Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Pimpin Sertijab Kasat Samapta, AKP Yusup Resmi Gantikan AKP Irwan
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Pimpin Sertijab Kasat Samapta, AKP Yusup Resmi Gantikan AKP Irwan
kota
KOTAPINANG | SUMUT24
Baca Juga:
Istana Kotapinang yang memiliki nilai sejarah kini tinggal sebuah bangunan yang tak berbentuk dan hancur. Seharusnya,pemerintah menjaga dan merawat bangunan peninggalan sejarah ini.
H Sonaji Nasution (80), seorang tokoh masyarakat Kotapinang di kediamannya menjelaskan, sebelum zaman kemerdekaan ia kerap diajak orangtuanya masuk ke Istana yang berbentuk panggung tersebut.
“Ketika peralihan kekuasaan dari Jepang ke pemerintah revolusi Indonesia, Istana Kotapinang diserahkan kepada kantor museum peninggalan bersejarah,” kenangnya.
Istana yang telah ditinggalkan Raja Mustapa Kamal karena raja di Tanglao pemerintahan revolusi Indonesia yang dituduh berpihak kepada penjajah Belanda.
“Dulu raja menaikkan bendera Belanda di atas istana,sehingga rakyatnya marah dan menuduh raja membantu Belanda,dan saat peralihan raja dan keturunnya ditangkap,” terangnya mengingat peristiwa itu meskipun usianya baru sepuluh tahun pada waktu itu.
Sonaji yang saat ini tinggal di kampung Durian bisa mungkin merupakan orang yang tertua di Kotapinang. Namun ingatan pria uzur itu masih baik hanya kondisi badannya yang sudah lemah.
Sonaji yang beberapa tahun lalu diangkat menjadi ketua lembaga budaya Kotapinang berharap agar para generasi sekarang jangan melupakan sejarah.
Karena Presiden Soekarno selalu mengingatkan kepada kita jangan sekali kali melupakan sejarah. Karena ini menjadikan ingatan yang harus kita tanamkan.
“Jadi betapa ruginya kita, sebuah bangunan sejarah Istana Kota Pinang kini terlupakan dan sudah tidak berbentuk lagi,” katanya dengan nada sedih.
Di lain sisi, kakek tua itu ketika ditanya apakah ada bantuan pemerintah kepada dirinya karena ada program di Dinas Kesehatan Labusel untuk Lansia. Orang tua itu pun menjelaskan, tidak pernah mendapat bantuan.”Segala bentuk bantuan tidak pernah saya rasakan,” sebutnya.
Harapan Sonaji agar pemerintah mau terpanggil membenahi peniggalan sejarah yang ada di Kotapinang ini. Sonaji juga memperhatikan para Lansia karena juga bagian dari rakyat yang harus diperhatikan.
Sementara itu, Baginda Hasibuan, tetangga Sonaji mengatakan, pemerintah Labusel juga harus tanggap terhadap peninggalan bersejarah dan prasarana lain. Karena masih banyak di wilayah pusat kota yang belum tersentuh pembangunan.
Seperti daerah kampung Durian ini banyak orangtua penduduk asli Kota Pinang yang tinggal di sini. Kondisi jalan setapak yang dipergunakan mereka sudah rusak parah.
“Jalan yang kami lalui ini dibangun masa pak Milwan, sudah rusak dan perlu diperbaikan agar para orang tua bisa enak berjalan,” harapnya. (zai)
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Pimpin Sertijab Kasat Samapta, AKP Yusup Resmi Gantikan AKP Irwan
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky Cek Dapur SPPG, Pastikan Makanan Aman dan Higienis
kota
El Adrian Shah Buka Peluang Reshuffle Pengurus DPD Hanura Sumut
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai tidak melarang para pedagang berjualan di kawasan AlunAlun Sultan Abdul Jali
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) melakukan relokasi sementara Chapel USU sebagai bagian dari penataan dan renovasi fasili
kota
Dibekali Pembekalan Digital, 39 Duta Pramuka Padang Lawas Resmi Dilepas Menuju Jamnas XII Cibubur
kota
Adu Jeli dan Kekuatan, Ratusan ASN Pemkab Madina Semarakkan Lomba Tradisional HUT ke81 RI
kota
Bukan Cuma Kenyang, Pemko Padangsidimpuan Soroti Asupan Gizi Korban Bencana Lewat Bantuan Telur dan Kacang Hijau
kota
Hemat Biaya Tanam dan Panen, Petani Tapsel Terima Bantuan Traktor dan Mesin Perontok Padi
kota
Geger Penemuan Jasad Wanita di Bukit Simarsayang Padangsidimpuan, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan
kota