Jumat, 06 November 2026

Pemprov Sumut dan Pusat Luncurkan Gerakan Pesantren Bebas TB untuk Wujudkan SDM Berkualitas

Administrator - Rabu, 04 November 2026 16:22 WIB
Pemprov Sumut dan Pusat Luncurkan Gerakan Pesantren Bebas TB untuk Wujudkan SDM Berkualitas
Wakil Gubernur Sumut Surya. Foto.ist
sumut24.co - Deliserdang

Baca Juga:

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Pemerintah Pusat resmi meluncurkan Gerakan Nasional Pesantren Bebas Tuberkulosis (TB) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Nasional 2026 yang dipusatkan di Pondok Pesantren Mawaridussalam, Kabupaten Deliserdang, Rabu (4/11/2026). Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh tiga wakil menteri Kabinet Merah Putih, yakni Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii, Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus, serta Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, yang disaksikan secara daring oleh pesantren di seluruh Indonesia.

Wakil Gubernur Sumut Surya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pusat dan menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. Ia memaparkan bahwa Sumut saat ini masih menghadapi tantangan besar dengan estimasi 74.304 kasus TB pada 2026, sehingga lingkungan pesantren digandeng sebagai mitra strategis untuk edukasi, deteksi dini, penghapusan stigma, serta pembiasaan pola hidup sehat.

Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus mengungkapkan bahwa Indonesia menempati urutan kedua dengan kasus TB terbanyak di dunia setelah India, yang mendorong instruksi khusus dari Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat penanganan intensif serta mengoptimalkan program Cek Kesehatan Gratis bagi jutaan warga. Pemerintah juga berkomitmen melakukan pemerataan fasilitas kesehatan nasional melalui alokasi anggaran Rp120 triliun untuk merehabilitasi ratusan rumah sakit daerah dan ribuan puskesmas mulai tahun depan.

Sementara itu, Wamenag Romo Muhammad Syafii menekankan bahwa kolaborasi lintas kementerian ini merupakan wujud nyata penerapan Maqashid Syariah dalam menjaga jiwa dan keturunan, mengingat potensi besar 11 juta santri dan 1,7 juta kiai sebagai pilar penting bangsa sekaligus Duta Kesehatan. Pimpinan Pondok Pesantren Mawaridussalam Busron Sudarmanto turut menyampaikan rasa syukur atas terpilihnya pesantren mereka, yang diharapkan dapat memberikan kondisi fisik prima bagi para santri dalam menimba ilmu. Rel

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pemprov Sumut Percepat Registrasi Perlinsos Digital, 1,1 Juta KK Telah Terdaftar
Pemprov Sumut Gandeng USU Rumuskan Solusi Pembangunan di Tengah Penurunan Anggaran 2027
Pemprov Sumut Tangani 200 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, Jalur Hukum dan Restorative Justice Ditempuh
Disaksikan Bobby Nasution dan 22 Ribu Suporter, PSMS Tahan Imbang Persija 1-1
Bobby Nasution Percepat Pembangunan Kawasan Pertanian Langkat, Irigasi 7,5 Km Dibangun 2027
Wagub Surya Buka Musda VI Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah Sumut
komentar
beritaTerbaru