Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Perkuat Transformasi Berbasis AI dan Pertumbuhan Inklusif
sumut24.co JakartaPT Indosat Tbk secara resmi menetapkan perpanjangan masa jabatan Vikram Sinha sebagai Presiden Direktur dan CEO, yang te
Ekbis
Baca Juga:
Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas Widyaswendra menyebut jumlah peti kemas ekspor maupun impor sama-sama mengalami pertumbuhan. Sepanjang semester 1 jumlah peti kemas impor sebanyak 998 ribu TEUs dan peti kemas ekspor tercatat sebanyak 1,01 juta TEUs.
"Arus peti kemas dalam negeri juga mengalami pertumbuhan namun tidak sebesar pertumbuhan internasional. Hingga semester 1 tahun 2025 peti kemas domestik tercatat sebanyak 4,2 juta TEUs atau tumbuh sekitar 4,86 persen dari tahun lalu yang sebesar 4 juta TEUs," jelas Widyaswendra, Selasa (15/07).
Widyaswendra mengungkapkan pertumbuhan peti kemas internasional di luar prediksi perusahaan mengingat dinamika global saat ini yang penuh ketidakpastian. Selain peti kemas bermuatan, reposisi peti kemas kosong (empty) ke sejumlah negara juga mempengaruhi peningkatan arus tersebut. Beberapa terminal yang melayani peti kemas internasional mencatatkan pertumbuhan yang cukup signifikan.
TPK Semarang misalnya mengalami pertumbuhan 17,7 persen dari 353 ribu TEUs pada semester 1 tahun 2024 menjadi 415 ribu TEUs pada semester 1 tahun 2025. Selanjutnya ada IPC TPK yang mencatatkan pertumbuhan 43,26 persen dari 307 ribu TEUs menjadi 440 ribu TEUs.
"Secara keseluruhan arus peti kemas (internasional dan domestik-red) di lingkungan PT Pelindo Terminal Petikemas sebanyak 6,3 juta TEUs, tumbuh 7,61 persen jika dibandingkan semester 1 tahun lalu," lanjut Widyaswendra.
Picu Rute Pelayaran Baru
Pertumbuhan arus peti kemas ini sejalan dengan aktivitas sektor pelayaran internasional yang kembali menggeliat, terutama di jalur-jalur strategis seperti Indonesia–China.
Meski pertumbuhan arus peti kemas tidak merata di semua rute perdagangan, namun secara umum menunjukkan peningkatan yang konsisten. Salah satunya dirasakan oleh Ocean Express Network (ONE), perusahaan pelayaran asal Jepang yang melayani beberapa pelabuhan expor impor di Indonesia.
"Pada paruh pertama tahun ini (2025), pertumbuhan kami berkisar antara 3 hingga 5 persen," ujar Presiden Direktur ONE Indonesia, Keishin Watanabe. Ia yakin untuk sejumlah rute tertentu, angka pertumbuhannya bahkan lebih tinggi. Salah satunya adalah jalur pelayaran antara Indonesia dan China yang menurutnya mencatat lonjakan signifikan.
"Saya menduga pertumbuhan tertinggi terjadi pada rute Indonesia–China. Ini tidak lepas dari peningkatan arus perdagangan antara kedua negara, terutama pasca munculnya kebijakan tarif dari Presiden AS Donald Trump. Hal itu mendorong banyak perusahaan mengalihkan rantai pasok mereka ke kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia," kata Watanabe.
Optimisme serupa juga dirasakan oleh Pacific International Lines (PIL), perusahaan pelayaran asal Singapura. Dengan meningkatnya arus perdaganagan, khususnya antara Indonesia dan China, PIL membuka direct service yakni North China Indonesia (NCI). Rute baru ini menghubungkan pelabuhan-pelabuhan utama di China dengan Indonesia, dengan pelayaran perdana yang berlangsung pada awal bulan ini.
Layanan NCI melibatkan dua terminal besar di Indonesia, yakni TPK Koja di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, dan Terminal Petikemas Surabaya (TPS) di Tanjung Perak (Surabaya). Dengan layanan ini, arus logistik antarnegara diharapkan dapat berlangsung lebih efisien tanpa harus melewati pelabuhan transit di negara ketiga.
