Senin, 06 April 2026

Penggunaan Dana PPC-19 Kabupaten Toba Diduga Tidak Transparan

Administrator - Kamis, 11 Juni 2020 18:12 WIB
Penggunaan  Dana PPC-19 Kabupaten Toba Diduga Tidak Transparan

Balige | SUMUT24.co Percepatan penanganan covid-19 di Kabupaten Toba dinilai banyak kejanggalan penggunaan dana anggaran peruntukan pengadaan bantuan sosial dan pengadaan alat pelindung diri yang dianggarkan dari Dana Alokasi Khusus (DAU).

Baca Juga:

Seperti diketahui anggaran yang telah dan akan digunakan sebesar Rp.21.060.524.700,- akan direalisasikan untuk tiga prioritas yakni penanganan kesehatan, penanganan dampak ekonomi dan jaringan penanganan sosial.

Informasi yang berhasil dihimpun dari Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Toba Ganyang Situmorang, menjelaskan secara terperinci penganggaran untuk masing masing prioritas. Penanganan kesehatan sebesar Rp.7.350.024,- dan penanganan dampak ekonomi Rp.1.500.000.000,- serta jaringan penanganan sosial sebesar Rp.12.210.500.000,-.

Hingga saat ini, sebut Ganyang dana anggaran yang sudah direalisasikan sebesar Rp.7.551.446.700,- dan telah disalurkan ke masing masing OPD antara lain, Dinas Kesehatan, RSUD Porsea, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), 13 Kelurahan, Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) dan Dinas Sosial.

“Dana anggaran tersebut sudah kita transfer ke OPD masing-masing sesuai permintaan mereka. Untuk lebih jelasnya saya kira boleh ditanya langsung ke OPD”, terangnya.

Beredarnya informasi dan adanya LSM melaporkan kejanggalan penyaluran dana bansos ini ke Poldasu sehingga diturunkannya tim untuk menelusuri laporan yang diterima. Inilah awalnya tim dari poldasu turun ke Toba karena tercium adanya dugaan korupsi di dalam pengadaan bantuan sosial.

Tim dari Polda mengumpulkan data-data dari instansi yang menangani bantuan sosial yang telah disalurkan kepada masyarakat penerima. Dalam kaitan ini, diperoleh informasi tim dari Polda juga telah meminta informasi kepada salah seorang oknum penyedia Toko H yang ditunjuk oleh dinas sosial.

LSM Lembaga Pemantauan dan Pengawasan Pembangunan Sumatera Utara (LP3SU) Sahala Saragi SH, mendukung tindakan dari penyidik Poldasu yang datang menjawab laporan atau informasi masyarakat Toba terkait dugaan korupsi.

“Kita mendukung langkah penyidik Polda mengumpulkan bahan keterangan lisan dan tulisan dengan meminta beberapa dokumen. Karena pengumpulan bahan keterangan sudah mendekati sebulan, sebagai masyarakat Toba dan sekaligus aktivis anti korupsi mendesak kepada penyidik Poldasu untuk segera mengumumkan status kasus ini apakah naik ke tingkat penyidikan atau masih dalam tahap penyelidikan”, tegas Sahala saat dijumpai di Yoyo Coffee, Balige, Kabupaten Toba, Rabu (10/6).

Selanjutnya, Sahala mendesak Polda untuk mempublikasikan perkembangan kasus ini agar masyarakat percaya bahwa hukum dan penegak hukum berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku di negara Republik Indonesia.

“Karena kami masyarakat anti korupsi menginginkan kasus ini segera terungkap apakah ada tindak pidana yang dilakukan atau tidak, kalau ada maka penyidik Polda harus segera menetapkan tersangkanya. Harapan kami penyidik Polda harus memeriksa level pejabat tertinggi di Toba. Karena dugaan kami segala yang dilakukan bawahan harus mendapat persetujuan atasan, jadi sekali lagi kami mendesak penyidik Polda Sumut segera mempublikasikan perkembangan kasus ini agar masyarakat percaya bahwa hukum dan penegak hukum berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku di negara kita, jangan hukum dan penegak hukum hanya berlaku kepada masyarakat kecil sementara kepada pejabat-pejabat tidak berani”, pungkasnya. (des)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
KRI Bima Suci Tiba di Belawan, Rico Waas Siap Kenalkan Potensi Medan ke Mata Dunia
Aktivitas Gunung Sorikmarapi Meningkat, Ini Himbauan Bupati Madina Saipullah Nasution Saat Turun Langsung Pantau Pos Pengamatan
Menguatkan nilai kemanusiaan, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Berikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu
Ketua RANZ Medan Bantah Pemko Lamban Tangani Sampah, Ibrahim : Program PSEL Sudah Berjalan
Mallorca Paksa Real Madrid Menelan Kekalahan di Markas Sendiri
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Hadiri Halal bi Halal Keluarga Besar Yayasan Gerakan Sumatera Utara Bergiat dan IKA MSP FISIP USU
komentar
beritaTerbaru