Kamis, 02 Juli 2026

Posko Covid-19 Banda Panduang Kota Solok kembali melakukan pengambilan 71 swab

Administrator - Rabu, 17 Juni 2020 13:19 WIB
Posko Covid-19 Banda Panduang Kota Solok kembali melakukan pengambilan 71 swab

 

Baca Juga:

Solok | Sumut24

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Solok Provinsi Sumatra Barat merilis Rabu ( 17/6 /2020 ) pukul : 05.32 WIB

Posko Covid-19 Banda Panduang Kota Solok kembali melakukan pengambilan 71 swab yang terdiri Anggota TNI, ASN, Satgas dan PPT.

Selain itu, terdapat penambahan PPT baru sebanyak 4 orang. Dengan demikian total akumulasi PPT sampai hari ini adalah 1.841 orang, yang telah selesai pemantauan sebanyak 1.804 orang, dan yang sedang dalam Pemantauan sebanyak 37 orang.

Sedangkan Total Akumulasi ODP di Kota Solok adalah 142 orang, yang telah selesai pemantauan sebanyak 140 orang, dan ODP yang sedang dalam pemantauan sebanyak 2 orang.

Untuk Jumlah akumulasi PDP sebanyak 7 Orang, dan dinyatakan Negatif Covid 19 setelah dilakukan test PCR Swab.

Sekretaris Daerah Selaku Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Solok Drs. H. Syaiful A., M.Si menyampaikan mari kita sama berdoa, semoga di hari-hari kedepan tidak ada penambahan. Semoga kita semua dapat menjalani adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif aman Covid-19.

” Mari kita semua untuk tetap disiplin menerapkan Protokol kesehatan dalam pelaksanaan aktivitas sehari-hari, pakai masker bila memang harus keluar rumah, jaga jarak minimal 1 meter, selalu cuci tangan pakai sabun, jaga imunitas. (Yose)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tobat Ekologis dari Kampus: Membaca Darurat Sampah Indonesia
Hadiri Syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Bupati Simalungun: Kolaborasi yang Solid Akan Memperkuat Stabilitas Daerah
Wali Kota menghadiri dan mengikuti Upacara Peringatan HUT ke-43 Kota Medan
Irjen Pol. Mahmud Nazly Harahap Jabat Kakorsabhara Baharkam Polri, Zakiyuddin Harahap: Selamat Bertugas
Balitbang Golkar Gelar Diskusi dan Bedah Buku Revolusi Iran Karya Dr. Nasir Tamara
Dituding Sewenang-wenang, Eksepsi Nenek Marlina Ungkap Dakwaan Jaksa Diduga Hasil "Potong Kompas"
komentar
beritaTerbaru