Minggu, 05 Juli 2026

Korban Hanyut di Sungai Tembung Ditemukan Nelayan di Laut Lepas, Begini Kondisinya

Administrator - Selasa, 08 Desember 2020 01:04 WIB
Korban Hanyut di Sungai Tembung Ditemukan Nelayan di Laut Lepas, Begini Kondisinya

DELI SERDANG I SUMUT24.co

Baca Juga:

M. Iqbal Syahputra siswa kelas VI SDN 104205 Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang. Yang hanyut tenggelam dibawa arus air sungai Tembung ditemukan kan oleh Nelayan tradisionil Pantai Labu yang sedang melaut di laut lepas.

M. Iqbal Syahputra pada hari naas tersebut tepat nya Sabtu(5/12/20) bersama empat orang teman nya, mandi mandi disungai Tembung sekitar pukul 11.30.00wib.

Walau pun saat itu sungai Tembung saat itu sedang banjir besar korban bersama empat teman nya tetap saja tidak takut dengan arus sungai yang sangat deras dan debit air sungai sangat tinggi. Tetap saja mereka mandi.

Tanpa diketahui oleh teman korban yang saat itu mandi bersama. Korban tidak terlihat lagi disekitar lokasi pemandian tersebut. Dengan merasa cemas mereka melapor kan pada masyarakat bahwa teman mereka tidak kelihatan dan hanyut terbawa arus.

Dibantu Tim SAR BNPB Provinsi Sumatera Utara Pencarian dilakukan. Mulai dari lokasi tempat tenggelam nya korban serta melakukan penyisiran arus sungai sampai ke muara sungai di Desa Percut selama tiga hari berturut turut tapi sampai pagi Senin(7/12/20) belum membuat kan hasil.

Tepat nya Senin siang (7/12/20) saat dilaku kan pencarian korban oleh Tim SAR bersama Relawan GPS(Gerakan Pencinta Sungai) serta relawan TKP ( Tempat Kita Peduli). Dari lokasi tenggelam nya korban serta melaku kan penyisiran di sepanjang alur sungai sampai kebagan Percut dimuara sungai tersebut.

Tiba tiba Tim SAR beserta Relawan yang memantau dari daratan mendapat kan Impormasi bahwa pukul 14.00 wib ditemukan kan nya seorang mayat diduga laki laki oleh nelayan tradisionil Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang yang sedang melaut di laut lepas.

Dan nelayan tersebut memberi tanda dilokasi penemuan tersebut dengan cara menabur kan pelampung yang digunakan kan nelayan sehari hari nya untuk keperluan melaut mencari ikan.

Bermodal kan Impormasi tersebut Tim SAR beserta Relawan yang tetap setia mendampingi dalam pencarian korban segera mencari nelayan Pantai Labu yang menemu kan mayat ditengah laut tersebut.

Sekitar pukul 16.00.wib nelayan yang dicari Tim DARI tersebut baru ditemukan dengan bantuan warga disana ungkap Relawan GPS M. Lutfi dan Relawan dari TKP Hidayat pada wartawan dirumah duka senin malam(7/13/20).

Saaat ditemukan kan nelayan Pantai Labu yang menemu kan mayat korban tersebut pada pukul 16.00.wib tersebut.

Tim SAR yang melakukan pencarian mayat korban dari hari pertama sampai senin sore tidak dapat melakukan kan Evakuasi ke laut lepas untuk sekaligus memastikan kan mayat yang ditemukan nelayan Pantai Labu tersebut apakah benar mayat M. Iqbal Syahputra korban hanyut dari sungai tembung.

Evakuasi mayat tidak dapat dilakukan oleh Tim SAR akibat tinggi nya ombak laut saat itu dan kurang nya peralatan untuk mengharungi laut lepas tambah mereka lagi.

Dengan tidak putus sampai disitu, Tim SAR melaku kan Koordinasi dengan Polairud sekaligus meminta bantuan untuk dapat melakukan kan evakuasi ketitik lokasi ditemu kan mayat tersebut.

Haripun mulai malam Tim SAR dan para Relawan yang tergabung dalam pencarian korban dibantu oleh personil Polairud baru dapat menuju lokasi untuk melakukan evakuasi mayat korban.

Dengan di ikut serta kan pihak keluarga dalam rangka evakuasi benar mayat tersebut adalah Korban hanyut dari sungai Tembung yang mereka cari yang bernama M. Iqbal Syahputra.

Dan malam itu juga mayat korban dibawa kerumah duka di Dusun XII Desa Bandar Khalipah Kecamatan Percut Sei Tuan untuk dilakukan Pardu Kifayah nya pada malam itu juga.

Sesampai nya dirumah duka dengan disambut isak tangis dari Keluarga dan jiran tetangga.

Mayat korban langsung dimandi kan dan di kawani serta di sholat kan dan malam itu juga dilakukan penguburan nya di perkuburan muslim Desa Bandar Khalipah.

Supario SH Kepala Desa Bandar Khalipah Kecamatan Percut Sei Tuan pada Wartawan.

Meminta kepada para orang tua yang anak anak nya mandi mandi ke sungai tersebut setelah insiden ini untuk tidak memberi kan izin. Dan pihak Pemerintah Desa akan memberi kan sangsi pada orang tua yang nanti nya mandi disekitar sungai tempat korban tenggelam, dan sangsi yang akan diberikan pada orang tua masing masing anak nanti nya sangsi tegas.

Dan Pemerintah Desa Bandar Khalipah juga mengucap kan turut berduka cita kepada keluarga atas musibah ini semoga dapat tabah menghadapi nya.

Dan kepada Tim SAR BNPB Provinsi Sumatera Utara beserta para Relawan yang telah melakukan kan Pencarian korban selama tiga hari penuh sampai didapat kan nya mayat korban hanyut tersebut diperairan laut lepas juga kepada nelayan yang menemu kan mayat tersebut mengucap kan Terima kasih yang setinggi tinggi nya semoga Allah yang akan membalas semua nya. Ir

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat
Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat
Bupati Asahan Hadiri Pembukaan PRSU ke-50 : Harmoni Emas 5 Dekade, Buka Peluang Baru Kesejahteraan Asahan
Perkuat Sinergi dan Budaya Keselamatan, Direksi Inalum Tinjau Operasional Smelter Kuala Tanjung
Rokok Polosan Tanpa Cukai Kian Marak di Medan
Musa Rajekshah Ajak Kader HMI Jaga Idealisme dan Persatuan Bangsa dalam LK II Nasional HMI Korkom UNJ
komentar
beritaTerbaru