Korban Kebakaran di Padangsidimpuan Dapat Bantuan, Wali Kota Letnan Dalimunthe Tegaskan Pemerintah Harus Hadir
Korban Kebakaran di Padangsidimpuan Dapat Bantuan, Wali Kota Letnan Dalimunthe Tegaskan Pemerintah Harus Hadir
News
Medan | Sumut24 Sekretaris Eksekutif Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) Sumut, Edy Irwansyah mengatakan, harga karet hingga akhir tahun diprediksi masih di kisaran 1,7 dolar AS.
Baca Juga:
- Korban Kebakaran di Padangsidimpuan Dapat Bantuan, Wali Kota Letnan Dalimunthe Tegaskan Pemerintah Harus Hadir
- Bupati Putra Mahkota Buka Rancangan Perubahan APBD Palas 2026, Ini Besaran Anggarannya
- Residivis Spesialis Curanmor Tersungkur "Dipelor" Polsek Medan Kota, Ini Jejak Kejahatannya Penadah Masih Dikejar
“Meski harga karet masih melemah atau rata-rata 1,63 dolar AS per kg di tahun 2016 ini, harga komoditas itu jauh lebih tinggi dari harga rata-rata sepanjang tahun 2015 yang masih 1,47 dolar AS per kg,” kata Edy Irwansyah, Senin (28/11). Belum naiknya harga karet secara signifikan dipastikan membuat devisa dari karet tahun ini tetap lebih rendah. Harga ekspor karet SIR 20 di pasar internasional masih terus berfluktuasi akibat kembali menurunnya harga minyak mentah dan melemahnya nilai tukar mata uang Yen terhadap dolar AS. “Harga masih di kisaran 1,7 dolar AS per kilogram.Padahal harusnya di tengah produksi yang masih melemah dan permintaan banyak menjelang akhir tahun, harga bisa lebih tinggi,” ujarnya.
Penurunan produksi karet akibat turunnya produksi di tiga negara penghasil komoditas tersebut menyusul terjadinya musim hujan. Adapun pengaruh melemahnya nilai Yen terhadap dolar AS ke penurunan harga karet itu adalah karena Jepang termasuk pembeli karet terbesar dunia. “Melihat masih terus berfluktuasinya harga karet serta melemahnya kembali Yen atas dolar AS dan harga minyak mentah yang juga turun, harga karet hingga akhir tahun diprediksi tidak mengalam kenaikan signiikan dari yang seharusnya terjadi,” katanya.
Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut Ateng Hartono, mengakui, devisa Sumut dari kelompok karet dan barang dari karet hingga triwulan III 2016 sudah turun 18,85 persen dibandingkan periode sama tahun 2015. Kalau di tahun 2015, nilai ekspor karet dan barang dari karet Sumut masih bisa 893,423 juta dolar AS, maka di triwulan III 2016 tinggal 725,012 juta dolar AS.(W04)
Korban Kebakaran di Padangsidimpuan Dapat Bantuan, Wali Kota Letnan Dalimunthe Tegaskan Pemerintah Harus Hadir
News
Bupati Putra Mahkota Buka Rancangan Perubahan APBD Palas 2026, Ini Besaran Anggarannya
News
Residivis Spesialis Curanmor Tersungkur "Dipelor" Polsek Medan Kota, Ini Jejak KejahatannyaPenadah Masih Dikejar
News
Medan sumut24.co Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, meringkus seorang pemuda di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten .Deli Serdang, kare
Hukum
Pemkab Madina Dorong CMS dan KKPD, Pengelolaan Keuangan Daerah Ditargetkan Makin Transparan
News
Medan Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB), Assoc. Prof. Dr. H. Muhammad Isa Indrawan, S.E., M.M., memberikan apresiasi kep
Umum
Rapat Penguatan Disiplin ASN, Sekda Palas Tekankan Kinerja dan Percepatan Anggaran 2026
News
Banjir Ganggu Digital ASN, BKN dan Pemko Padangsidimpuan Siapkan Langkah Pemulihan
News
400 KK Bergantung pada Tambang Emas Siraisan, Polisi Dorong Legalitas dan Ancam Sikat Pembeking
News
4 Partai Panas! Ini Daftar Finalis Kejuaraan Tenis Meja Pelajar PadangsidimpuanTapsel 2026
Sport