Wabup Labura Minta Perangi Narkoba

150
Foto : Wakil Bupati Labura, Drs H Dwi Prantara MM berfoto bersama usai Sosialisasi Inpres Nomor 06 Tahun 2018 yang dilaksanakan di Aula Ahmad Dewi Syukur Aek Kanopan, Senin (16/9/2019).|Ist

AEK KANOPAN | SUMUT24.co

Darurat Narkoba yang melanda Indonesia sekarang ini menimbulkan banyak dampak bahkan bisa menyebabkan ‘Kehilangan’ satu generasi, Karena generasi yang telah terpapar narkoba tidak akan mampu berbuat bagi kemajuan.

“Kita bisa kehilangan segalanya kalau bahaya narkoba tidak bisa diatasi, Bahkan bisa menyebabkan ‘Kehilangan’ satu generasi atau lost generation,” Kata Wakil Bupati Labura, Drs H Dwi Prantara MM pada Sosialisasi Inpres Nomor 06 Tahun 2018 yang dilaksanakan di Aula Ahmad Dewi Syukur Aek Kanopan, Senin (16/9/2019).

Menurut pria yang memiliki gelar Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) dari Keraton Surakarta itu, Narkoba bukan hanya mengancam diri pemakainya saja, Narkoba juga dapat membahayakan orang lain, katanya.

Karena itulah, Wabup menyebutkan perlu action bersama untuk memberantas narkoba,” Jika ada Desa bersih narkoba, mengapa tidak ada Kabupaten bebas narkoba,” kata pria yang juga Ketua DPD Partai NasDem Labura itu.

Tambahnya, bukan hal yang mustahil, Jika semua elemen bersatu untuk mencegah dan memberantas narkoba, maka hal itu bisa terjadi. “Kita harus punya mimpi dan target,” sebutnya dalam acara yang dihadiri Kepala BNN Sumut Brigjen Pol Drs. Atrial, SH itu.

Menurutnya, Pemkab Labura berkeinginan bisa menjadi Kabupaten yang bersih dan bebas dari narkoba. Untuk itu, ia mengajak seluruh elemen yang ada di tanah Basimpul Kuat Babontuk Elok itu dapat bersama-sama memberantas narkoba.

Pada kesempatan itu, Wabup dan Kepala BNN Sumut saling tukar cinderamata, Sementara sebagai Narasumber dalam acara yang juga dihadiri Kepala BNNK Labura AKBP. Khairullah, SH. MH dan Kaban Kesbangpol H, Endar Sakti Hasibuan, SAg. MM itu berasal dari BNN Sumut.

Sebelumnya, Kepala BNNP Sumut Brigjen Drs. Atrial, SH mengatakan dalam sambutannya “Provinsi Sumatera Utara menduduki peringkat kedua prevalensi narkoba di Indonesia, Angka itu naik dari peringkat sebelumnya saat Sumut berada di posisi tiga peredaran narkoba di Negeri ini.(Indra)

Loading...