YKLI, Poldasu dan Pusat Iptek Lebah Madu An Nahl Sikat Peredaran Madu palsu

28

Medan I SUMUT24

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumatra Utara meminta Polisi Daerah Sumatera Utara (Poldasu) dan Badan POM bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Iptek Perlebahan Sumatera Utara, memberantas peredaran madu palsu atau madu tidak layak konsumsi yang banyak beredar dipasaran.

“Peredaran madu palsu atau madu tidak layak konsumsi sudah sangat meresahkan harus segera dihentikan, diberantas hingga tuntas,” kata Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumut, Abubakar Siddik, di Medan, Selasa (5/11).

Menurut dia, banyak pengaduan dari konsumen terkait madu palsu atau madu tidak layak konsumsi. Tidak cuma di kota Medan tapi juga diberbagai daerah lain di provinsi Sumatera Utara.

“Tidak bisa dibiarkan. Harus segera dihentikan agar tidak banyak yang korban,” tegasnya seraya mengingatkan agar masyarakat tetap pada prinsip teliti dahulu sebelum membeli.

Ia menyebutkan penjual atau produsen madu palsu atau madu tidak layak konsumsi harus diperiksa untuk memastikan asal bahan madu yang dibuatnya.

“Patut diduga juga penjual mencampur bahan dengan bahan berbahaya. Hal ini merupakan tugas penyidik kepolisian untuk mengungkapnya,” tegasnya.

Terpisah, Direktur Iptek Perlebahan Sumatera Utara, Drs M Achir Lubis menyatakan pihaknya siap membantu Polri dan Badan POM dalam memberantas peredaran madu palsu atau madu tidak layak konsumsi.

“Soal madu memang kita ahlinya. Jika diminta kita siap membantu Polri dan Badan POM memberantas peredaran madu palsu atau madu tidak layak konsumsi,” sebutnya.

Dibagian lain, Drs M Achir Lubis mengatakan pihaknya mencari orang yang akan dididik me njadi pengusaha madu layak konsumsi dan sekaligus mampu mengobati berbagai penyakit.

“Pengusaha madu otomatis mampu mengobati. Nah, yang berminat silahkan datang ke Sekolah Bina Bersaudara jalan Tritura Medan atau depan underpas Titikuning. Gratis tanpa dipungut biaya apapun,” sebutnya. (wan)

Loading...