Jelang HUT ke-81 RI, Ratusan Warga Binaan Lapas Gunungtua Ikuti Cek Kesehatan Gratis
Jelang HUT ke81 RI, Ratusan Warga Binaan Lapas Gunungtua Ikuti Cek Kesehatan Gratis
kota
KISARAN | SUMUT24
Baca Juga:
Unjuk rasa puluhan pedagang Pasar Inpres I Kisaran yang menuntut transparansi pembagian kios kembali berlanjut,Rabu (18/5) di Kantor Bupati Asahan.
Dalam aski itu, para pedagang menangih janji Kepala Dinas Tata Kota Asahan, Witoyo yang pada aksi,Selasa (17/5) belum mendapat kejelasan terkait pembagian lapak kios. Para pedagang pun mengancam akan melakukan aksi inginap di Kantor Bupat Asahan.
Pantauan SUMUT24, luapan rasa kekecewaan pedagang ini terjadi setelah sehari sebelumnya para pedagang sempat mengeruduk kantor Bupati Asahan untuk menjumpai Kadis Tata Kota. Dari hasil mediasi bersama pedagang, Witoyo berjanji menyelesaikan masalah ini keesokan harinya (Rabu). Namun saat kadis Tata Kota ini menjumpai pedagang di pasar Inpres I Kisaran, para pedagang kembali dibuat kesal oleh Witoyo karena tidak membawa data bukti pembagian kios.
“Dia sudah jelas mempermainkan kami yang capek di bola ke sana kemari ,”ungkap Khairul perwakilan Forum Keadilan Pedagang Pasar Impres 1 Kisaran.
Kembali menelan kekecewaan dan tidak mendapatkan jawaban pasti dari pengelola pasar inpres Kisaran yang dikomandoi Dinas Tata Kota akhirnya pedagang yang masih tidak terima dengan penempatan posisi kios ini memutuskan untuk datang kembali ke Kantor Bupati Asahan dan mengancam akan bertahan di halaman kantor Bupati sampai mereka mendapatkan kepastian.
Setibanya sekitar pukul 13:00 wib di kantor Bupati pedagang langsung mendirikan tenda. Namun hal tersebut tidak berlangsung lama, sekitar pukul 17:00 wib massa membubarkan diri dengan tertib.
Ricky Africo kordinator aksi forum keadilan pedagang ketika dikonfirmasi wartawan mengaku membenarkan adanya aksi inap di kantor bupati Asahan. “Hanya saja tidak untuk hari ini, karna kami belum menyampaikan pemberitahuan ke Polres Asahan untuk aksi inap ini,” sebutnya dengan alasan untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan.
Dipastikan pada Kamis aksi inap akan dilakukan pedagang ikarena telah memberikan surat pemberitahuan aksi inap ke Polres Asahan. “Sedikitpun kami tidak takut, Kadis Tata Kota harus bertanggung jawab atas kegaduhan yang dia ciptakan ini. Aksi inap akan kami lakukan sampai kami mendapatkan jawaban atas tuntutan kami,” kata pria yang akrab disapa Mak Iki tersebut. (teci)
Jelang HUT ke81 RI, Ratusan Warga Binaan Lapas Gunungtua Ikuti Cek Kesehatan Gratis
kota
Turnamen Futsal Pelajar SeTabagsel di Paluta Resmi Ditutup, SD Tadika Raya dan SMPN 1 Padang Bolak Jadi Juara
kota
Wabup Madina Atika Ingatkan Orang Tua, Jangan Biarkan Anak Terlalu Larut dengan HP
kota
HMI PadangsidimpuanTapsel Resmi Dilantik, Kapolres Noval Dorong Kader Jadi Pemimpin Intelektual dan Responsif
kota
Kapolres Padangsidimpuan Noval Desky Silaturahmi dengan Ustadz Rahmad, Bahas Kamtibmas dan Sinergitas
kota
Jadi Pembina Upacara di SMKN 3 Padangsidimpuan, Kapolres AKBP Noval Ingatkan Siswa Bijak Gunakan AI
kota
Irigasi Rusak Ancam Sawah Petani, Wabup Madina Apresiasi Respons Cepat Warga dan PT SMGP
kota
Di Tengah Tugas Berantas Narkoba, Satresnarkoba Tapsel Tebar Kepedulian
kota
Malam Makin Larut, Polisi Justru Keliling! Polres Padang Lawas Bidik Balap Liar dan Begal
kota
Kamar Kos Jadi Titik Edar Sabu, Wanita Muda Diciduk Polisi di Medan Tuntungan
kota