KRI Bima Suci Tiba di Belawan, Rico Waas Siap Kenalkan Potensi Medan ke Mata Dunia
Medan Sumut24.co Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut langsung kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci945 yang
News
Balige | SUMUT24.co, Proses hukum atas dugaan tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oleh oknum Kepala Desa Silaen, Kecamatan Silaen kabupaten Toba kepada seorang pekerja kuli bangunan hingga saat ini belum mendapat titik terang. Tidak terima akan proses yang terkesan lamban dan seakan tebang pilih, Rustam Effendi Silaen (40) warga Kecamatan Silaen yang menjadi korban penganiayaan akhirnya datangi kantor Pengadilan Negeri (PN) Balige.
Baca Juga:
- KRI Bima Suci Tiba di Belawan, Rico Waas Siap Kenalkan Potensi Medan ke Mata Dunia
- Aktivitas Gunung Sorikmarapi Meningkat, Ini Himbauan Bupati Madina Saipullah Nasution Saat Turun Langsung Pantau Pos Pengamatan
- Menguatkan nilai kemanusiaan, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Berikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu
Rustam menceritakan kronologis kejadian, diawali pertemuannya dengan BS pada bulan Februari lalu, di salah satu warung di Desa Silaen untuk meminta upah kerja kepada BS. Sebagai salah satu anggota kuli bangunan atas pekerjaan bersumber dari anggaran Dana Desa, Rustam mengakui belum menerima upah selama 13 hari kerja. Bukan menerima upah, Rustam malah menjadi korban penganiayaan dengan luka di bagian kepala yang diakibatkan lemparan gelas oleh BS.
Perlakukan BS, lanjutnya sudah dilaporkan kepada pihak penegak hukum di Polsek Silaen pada tanggal 24 Februari 2020. Namun hingga kini, diakui dirinya tidak pernah dipanggil hingga perkara tersebut dilimpahkan ke PN Balige.
“Saya dapat informasi bahwa laporan saya sudah dilimpahkan ke pengadilan untuk dilakukan persidangan. Makanya kita mau bertanya langsung kepada Ketua Pengadilan sudah sampai dimana proses hukum atas perkara ini?”, sebut Efendi dijumpai di pelataran parkir PN Balige, Senin (8/5).
Marlon Sihombing, warga Kecamatan Silaen yang turut mendampingi, menegaskan agar Pengadilan Negeri Balige sebagai benteng terakhir dapat memberi keadilan dalam penanganan perkara tersebut.
“Selaku masyarakat Silaen yang merasa terpanggil. Akibat hukum tidak tegak lurus, tebang pilih yang kami rasakan sampai detik ini jadi kami meminta dengan sangat kepada Ketua Pengadilan, lakukan satu hal, tahan BS Silaen, lakukan penahanan. Kepolisian tidak melakukan penahanan, kejaksaan tidak melakukan penahanan, benteng terakhir pengadilan. Berbuatlah yang adil untuk masyarakat, secara khusus di kabupaten Toba yang kita cintai ini, itu saja permintaan kami, tegakkan keadilan itu saja, jangan tebang pilih, terimakasih”, sebut Marlon.
Setelah hampir dua jam lebih menunggu, Rustam dan rekan-rekannya yang memberi perhatian dan kepedulian kepadanya tidak dapat bertemu dengan Ketua Pengadilan, akhirnya salah seorang hakim yang bertugas di PN Balige menerima kedatangan mereka dan menganjurkan agar mereka hadir kembali besok, Selasa (9/5/2020) untuk mempertanyakan langsung kepada pihak PN Balige yang berwenang untuk memberi jawaban atas persidangan yang akan dilakukan terhadap perkara dengan nomor perkara 106/Pid.B/2020/PNBlg.
“Besok jam 10.00 silahkan datang kemari ketemu dengan Humas pak Azhari Ginting untuk mendapat kejelasan”, sebut Hans Prayugotama, salah seorang hakim yang bertugas di PN Balige. (des)
Medan Sumut24.co Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut langsung kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci945 yang
News
Aktivitas Gunung Sorikmarapi Meningkat, Ini Himbauan Bupati Madina Saipullah Nasution Saat Turun Langsung Pantau Pos Pengamatan
kota
Menguatkan nilai kemanusiaan, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Berikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu
kota
Medan sumut24.co Polemik pengelolaan sampah di Kota Medan yang sebelumnya disorot oleh Ketua Umum Horas Bangso Batak (HBB), Lamsiang Sitom
kota
Real Madrid dipaksa menelan pil pahit saat bertandang ke markas tim papan bawah RCD Mallorca. Dalam lanjutan Liga Spanyol, Los Blancos menye
Sport
Medan Sumut24.coSuasana kekeluargaan yang penuh kehangatan menyelimuti Ballroom Hotel Santika Dyandra. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bay
Politik
Medan,Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menegaskan komitmen Pemko Medan untuk membenahi fasilitas dan pelayanan rumah sakit milik
kota
Jakarta Sumut24.coIndonesia kembali berduka. Tiga prajurit terbaik Tentara Nasional Indonesia (TNI) gugur saat menjalankan tugas sebagai p
News
Tragis! Becak Motor Tabrakan dengan Bus ALS di Padangsidimpuan, Satu Nyawa Melayang
kota
22 Paket Sabu Disembunyikan di Rerumputan, Dua Pria di Portibi Berakhir di Tangan Polres Tapanuli Selatan
kota