operasi PLTA Peusangan Unit 1, Tambah 45 MW Listrik Hijau Untuk Aceh
- Dharma Wanita Persatuan Asahan Gelar Rapat Koordinasi Perkuat Silaturahmi, Dorong Pemberdayaan Ekonomi Anggota
Medan – Dalam upaya mendorong kebangkitan ekonomi pelaku UMKM dan koperasi pasca Lebaran, Koperasi Keluarga Pers Indonesia menggelar Coffee Morning bertema "Solusi Pembiayaan Pengusaha UMKM dan Koperasi Pasca Lebaran: Peluang dan Tantangan", Jumat (11/4), di Hotel Sultan, Medan.
Acara ini menghadirkan narasumber dari berbagai sektor strategis, yaitu Ahmad Abdullah (Kepala Bidang Ritel PT Bank Sumut), Laode Karsid (Kepala Perwakilan LPDB Kementerian Koperasi dan UKM untuk Sumatera), serta pengamat ekonomi Sumut Benjamin Gunawan. Forum ini juga dihadiri pelaku usaha, koperasi, akademisi, dan perwakilan media.
Ketua Koperasi Keluarga Pers Indonesia, Devis Karmoy, mengatakan kegiatan ini bertujuan menjadi wadah diskusi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk memperkuat UMKM dan koperasi di tengah tantangan ekonomi global.
"Kita ingin pelaku usaha mendapatkan akses pembiayaan yang mudah, terjangkau, dan sesuai kebutuhan. Kolaborasi adalah kunci," ujar Devis.
Dalam paparannya, Ahmad Abdullah menegaskan bahwa Bank Sumut memiliki berbagai skema pembiayaan, termasuk KUR dan program pelatihan kewirausahaan yang bisa diakses oleh mahasiswa, pelaku usaha pemula, maupun korban PHK. Bank Sumut juga menyiapkan pinjaman produktif hingga Rp1,1 triliun sepanjang 2025.
Sementara itu, Laode Karsid menyampaikan bahwa LPDB hadir untuk membiayai koperasi yang serius, produktif, dan terstruktur. Dana bergulir yang disediakan bisa dimanfaatkan untuk kegiatan usaha riil maupun simpan pinjam, dengan bunga rendah dan proses tanpa biaya.
Pengamat ekonomi Benjamin Gunawan menyoroti pentingnya kesiapan UMKM menghadapi tekanan global seperti pelemahan rupiah, naiknya harga bahan pokok impor, dan menurunnya daya beli masyarakat. Ia mendorong pemerintah dan pelaku usaha agar memperkuat strategi mitigasi jangka menengah.
Koperasi Keluarga Pers Indonesia berharap kegiatan ini menjadi awal dari kolaborasi nyata antara koperasi, dunia perbankan, dan pemerintah dalam mempercepat pemulihan ekonomi berbasis rakyat. (*)
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota