P. Sidimpuan |sumut24.co -
Baca Juga:
Warga
Kasmiah, Kelurahan
Silandit, Kecamatan
Padangsidimpuan Selatan, masih merasakan dampak banjir yang menerjang kawasan mereka pada subuh 14 Maret 2025. Namun, kekecewaan semakin memuncak karena hingga saat ini, tidak ada perhatian ataupun bantuan dari pihak pemerintah, termasuk dari
Lurah Silandit maupun Pemerintah Kota
Padangsidimpuan.
Menurut pantauan awak media, sebanyak 21 rumah warga terdampak akibat banjir yang datang secara tiba-tiba. Sayangnya, tidak ada satu pun pejabat terkait yang turun langsung untuk meninjau kondisi warga ataupun memberikan bantuan. Hal ini menimbulkan kemarahan dan kekecewaan dari masyarakat yang merasa ditinggalkan oleh pemimpinnya sendiri.
Faisal Saragih, salah satu warga yang terdampak, mengungkapkan rasa kecewanya terhadap sikap pemerintah setempat, terkhusus Lurah Silandit yang menurutnya sama sekali tidak menunjukkan rasa kepedulian terhadap kondisi warga di Kasmiah.
"Kami ini warga di bawah naungan Kelurahan Silandit, tapi saat musibah terjadi, jangankan datang melihat, menanyakan kondisi kami saja tidak," ujar Faisal dengan nada kecewa.
Senada dengan Faisal, Salman Faris, yang rumahnya juga terendam banjir, menambahkan bahwa banjir kali ini sangat ganas dan mengakibatkan air masuk yang mana kali ini cukup parah dengan membawa lumpur yang begitu tebal dan batuan pada rumah-rumah warga hingga beberapa dinding perkarangan halaman dan dalam rumah retak.
"Air datang tiba-tiba pada pukul 01.00 WIB dini hari, dalam hitungan menit sudah mencapai paha orang dewasa. Kami hanya bisa menyelamatkan beberapa barang yang sempat diangkat," tutur Salman.
Hal yang sama dialami oleh Bang Rangkuti, seorang pedagang warung kopi di kawasan tersebut. Warung miliknya yang juga merupakan tempat tinggalnya turut terendam banjir, mengakibatkan kerugian besar bagi dirinya.
"Warung ini adalah sumber mata pencaharian saya. Kalau sudah begini, bagaimana saya bisa mencari nafkah? Seharusnya pemerintah hadir untuk membantu kami," keluh Bang Rangkuti.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari Lurah Silandit maupun Pemerintah Kota Padangsidimpuan terkait musibah ini. Warga berharap ada perhatian lebih dari pihak berwenang agar mereka tidak merasa diabaikan dalam situasi sulit seperti ini.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News