UNPRI dan KemenP2MI Bangun Ekosistem Pekerja Migran Profesional dan Terlindungi
sumut24.co JAKARTA, Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Medan menjalin kerja sama strategis dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran I
kota
Baca Juga:
Setibanya di pasar Simalingkar sekitar pukul 09:00 Wib, Rico Waas didampingi segenap Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Medan diantaranya Plt Kadis SDABMBK Gibson Panjaitan ,Kadis Ketahanan Pangan, Gelora KP Ginting, Plt Kabag Prokopim, M. Agha Novrian dan Plt Dirut PUD Pasar Imam Abdul Hadi, langsung melihat kondisi pasar Simalingkar termasuk saluran drainase.
Kondisi pasar yang saat itu becek dikarenakan semalam baru turun hujan pun dilihat dan dirasakan oleh Wali Kota Medan Rico Waas ketika berjalan ke dalam pasar. Sembari berjalan Rico Waas juga menyapa para pedagang dan pembeli yang ada di pasar tersebut. Selain itu Rico Waas juga menyampaikan kepada pedagang permasalahan banjir di pasar Simalingkar akan ditangani segera.
Usai berkeliling meninjau pasar Simalingkar termasuk saluran drainasenya, Wali Kota Medan Rico Waas mengungkapkan kehadiran dirinya di pasar Simalingkar ini atas laporan masyarakat yang menyampaikan pasar tradisional Simalingkar ini butuh perhatian khusus apalagi jika hujan turun.
"Kalau hujan turun berdasarkan pernyataan Pedagang terjadi genangan di dalam pasar sehingga mengganggu aktifitas mereka. Setelah kami melihat kondisi pasar cukup banyak genangan dan juga berlumpur, bahkan jika hujan lebat debit air bisa tinggi dan hampir masuk ke dalam kios mereka", kata Rico Waas.
Menurut Rico Waas, setelah di tinjau, dirinya bersama jajaran melakukan tindakan sebagai solusi tercepat untuk mengatasi permasalahan di pasar Simalingkar. Normalisasi saluran drainase akan dilakukan Pemko Medan sebagai solusi tercepat.
"Hal tercepat yang bisa dilakukan adalah normalisasi drainase. Karena saat peninjauan tadi di dalam drainase terdapat sendimentasi sehingga mengurangi volume drainase. Akibat adanya sendimen drainase hanya bersisa sekitar 40 sentimeter", jelas Rico Waas
Ditambahkan Rico Waas, normalisasi yang dilakukan nantinya saluran drainase akan diperdalam sekitar 1 meter agar dapat menampung debit air dengan jumlah yang tinggi.
"Jika dimungkinkan drainase akan diperdalam mencapai 1 meter, bahkan bisa lebih dalam agar nantinya drainase mampu mengalirkan debit air jika hujan turun", ucap Rico Waas sembari menyampaikan besok akan langsung dilakukan normalisasi drainase oleh Dinas SDABMBK.
Dijelaskan Rico Waas, pasar Simalingkar juga direncanakan akan melanjutkan revitalisasi untuk tahap keduanya. Tentunya perencanaan ini harus diselaraskan dengan penanganan permasalahan banjir di dalam pasar.
"Saya telah meminta PUD Pasar dengan Dinas SDABMBK untuk duduk bersama membahas strategi yang paling efektif untuk mengatasi permasalahan di pasar Simalingkar agar perencanaannya selaras sehingga tidak terjadi tumpang tindih", sebut Rico Waas.
Rico Waas juga meminta Kepala Pasar untuk segera mengatasi permasalahan sampah yang ada di dalam pasar Simalingkar. Karena adanya sampah yang dibiarkan juga akan menjadi penyumbatan saluran drainase.
"Saya minta kepala pasar memperhatikan sampah yang ada di pasar. Karena sampah-sampah ini nantinya juga mengakibatkan penyumbatan di saluran drainase. Jadi mari kita membiasakan diri untuk melakukan pembersihan sampah di pasar ", pungkas Rico Waas.
Sementara itu Plt Dirut PUD Pasar Imam Abdul Hadi menjelaskan kondisi pasar Simalingkar yang kerap terjadi genangan air atau banjir jika hujan turun ini sudah cukup lama. Oleh karenanya dirinya mengucapkan terima kasih kepada bapak Wali Kota Medan atas perhatiannya terhadap kondisi di pasar Simalingkar.
Dijelaskan Imam, pasar Simalingkar ini juga akan segera dilakukan revitalisasi tahap kedua. Sesuai arahan bapak Wali Kota Medan perencanaan revitalisasi pasar akan diselaraskan dengan penanganan permasalahan genangan di pasar. Revitalisasi akan dilakukan setelah lebaran, saat ini kami telah lakukan pendataan dan rencana merelokasi pedagang.
"Kondisi pasar seperti ini sudah cukup lama, sebab struktur tanah di pasar rendah dibandingkan dengan tanah sekitarnya atau cekungan. Oleh karena itu pentingnya revitalisasi pasar dilakukan agar posisi tanah kita tinggikan agar air mengalir ke daerah yang lebih rendah sehingga pedagang dan pengunjung lebih nyaman", jelasnya. (Rel)
sumut24.co JAKARTA, Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Medan menjalin kerja sama strategis dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran I
kota
sumut24.co ASAHAN, Kabupaten Asahan kembali mencatatkan prestasi di mata lembaga pengawas pelayanan publik. Berdasarkan penilaian Ombudsman
News
sumut24.co JakartaBakti Olahraga Djarum Foundation kembali menggelar Audisi Umum PB Djarum 2026 sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dala
kota
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, secara resmi memimpin upacara pengambilan sumpah dan pelantikan Jabatan Pimpinan Ti
News
Lapas Pematang Siantar Gelar Ikrar Bersama Target Lingkungan Aman dan Bebas dari Hal Larang
kota
sumut24.co ASAHAN , Temuan kelebihan pembayaran dalam pengadaan sejumlah barang kebutuhan desa yang mencapai ratusan juta rupiah akhirnya m
News
27 Kepala Sekolah Baru Dilantik, Bupati Putra Mahkota Alam Kepala Sekolah Jangan Hanya Duduk di Jabatan, Harus Bawa Perubahan
kota
BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkab Paluta Perkuat Perlindungan Aparatur Desa, Santunan Ratusan Juta Diserahkan ke Ahli Waris
kota
SMKSU Kembali Gelar Aksi di Kejati Sumut, Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi Lahan Tol Medan&ndashBinjai
kota
Ketua TP PKK dan ASN melaksanan bakti sosial, dengan memberikan bantuan ke Panti Sosial Tuna Rungu, Wicara
kota