"Volume perdagangan antara Indonesia dan China saat ini sangat bagus. Itu menjadi alasan utama kami kembali membuka layanan langsung ini," kata Presiden Direktur PIL Indonesia Sujeeva Salwatura.
Menurut Sujeeva, dalam lima tahun terakhir PIL sempat menghentikan pelayanannya ke Indonesia. Namun, situasi pasar yang kini membaik menjadi momentum yang tepat untuk kembali masuk. "Kami melihat ada pertumbuhan yang sangat bagus, baik dari sisi ekspor maupun impor," Sujeeva.
Perdagangan Intra Asia Semakin Dominan
Sejalan dengan pelabuhan dan pelayaran, sektor logistik juga mencatat pertumbuhan yang cukup menggembirakan sepanjang paruh pertama 2025. Kinerja sejumlah perusahaan logistik dan forwarder domestik memperlihatkan tren positif, mencerminkan geliat perdagangan internasional dan meningkatnya kebutuhan distribusi dalam negeri.
Salah satu indikatornya terlihat dari kinerja Gateway Container Line (GCL), perusahaan nasional yang dikenal sebagai pemain terbesar dalam layanan konsolidator Less than Container Load (LCL) di Indonesia.
Direktur Utama Gateway Container Line, Hesty Rosmawati, mengatakan perusahaannya mengalami pertumbuhan yang stabil di berbagai lini layanan, baik untuk ekspor maupun impor. "Pertumbuhan tertinggi masih berasal dari China, baik untuk layanan LCL maupun FCL (Full Container Load) impor," ujar Hesty.
Layanan LCL impor, misalnya, jelas Hesty, tumbuh 8,94 persen, dengan kontribusi volume terbesar berasal dari China. Sementara layanan FCL impor meningkat 5,65 persen, juga ditopang oleh pasar China.
Sementara untuk LCL ekspor tercatat tumbuh 9,2 persen, dengan tujuan terbesar ke Jebel Ali, Uni Emirat Arab, meski pertumbuhan tertinggi justru tercatat pada rute ke Vietnam. FCL ekspor mengalami lonjakan signifikan sebesar 23,4 persen, terutama ke kawasan ASEAN dan Jebel Ali.
Tak hanya perusahaan, secara makro sektor logistik juga menunjukkan kinerja yang menjanjikan. Data dari Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) serta Supply Chain Indonesia (SCI) mencatat bahwa sektor transportasi dan pergudangan, yang menjadi tulang punggung logistic, menyumbang 6,08 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada semester pertama tahun ini.
Pertumbuhan sektor ini tercatat sebesar 9,01 persen (year-on-year), menjadikannya salah satu sektor dengan laju pertumbuhan tercepat. Supply Chain Indonesia (SCI) memperkirakan sepanjang tahun 2025 sektor ini akan tumbuh 8,56 persen dengan nilai kontribusi sekitar Rp1.517 triliun atau setara 6,49 persen dari total PDB.
CEO SCI, Setijadi, menjelaskan bahwa pertumbuhan logistik tahun ini turut didorong oleh pergerakan sektor pertanian, khususnya tanaman pangan, serta industri pengolahan, terutama makanan dan minuman. "Sektor perdagangan juga memberikan kontribusi signifikan terhadap lonjakan aktivitas logistik," ujar Setijadi.r
sumut24.co JakartaPT Indosat Tbk secara resmi menetapkan perpanjangan masa jabatan Vikram Sinha sebagai Presiden Direktur dan CEO, yang te
Ekbis
Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko PascaPemilu 2026
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Sosial dan BPBD Pakpak Bharat mulai menyalurkan bantuan bagi kor
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota Tanjungbalai terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui sektor pertanian, perikanan dan pe
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai terus melakukan pembenahan terhadap infrastruktur dan sarana prasarana kota.
News
sumut24.co Deliserdang, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Rizky Mochamad, meresmikan Program Sri
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten A
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Prima Indonesia (UNPRI) kembali menghadirkan warna baru dalam penyambutan mahasiswa baru melalui Pengenalan K
kota
sumut24.co ASAHAN, Kasus penerbitan ratusan Surat Keterangan Tanah (SKT) yang diduga berada di kawasan Hutan Produksi yang Dapat Dikonversi
News
Malam Renungan Suci Hari Kesaktian Pancasila 2026, MPW PP Sumut Kembali Kobarkan Semangat Kebangsaan di Tugu Ampera
News