OTT di Binjai, Pernah Ada Beri Kode "Ongkos di Muka" Saat Pelantikan Pengurus Partai
OTT di Binjai, Pejabat Tinggi Sumut Pernah Beri Kode "Ongkos di Muka" Saat Pelantikan Pengurus Partai
Hukum
Baca Juga:
Oleh : AFNI HOLIJA SIREGAR Prodi Bimbingan penyuluhan Islam Fakultas Dakwah dan komunikasi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara KKN DR KELOMPOK 35
COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis coronavirus yang baru ditemukan di Wuhan Cina , pada Desember 2019, kemudian deberi nama Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS- COV2), dan menyebabkan penyakit Coronavirus Disease 2019 ( COVID-19). Penyakit ini sekarang menjadi sebuah pandemi yang terjadi di banyak negara seluruh dunia.
Coronavirus adalah suatu kelompok virus yang dapat menyebabkan penyakit kepada hewan atau manusia . Beberapa jenis corona virus diketahui dapat mengakibatkan infeksi pada saluran pernapasan pada manusia mulai dari batuk, pilek hinggah yang lebih serius seperti Minddle East Respirstory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).
Dengan munculnya Covid- 19 di indonesia menyebabkan timbulnya rasa kepanikan dan kecemasan masyarakat yang begitu berlebihan yang membuat menurunnya kesehatan tubuh yang akan berdampak mudahnya penyebaran covid-19. Karena jika perasaan stress ,cemas ,khawatir ,depresi, hinggah kesepian dibiarkan saja , efektifitas kekebalan tubuh akan melemah. Tubuh
pun pada akhirnya akan mudah merasakan sakit dan akan lebih mudah terinfeksi karena sistem kekebalan tubuh melemah , dan virus dapat menular ke orang-orang disekitar kita .Oleh karena itu mengendalikan kecemasan juga penting .
Berikut ini ada beberapa tips agar masyarakat tidak panik dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19.
Pertama , jangan menangkal perasaan cemas .Dengan menyadari kecemasan dapat membantu diri kita siap lebih baik.
Kedua , membatasi koneksi dengan media sosial. Sebaiknya kita jangan terlalu bergantung pada sumber informasi tentang covid-19 yang ada di media sosial, karena akan lebih mudah menimbulkan rasa cemas. Dan kita juga harus bisa membedakan mana berita yang benar dan mana yang hoax.
Ketiga, Tetap aktif bergerak. Dengan berolaraga dengan melakukan olaraga yoga dapat melawan beberapa gejala rasa cemas seperti berkeringat, mual, tegang,atau pikiran yang terus menerus mengganggu.
Keempat , makan makanan yang seimbang dan tidur tepat waktu. Makan makanan sehat dan bergizi dan menjaga pola tidur akan dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk mengatasi stress .
Kelima , Tetap berhubungan dengan keluarga dan teman. Walaupun melakukan isolasi dirumah kita jangan merasa sedih . Karena akan menyebabkan meningkatnya kecemasan . Meskipun dengan jarak jauh kita masih bisa menghubungi kerabat ataupun teman yang jauh dengan menggunakan media sosial , dengan ini kita akan bisa mengatasi rasa sedih kita. Dan semoga semua bisa normal kembali agar bisa bereaktivitas seperti semula lagi.
OTT di Binjai, Pejabat Tinggi Sumut Pernah Beri Kode "Ongkos di Muka" Saat Pelantikan Pengurus Partai
Hukum
Kado Istimewa di Hari Bhayangkara ke80,Kapolda Sumut Whisnu Hermawan Terima Langsung Nugraha Sakanti dari Presiden Prabowo
News
Begini Kronologis OTT KPK Libatkan Pejabat dan Mantan Pejabat
News
Cegah Banjir Sejak Dini, Dandim 0212/Tapsel Bersama Sekda Padangsidimpuan Tanam Pohon Serentak
kota
HUT Bhayangkara ke80, Wabup Atika Hadiri Doa Lintas Agama di Polres Madina, Kapolres Tegaskan Komitmen Polri Humanis
kota
13 Personel Polres Padangsidimpuan Terima Penghargaan Hari Bhayangkara ke80, Aksi Heroik Tambal Jalan Berlubang Jadi Sorotan
kota
Pejabat dan Mantan Pejabat Dikabarkan Terjaring OTT KPK, Jubir Budi Prasetyo Masih Bungkam
News
Mantan Anggota DPRD Sumut Dikabarkan Ikut Terjaring OTT KPK Bersama Pejabat Tinggi Langkat
kota
Pejabat Tinggi Langkat Dikabarkan Terkena OTT KPK, Sekda Amril Belum Beri Tanggapan
kota
sumut24.co ASAHAN, Kondisi pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di fasilitas kesehatan Kabupaten Asahan memicu kekhawatiran
News