Kamis, 02 Juli 2026

Mencari Potensi Bawang Merah, Ketua Karang Taruna Sumut Kunker ke Desa Sampali

Administrator - Senin, 15 Juni 2020 04:05 WIB
Mencari Potensi Bawang Merah, Ketua Karang Taruna Sumut Kunker ke Desa Sampali

DELISERDANG I SUMUT24.co Ketua Karang Taruna Sumut Dedi Dermawan Milaya beserta pengurus melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Desa Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan, Sabtu (13/6). Dalam kunjungan tersebut pengurus karang taruna sumut disambut oleh Kades Sampali Rusalan dan stafnya. Ketua Karang Taruna Sumut Dedi Dermawan Milaya didampingi pengurus mengatakan, kunjungan kerja ke Desa Sampali dalam rangka melihat hasil Pertanian jagung di desa Sempali Kec Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang. kunjungan Ini didampingin Kepala Desa Sampali Bung Ruslan. Sekaligus kunjungan ini untuk melihat lahan yang bisa di manfaatkan sebagai lahan demplot Percontohan Usaha Budidaya Pertanian Bawang Merah di daerah dataran rendah. Agar metode teknologi pertanian yang ada sekarang bisa membuat petani mempunyai nilai ekonomi lebih baik serta kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara dapat meningkat.

Baca Juga:

Harapan kita pemuda zaman Now bisa membuka mainset untuk terus kreatif dan Inovatif dalam mengembangkan potensi yang ada di lingkungan tempat tinggalnya Agar mempunyai masa depan yang baik, ucapnya.

Semoga apa yang kami lakukan bisa bermanfaat untuk masyarakat dan generasi yang akan datang menuju Sumut bermartabat.(W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tobat Ekologis dari Kampus: Membaca Darurat Sampah Indonesia
Hadiri Syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Bupati Simalungun: Kolaborasi yang Solid Akan Memperkuat Stabilitas Daerah
Wali Kota menghadiri dan mengikuti Upacara Peringatan HUT ke-43 Kota Medan
Irjen Pol. Mahmud Nazly Harahap Jabat Kakorsabhara Baharkam Polri, Zakiyuddin Harahap: Selamat Bertugas
Balitbang Golkar Gelar Diskusi dan Bedah Buku Revolusi Iran Karya Dr. Nasir Tamara
Dituding Sewenang-wenang, Eksepsi Nenek Marlina Ungkap Dakwaan Jaksa Diduga Hasil "Potong Kompas"
komentar
beritaTerbaru