Kamis, 02 Juli 2026

PT LNK PKS Stabat Makan Korban Karyawan

Administrator - Rabu, 17 Juni 2020 12:57 WIB
PT LNK PKS Stabat Makan Korban Karyawan

 

Baca Juga:

LANGKAT | SUMUT24

PT Langkat Nusantara Kepong (LNK) anak Perusahaan PT Perkebunan Nusantara.II Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki Pabrik kelapa sawit (PKS) yang berlokasi Desa Gohor Lama Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat kembali telah memakan korban karyawan yang bekerja di stasiun rebusan, Jumat malam (12/6/2020) sekira pukul 19.30 WIB, “meledak pintu rebusan yang merebus tandan buah segar (TBS) hinga jatuh koban bernama Muksin (44) karyawan tetap PT.Langkat Nusantara Kepong tersiran air stim yang panasnya berukuran hingga ratusan derjat”.

Sehingga korban sekujur tubuhnya melepuh tersiram air stim bercampur berondolan,dan korban dibawa malam itu juga ke rumah sakit Royal Prima Medan untuk dirawat lukanya.Namun akhirnya pada hari Selasa (16/6/2020) sekira pukul 23.00 WIB tengah malam korban karyawan bernama Muksin meninggal dunia di rumah sakit tersebut.Dan beberapa bulan yang lalu juga di stasiun rebusan yang sama karyawan mengalami kecelakaan kerja, namun hanya luka ringan.

Informasi yang diperoleh SUMUT24 dilingkungan pabrik kelapa sawit PT LNK Stabat korban menurut keterangan bekerja baru 4 hari di stasiun rebusan tersebut yang sebelumnya bekerja distasiun klarifikasi (Penyulingan minyak sawit.Karena rotasi kerja yang diambil pimpinan, walau sebenarnya para karyawan yang bekerja sebagai karyawan proses TBS tidak berkenan dirotasi dari stasiun ke stasiun tempatnya bekerja.

Satu hal kesannya alat perebus TBS pintu tutup atas diduga kurang maksimal, sehinga menimbulkan kecelakaan . Apakah kelengkapan keselamatan kerja (K3) baik dari pihak Perusahaan atau mentenen dan karyawan kurang sosialisasi sehingga tidak produktif.

Pihak PT LNK General Manejer Rayon Stabat Ir.Mantoko ketika dikonfirmasi SUMUT24,Rabu (17/6/2020) melalui telpon gegamnya, hanya menjawab masih dirumah duka bersama tim Direksi.Kembali dihubungi berulangkali tidak menjawab.Tetapi belakangan ketika dihubungi melalui pesan sikat SMS “ dari awal sampai akhir tadi sampai pemakaman sdh diurus direksi pak.jawab Mantoko melalui SMS nya.(wit)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tobat Ekologis dari Kampus: Membaca Darurat Sampah Indonesia
Hadiri Syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Bupati Simalungun: Kolaborasi yang Solid Akan Memperkuat Stabilitas Daerah
Wali Kota menghadiri dan mengikuti Upacara Peringatan HUT ke-43 Kota Medan
Irjen Pol. Mahmud Nazly Harahap Jabat Kakorsabhara Baharkam Polri, Zakiyuddin Harahap: Selamat Bertugas
Balitbang Golkar Gelar Diskusi dan Bedah Buku Revolusi Iran Karya Dr. Nasir Tamara
Dituding Sewenang-wenang, Eksepsi Nenek Marlina Ungkap Dakwaan Jaksa Diduga Hasil "Potong Kompas"
komentar
beritaTerbaru