Baca Juga:
P.SIDIMPUAN I.SUMUT24.co
Puluhan massa dari Satuan Pelajar dan Mahasiswa Angkatan Pembaharuan Indonesia (Sapma AMPI) menggelar aksi di Kantor Walikota Padangsidimpuan, Selasa (1/12/2020) siang. Mereka meminta kepada Walikota agar berpihak kepada UMKM lokal, dan menolak keberadaan gerai supermarket Alfamidi dan Indomaret yang semakin banyak menjamur di Kota Padangsidimpuan.
Ketua Sapma AMPI Kota Padangsidimpuan Zulkifli Sormin menyampaikan, mereka Menolak keberadaan Indomaret dan Alfamidi yang berlokasi di Jalan Lintas Sibolga, Sadabuan dan Jalan Imam Bonjol, Padangmatinggi yang telah membunuh UMKM yang ada di Kota Padangsidimpuan.
Kemudian, mereka juga meminta kepada Walikota Padangsidimpuan untuk
lebih memperhatikan keberadaan UMKM lokal.
“Kami meminta kepada Walikota Padangsidimpuan untuk tidak memberikan izin terhadap toko modern yang tidak memberdayakan UMKM lokal. Dan agar dapat melindungi UMKM
dengan membuat kebijakan-kebijakan yang berpihak pada peningkatan ekonomi masyarakat kecil,” ujar Zulkifli membacakan tuntutan mereka.
Zulkifli juga meminta agar Walikota melakukan pembinaan dan menjaga keberlanjutan UMKM lokal.
“Kami mendukung Walikota untuk terus memotivasi UMKM lokal dan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat lokal,” kata Zulkifli.
Menanggapi tuntutan massa, Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution menyampaikan, sepanjang para pengusaha investor mematuhi segala peraturan dan undang-undang yang ada, dia tidak berhak menolak keberadaan toko modern.
” Dan selama saya menjabat sebagai Walikota, saya tidak pernah memberikan ijin. Dan toko modern yang tidak memiliki ijin di Kota Padangsidimpuan agar toko tersebut agar ditutup,” ujar Irsan.
Irsan juga mengatakan, agar pihaknya diberi waktu untuk melakukan langkah – langkah guna melakukan penertiban, sesuai komitmen agar berpihak pelaku UMKM lokal.
Kepala Satpol PP Kota Padangsidimpuan Ali Ibrahim Dalimunthe mengatakan, pihaknya akan melakukan penertiban terhadap toko-toko modern yang tidak memiliki izin.
” Paling lambat 2 minggu ke depan kami siap untuk menertiban terhadap toko modern yg tidak memiliki ijin.” Ujar Ali Ibrahim.(red)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News