Minggu, 05 April 2026

Ahok Siapkan 25 Hektar Lahan Durian di Humbahas

Administrator - Selasa, 02 Juni 2020 13:10 WIB
Ahok Siapkan 25 Hektar Lahan Durian di Humbahas

 

Baca Juga:

Humbahas I SUMUT24 Kunjungan Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok ke Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) pada 5 September 2010 lalu berbuah manis bagi masyarakat di kawasan Tapanuli tersebut. Betapa tidak, Humbahas akan jadi sentra tanaman durian. Seluas 25 hektar lahan kini disiapkan dan sudah mulai dikelola untuk tanaman durian dari beragam varietas, seperti durian bauor, montong, hiam, merah papua, D24, dan durian musangkim.

Kawasan kebun durian tersebut juga nantinya akan menjadi objek wisata (agrowisata) Humbahas. Pengelolaan kebun durian akan melibatkan masyarakat setempat sebagai petaninya. Masing-masing petani akan diberikan sekian hektar untuk menanam durian. Sedangkan pengadaan bibit, pelatihan serta pendampingan akan dibantu PT Pertamina melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina.

Seperti diketahui, Ahok saat ini menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina. Pihak Dinas Pertanian Humbahas menyebutkan, pembukaan kebun durian itu dilakukan lewat program Pengembangan Sentra Pemberdayaan Tani (SPT) di Desa Purba Baringin, Kecamatan Pakkat, dengan anggaran hibah dari CSR PT Pertamina.

“Pengembangan Sentra Pemberdayaan Tani dengan pendampingan dari Yayasan Obor Tani Semarang kepada Kelompok Tani Sentra Durian,” kata Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) Desa Purba Baringin, Kecamatan Pakkat, Purba.

Purba mengatakan, dalam program SPT ini nanti akan dibangun waduk mini, wisma tani, kebun tani, dibentuk anggota kelompok tani dna dilakukan pemberdayaan tani. Pihak Pertamina menjamin kelangsungan pendampingan, mulai pengolahan lahan sampai dengan penanggulangan hama.

“Keikutsertaan petani diberikan secara merata, seperti jumlah bibit durian, saprodi tanaman. Pendampingan dilakukan 3 tahun untuk pupuk pertumbuhan dan pengendalian hama penyakit tanaman, SOP penanaman, dan pengolahan lahan.

Ia menjelaskan, Pemkab Humbahas berperan penting dalam kelanjutan perkebunan durian itu. “Hubungan pemerintah diharapkan untuk memberikan dukungan moril dan semangat kepada kelompok tani si penerima manfaat. Misalnya berupa penyuluhan, bantuan tanaman tumpangsari sebelum tanaman utama produksi,” katanya.

“Untuk si pemberi CSR (Pertamina-red), dan pendamping dari Yayasan Obor Tani Semarang, murni nirlaba tanpa mengembalikan keuntungan dari kegiatan SPT,” paparnya lagi.

Dengan adanya program SPT ini, paparnya, membawa peluang dalam peningkatan pendapatan masyarakat, dan komoditi durian dari Humbahas akan dikenal di dunia Internasional.

Dia menjelaskan, realisasi SPT ini diawali melalui permohonan proposal yang difasilitasi Dinas pertanian. Ternyata, realisasi anggaran CSR ke Koptan berupa pembangunan waduk mini geomembran kapasitas air waduk 7.500 meter3. Waduk mampu mengairi 4.000 tanaman dengan luasan lahan 20 hektar. Waduk mampu menyirami lahan durian selama 6 bula pada musim kemarau.

Setiap kepala keluarga nantinya mendapat bagian 4.000 meter2 lahan dengan jumlah tanaman 62 pohon. Setiap kebun akan dilengkapi bangunan wisma tani 7×8 m, tempat tinggal pendamping dan tempat pertemuan kegiatan kelompok tani.

