Senin, 06 April 2026

Syawal Gultom : Jadikan Sekolah Sebagai Rumah dan Rumah Sebagai Sekolah

Administrator - Jumat, 07 Agustus 2020 12:40 WIB
Syawal Gultom : Jadikan Sekolah Sebagai Rumah dan Rumah Sebagai Sekolah

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Prof Syawal Gultom pada forum penyusunan Panduan Optimalisasi Peran Orangtua dalam Mendampingi Anak Belajar dari Rumah menyatakan bahwa sejak tahun 80-an dengan dinyatakannya pendidikan terbagi atas pendidikan formal, informal, dan non-formal telah menegaskan bahwa keluarga juga merupakan lembaga pendidikan yang dideklarasikan secara resmi oleh pemerintah.

Namun dalam perjalanannya peran keluarga sebagai lembaga pendidikan pertama dan utama ini belum pernah secara maksimalkan dilakoni. Oleh karena itu masa pandemi Covid yang mengharuskan sekolah melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) merupakan momentum yang sangat tepat untuk menegaskan kembali peran keluarga/rumah sebagai sekolah bagi anak- anak mereka. Sekaligus menggugah dan mendorong para orang tua untuk berperan aktif dalam pelaksanaan PJJ, kata Syawal Gultom di kampus Unimed, Jumat (7/8).

Dikatakannya, tanpa sinergi antara rumah dan sekolah, atau guru dan orang tua, PJJ tidak akan berjalan secara optimal. Bahkan sulit mencapai keberhasilan dari proses pembelajaran online yang dilakukan.

Memang kita harus akui, untuk tingkat SD yang dominan arah pembelajarannya pada tataran pembentukan karakter. Namun dengan kondisi pandemi yang menuntut kita harus melaksanakan PJJ , jika proses pembelajaran yang dilakukan didukung oleh semua unsur yang melingkupi PJJ ini, seperti guru, orang tua dan siswa dapat bersinergi secara maksimal. Pastinya akan menghasilkan capaian pembelajaran yang sesuai harapan bersama.

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Sidang A Biro Rektor Universitas Negeri Medan ini merupakan inisiatif Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Adlan SPd MM dan Kepala Dinas Pendidikan Batubara Ilyas Sitorus SE MPd untuk meminta advokasi Unimed atas draf yang telah disusun baik dalam pelaksanaan PJJ maupun optimalisasi peran orangtua dalam mendampingi anak belajar dari rumah.

Setelah mendengarkan paparan para Kepala Dinas dan tim, Prof Syawal Gultom menegaskan bahwa langkah-langkah yang perlu dilakukan selanjutnya adalah: melegalitas formalkan peran pendampingan orangtua dalam program BDR, menyusun panduan bagi siswa, orangtua, dan guru tentang materi-materi ajar dari kurikulum yang telah diadaptasi, dan melakukan monitoring dan evaluasi untuk melakukan perbaikan/penyempurnaan yang terus menerus.

Selanjutnya Syawal Gultom kembali menegaskan, kondisi Covid ini tidak tahu kapan akan berakhirnya, maka kita akan terus bekerja untuk menjadikan rumah sebagai sekolah dan sekolah sebagai rumah, rumah sebagai pusat belajar, rumah sebagai pusat peradaban, rumah sebagai wahana bersemainya lahirkan kreativitas dan inovasi, agar anak didik merasa nyaman dalam proses belajarnya. (C04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
KRI Bima Suci Tiba di Belawan, Rico Waas Siap Kenalkan Potensi Medan ke Mata Dunia
Aktivitas Gunung Sorikmarapi Meningkat, Ini Himbauan Bupati Madina Saipullah Nasution Saat Turun Langsung Pantau Pos Pengamatan
Menguatkan nilai kemanusiaan, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Berikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu
Ketua RANZ Medan Bantah Pemko Lamban Tangani Sampah, Ibrahim : Program PSEL Sudah Berjalan
Mallorca Paksa Real Madrid Menelan Kekalahan di Markas Sendiri
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Hadiri Halal bi Halal Keluarga Besar Yayasan Gerakan Sumatera Utara Bergiat dan IKA MSP FISIP USU
komentar
beritaTerbaru