Senin, 06 April 2026

Petugas Kelurahan Lubukpakam lll Maki Seorang Nenek

Administrator - Kamis, 11 Juni 2020 08:11 WIB
Petugas Kelurahan Lubukpakam lll Maki Seorang Nenek

Lubukpakam l Sumut24.co Suasana gaduh, mengeluarkan kata-kata tak senonoh ( menyebut alat kelamin pria/ wanita) dengan nada keras sambil berteriak membuat suasana gaduh dan tak nyaman. Pemandangan seperti itu terjadi di kantor kelurahan Lubukpakam lll kecamatan Lubuk Pakam kabupaten Deli Serdang. Kamis siang (11/6/2020).

Baca Juga:

Ucapan tak senonoh berulang ulang disebutkan dengan nada keras di ungkapkan oleh kepala lingkungan lll di kantor lurah Lubuk Pakam lll bernama Sahril kepada seorang Nenek Jumasari (70) tahun yang sedang mempertanyakan BLT ( bantuan langsung tunai) di kantor Keluran Lubuk Pakam lll.

Wartawan Sumut 24 yang kebetulan berada di lokasi kantor kelurahan Lubukpakam lll juga sangat terkejut mendengar ucapan kepala lingkungan (Kepling) lll Sahril kepada seorang nenek yang sudah jompo.

Saya sangat kesal Bg katanya kepada media ini, seolah menumpahkan kekesalannya. pasalnya pagi lagi, baru bangun tidur mau keluar rumah saya sudah kena damprat warga saya sendiri, gegara tudingan warga saya, penyaluran BLT itu menurut warga tidak transparan, kata Kepling Sahril masih di ruangan kantor kelurahan.

Sambung kepling ini lagi, pekerjaan menjadi kepala lingkungan ini cuma sambilan ungkapnya, toh kami sewaktu-waktu bisa di copot oleh lurah, saya juga bekerja sebagai Guru di perguruan AKP Kecamatan Beringin tambahnya.

Diketahui sebelumnya, seorang nenek Jumasari (70) tahun warga lingkungan lll kelurahan Lubukpakam, datang ke kantor kelurahan mempertanyakan prihal bantuan BLT tahap ll ( dua ) yang belum diterimanya.

Namun sang Nenek bukannya mendapat jawaban yang menyejukkan dikantor kelurahan Lubukpakam lll,malahan mendapat makian, ” kau sudah tua dengan menyebut alat kelamin”, di arahkan kepada sang Nenek Jumasari.

Saat di konfirmasi, Nenek Jumasari yang sehari hari mengaku bekerja sebagai Pengemis ini, tak kuasa menahan sedih akibat perilaku petugas kepling di kantor Keluran Lubuk Pakam lll yang di pimpin oleh Lurahnya Boby Arianto S.SST, M.AP. mantan Kasi Kebersihan Percut Sei Tuan.

Nek Jumasari juga mengatakan,”Beginilah nasib orang susah, sudah bodoh tambah di bodoh bodohin lagi, Keplingnya lebih memilih dan memperhatikan keluarga dan kerabat dekatnya ketimbang kami yang sudah menetap puluhan tahun di kelurahan Lubukpakam lll ini terangnya.

Hal senada, juga di ungkapkan Ruslan Efendi, warga pasar 6 lingkungan lll kelurahan Lubukpakam lll kecamatan Lubuk Pakam. Sambil menunjukkan bukti dua jenis kartu KKS (kartu keluarga sejahtera) dan KIS ( kartu Indonesia sehat) tapi sampai sekarang ini saya belum pernah menerima bantuan terkait kartu tersebut, malahan lanjutnya lagi, masih di lingkungan lll kelurahan Lubukpakam warga yang sudah meninggal tapi masih bisa dapat bantuan, terang Ruslan yang bekerja sebagai tukang becak untuk menghidupi ke empat anaknya itu.

Saat dikonfirmasi terkait keribuatan warga di kantornya sampai pukul 10.30 Kamis (11/6) Lurah Boby masih belum masuk kantor ” pak lurah lagi ada urusan di luar pak, kata petugas wanita di kelurahan” begitu juga ketika di hubungi Via ponselnya tidak aktif. (Hari’S)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
KRI Bima Suci Tiba di Belawan, Rico Waas Siap Kenalkan Potensi Medan ke Mata Dunia
Aktivitas Gunung Sorikmarapi Meningkat, Ini Himbauan Bupati Madina Saipullah Nasution Saat Turun Langsung Pantau Pos Pengamatan
Menguatkan nilai kemanusiaan, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Berikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu
Ketua RANZ Medan Bantah Pemko Lamban Tangani Sampah, Ibrahim : Program PSEL Sudah Berjalan
Mallorca Paksa Real Madrid Menelan Kekalahan di Markas Sendiri
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Hadiri Halal bi Halal Keluarga Besar Yayasan Gerakan Sumatera Utara Bergiat dan IKA MSP FISIP USU
komentar
beritaTerbaru