Bupati Humbahas, Dosmar Banjarnahor saat meninjau lokasi lahan perkebunan durian tersebut beberapa waktu lalu mengatakan, perkebunan durian di kabupaten yang dipimpinnya ini merupakan perkebunan kedua di Sumut yang dikelola Pertamina.

Ia menjelaskan, perkebunan berproduksi diperkirakan tiga tahun ke depan. Perkebunan durian juga dikembangkan menjadi agrowisata, di mana pertanian dan wisata akan digabungkan.

“Petani tidak hanya mendapatkan penghasilan dari buah durian, tetapi sekaligus juga mendapatkan tambahan penghasilan dari kunjungan wisata ke lokasi perkebunan durian ini,” kata Dosmar.

Anggota DPRD Humbahas, Roberto Manullang menyambut baik apa yang sedang dilakukan Ahok kepada masyarakat Humbahas sebagai janjinya saat berkunjung pada 2019 lalu. “Kita menyambut baik, atas penyerahan dana CSR oleh Pertamina berupa perkebunan durian yang akan dikelola kelompok tani Kecamatan Pakkat,” katnya.

Dengan telah dimulainya proses pekerjaan lahan perkebunan durian, terangnya, ipastikan Humbahas satu dari dua perkebunan durian binaan di Sumut,

“Kurang lebih 25 hektar luas lahan milik Koptan dan ditanam 6 varietas durian. p”Perkebunan durian nanti diharapkan menjadi percontohan, akan dikelola kelompok tani setelah menerima bibit, serta pendampingan dari Pertamina selama tiga tahun. Pertamina juga menurunkan tim dan langsung mengawasi pengerjaan dan penanaman bibit durian,” katanya.

Seperti diketahui, pada Kamis (5/9/2019), Ahok datang ke Humbahas. Mantan Gubernur DKI itu hadir bersama sejumlah investor dari perusahaan yang bergerak di bidang agrobisnis, yakni PT Dupont Indonesia Pioner, PT Charoen Pokphand (CPI) dan PT Vasham Kosa Sejahtera.

Saat kunjungan itu, Ahok belum menjabat Komisaris Utama PT Pertamina. Ia baru bebas usai menjalani hukuman 2 tahun penjara dalam kasus penodaann agama yang menjeratnya.

Saat itu, Bupati Dosmar Banjarnahor dalam sambutannya di lokasi pertanian di Desa Siponjot Silaban, Kecamatan Lintong, mengatakan, kehadiran Ahok dan investor akan memberikan suka cita kepada petani.

Sementara itu, Ahok mengatakan bahwa hidup adalah anugerah Tuhan. Sebagai petani harus bersuka cita. “Suka cita menjadi petani, karena petani bekerja sambil olahraga,” katanya menyemangati petani Humbahas.

Ia mengatakan, kunjungannya ke Humbahas bersama para investor agar petani jagung dapat berkembang. “Mencari solusi untuk permasalahan petani dalam manajemen, modal pertanaman agar lebih baik dan rapi,” imbuh Ahok.

Ia mengatakan, satu kelompok tani minimal harus menyediakan 500 hektar, dengan menggunakan sistim pertanian mekanisasi ke arah pertanian yang lebih modern dan berkesinambungan. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Mallorca Paksa Real Madrid Menelan Kekalahan di Markas Sendiri
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Hadiri Halal bi Halal Keluarga Besar Yayasan Gerakan Sumatera Utara Bergiat dan IKA MSP FISIP USU
Peringatan Hari Ginjal Sedunia, Pemko Medan Perkuat Layanan dan Fasilitas RSUD Dr. Pirngadi
Gugur dalam Tugas Mulia, Tiga Prajurit TNI Jadi Korban Misi Perdamaian di Lebanon
Tragis! Becak Motor Tabrakan dengan Bus ALS di Padangsidimpuan, Satu Nyawa Melayang
22 Paket Sabu Disembunyikan di Rerumputan, Dua Pria di Portibi Berakhir di Tangan Polres Tapanuli Selatan
komentar
beritaTerbaru