Wali Kota Tebingtinggi : Sampah Dapat Dimanfaatkan Jadi Uang

TEBINGTINGGI | SUMUT24

Tim Jumat Keliling (Jumling) Pemko Tebingtinggi dipimpin Wali Kota Ir H Umar Junaidi Hasibuan melakukan dialog interaktif dengan ratusan warga Kel Bandarsono,Kec Padang Hulu,Jumat (20/5) di halaman rumah warga Lingk IV Kel Bandarsono.

Tampak hadir Wakil Wali Kota H Oki Doni Siregar, para SKPD, Camat Padang Hulu Abdul Halim Purba S STP, para lurah se Kecamatan Padang Hulu,Tokoh Masyarakat,Pemuka Agama dan ratusan warga setempat.

Dalam dialog inteaktif itu, Wali Kota Tebingtinggi H Umar Junaidi Hasibuan mengimbau masyarakat agar tidak sembarangan membuang sampah, karena sampah merupakan bahan yang bisa dijadikan uang, bisa dijadikan penambah perekonomian keluarga dengan cara mendaur ulang sampah menjadi kompos lalu dijual, hingga bernilai ekonomi.

Dikatakan Wali Kota, jika tahun lalu Kota Tebingtinggi meraih Piala Adipura dengan kategori Kota Terbersih dan tahun 2016 Piala Adipura bisa diraih kembali dengan cara memupuk kembali kesadaran warga kota melalui sadar akan kebersihan lingkungan hingga lingkungan warga tidak ada masalah lagi soal sampah.

Diakuinya, ada dua kelurahan yakni Kampung Lalang serta Pinang Mancung yang akan dijadikan Kampung Organik, di mana lahan di kelurahan tersebut tidak ada lagi ditemukan lahan ‘tidur’ tetapi seluruh lahan telah dimamfaatkan baik bidang pertanian maupun bidang peternakan maupun perikanan.

“Lahan sawah di Kota Tebingtinggi seluas 400 hektar kini telah memproduksi padi dalam setahun 7,5 ton sehingga lumbung padi di Tebingtinggi tidak lagi diragukan,” kata Umar Junaidi.Kunjngan tim Jumling Pemko Tebingtinggi di Kel Bandarsono ditandai dengan pemberian bibit pohon dan akte kelahiran serta bantuan peralatan olahraga.(tav)