Senin, 06 April 2026

MENJAGA KESEIMBANGAN PSIKOLOGIS ANAK DIMASA PANDEMIC COVID19

Administrator - Senin, 10 Agustus 2020 09:13 WIB
MENJAGA KESEIMBANGAN PSIKOLOGIS ANAK DIMASA PANDEMIC COVID19

Oleh : SRI WULANDARI Prodi bimbingan penyuluhan islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negri Sumatra Utara KKN DR KELOMPOK 77

Baca Juga:

Kebijakan social distancing sebagai langkah preventif penyebaran virus corona, memiliki dampak perubahan perilaku pada lini terkecil lapisan masyarakat, yaitu keluarga.

Dimasa pandemic covid19 saat ini, aktivitas yang biasa kita lakukan diluar rumah harus terpaksa dilakukan didalam rumah. Akibatnya rumah yang biasanya digunakan sebah tempat istirahat dan waktu buat bersosialisasi dengan seluruh jeluarga, saat ini rumah harus rela menjadi kantor dan sekolah darurat bagi penghuninya.

Idealnya peran keluarga ini sangat penting dan mampu memberikan dukungan baik secara fisik atau psikologis baik dukungan orang tua pada anak atas perubahan proses belajar-mengajar.

Pandemik Covid19 ialah sebuah penyakit/ Virus yang membahayakan dunia saat ini. WHO menyatakan bahwa Virus Covid19 menjadi pandemic global, karena sampai saat ini belum ditemukan adanya obat untuk menyembuhkan penyakit tersebut.

Berasal dari kota Wuhan yang lebih tepatnya di Tiongkok, jenis virus ini baru menyebar ke seluruh dunia yang menyebabkan timbulkan penyakit virus corona.

Apa itu pandemic? Pandemic merupakan sebuah wabah yang menyebar keseluruh dunia, epidemic ini juga digunakan untuk mengetahui jumlah kasus penyakit secara tiba-tiba pada suatu populasi area tertentu.

Istilah pandemik tidak digunakan untuk menunjukkan tingginya tingkat suatu penyakit. Perlu diketahui juga, bahwa dalam kasus pandemic Covid19 ini menjadi yang pertama dan disebabkan oleh virus corona yang telah ada sejak akhir tahun lalu.

Dampak virus covid19 di Indonesia. 1. Beberapa barang menjadi mahal dan langka untuk ditemukan

2. Jadwal berangkah jamaan umruh dibatalkan

3. Kunjungan para wisatawan mancanegara di Indonesia menurun 4. Impor dan ekspor barang menjadi terlambat. Demi mecegah penyebaran virus covid19 ini, sebaiknya selalu menjaga kebersihan, kesehatan dan jangan lupa untuk selalu menggunakan masker jika melakukan aktivitas diluar ruangan atau rumah.

Bagaimana cara menjaga keseimbangan psikologis anak? Dalam menjaga keseimbangan psikologis anak dan tetap mengikuti peraturan jarak sosial seperti

bagian yang efektif dalam penyaluran coronavirus, mempunyai akibat peralihan tingkah laku terhadap rakyat, yaitu keluarga.

Langkah yang bisa diambil itu dari segi kognitif, segi emosional dan segi fisik: dilihat dari segi kognitif buat kesepakatan atau susunan jadwal belajar anak dari rumah. Selajutnya dapat dilihat dari segi emosionalnya dengan mengajak anak berkomunikasi terkait keluhan yang dialami disekolah. Dan yang terakhir bisa dilihat dari segi fisik, dengan melibatkan anak pada pekerjaan rumah tangga sesuai dengan kemampuannya supaya dapat melatih kemandiriannya. Perbanyak aktivitas bersama keluarga.

Hal ini juga dapat memicu stress kerja baik secara kognitif, emosional maupun fisik selama menjalankan tuntutan pekerjaannya dari rumah yang sejaligus berdampak pada perilaku yang ditampilkan dalam kehidupan/ peran orang tua dalam keluarga yang dijalani saat ini.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
KRI Bima Suci Tiba di Belawan, Rico Waas Siap Kenalkan Potensi Medan ke Mata Dunia
Aktivitas Gunung Sorikmarapi Meningkat, Ini Himbauan Bupati Madina Saipullah Nasution Saat Turun Langsung Pantau Pos Pengamatan
Menguatkan nilai kemanusiaan, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Berikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu
Ketua RANZ Medan Bantah Pemko Lamban Tangani Sampah, Ibrahim : Program PSEL Sudah Berjalan
Mallorca Paksa Real Madrid Menelan Kekalahan di Markas Sendiri
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Hadiri Halal bi Halal Keluarga Besar Yayasan Gerakan Sumatera Utara Bergiat dan IKA MSP FISIP USU
komentar
beritaTerbaru